Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jokowi Cabut Status Pandemi, Sultan Sebut Biaya Perawatan Covid-19 Bayar Sendiri

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
16 Juni 2023
A A
Jokowi Cabut Status Pandemi, Sultan Sebut Biaya Perawatan Covid-19 Bayar Sendiri. MOJOK.CO

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyampaikan tentang endemi di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (15/06/2023). (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemerintah pusat bakal mencabut status pandemi Covid-19. Salah satu konsekuensinya, bila ada yang terkena penyakit tersebut, biaya perawatan bayar sendiri. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan penurunan fase pandemi ke endemi tengah menjadi pembicaraan dalam rapat.  Sekitar seminggu atau dua minggu ke depan, Presiden akan mengumumkan kebijakan baru terkait status pandemi. Hal itu karena penularan Covid-19 di Indonesia sudah melandai.

Iklan

Sakit Covid-19 bayar sendiri

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X pun menyampaikan tanggapan terkait kebijakan tersebut. Pemda DIY, menurut Sultan siap menerapkan keputusan Presiden bila sudah menjadi ketetapan.

“Masalah [transisi pandemi] ke endemi itu ya podo (sama-red) dengan pusat. ya kan,” papar Sultan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (15/06/2023).

Menurut Sultan, bila kebijakan status pandemi berakhir dan endemi berlaku maka pemerintah tidak akan menanggung biaya perawatan pasien Covid-19. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun menyampaikan skema biaya perawatan pasien Covid-19 akan ditanggung pribadi apabila penanganan kasus sudah masuk fase endemi.

“Ya memang yang pokok itu kalau ada yang sakit mbayar dewe [bayar sendiri]. Bukan pemerintah lagi,” ujarnya

Pelonggaran prokes jadi indikator

Menurut Sultan, keputusan pemerintah menurunkan status pandemi ke endemi memang sudah terlihat sejak beberapa waktu terakhir. Pemerintah sudah melonggarkan protokol kesehatan (prokes). 

Salah satunya melalui pelonggaran syarat perjalanan untuk penumpang transportasi umum seperti pesawat dan Kereta Api (KA). Selain itu beberapa waktu terakhir pemerintah juga tidak lagi mewajibkan penggunaan masker bagi masyarakat.

Karena itu saat endemi, pemakaian masker dan pemeriksaan COVID-19 nantinya tak akan menjadi hal yang utama seperti pada awal masa status pandemi.

Sultan mencontohkan, saat berada dalam pesawat ia tetap menggunakan masker. Ada penumpang lain yang tidak menggunakan masker namun tidak lagi mendapatkan teguran dari pihak maskapai.

“Saya di pesawat masih menggunakan masker, tapi ternyata ada yang nggak pakai masker,” paparnya.

Meski status pandemi berakhir, berharap masker dipakai di ruang tertutup

Meski PCR juga tidak lagi jadi syarat, lanjut Sultan, dirinya tetap melakukannya. Terlebih bila harus bertemu Presiden Jokowi, Sultan selalu melampirkan hasil tes PCR negatif.

“Perjalanan menggunakan surat PCR sekarang memang sudah tidak [wajib], tetapi saya kalau mau ketemu presiden tidak berani kalau tidak pakai surat PCR,” tandasnya.

Meski nantinya status pandemi berlalu dan berganti endemi, Sultan berpesan masyarakat bisa berlaku bijak. Misalnya, dengan tetap menggunakan masker di ruangan tertutup.

Iklan

“Kalau memang di tempat tertentu memang dimungkinkan memakai masker tapi soal itu, kebijakannya sendiri-sendiri,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Jelang Idul Adha, di Kota Jogja dari Kebutuhan 2.200 Ekor Sapi Baru Terpenuhi 46 Ekor

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2023 oleh

Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO
Catatan

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO
Urban

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO
Sehari-hari

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO
Sehari-hari

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.