Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

InsightID, Perusahaan Misterius yang Terhubung dengan Ratusan Akun Propaganda Papua

Redaksi oleh Redaksi
7 Oktober 2019
A A
InsightID, Perusahaan Misterius yang Terhubung dengan Ratusan Akun Propaganda Papua MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Facebook membersihkan ratusan akun palsu yang intens menyebar berita soal Papua. Akun-akun tersebut terhubung dengan sebuah perusahaan konsultan media bernama InsightID.

Facebook resmi menutup 69 akun Facebook, 42 halaman Facebook, dan 34 akun Instagram dari Indonesia karena terindikasi melakukan “perilaku tidak otentik yang terkoordinasi”. Sebagian besar akun tersebut mengangkat isu Papua yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Iklan

Ke-145 akun FB dan Instagram tersebut, terkumpul jumlah pengikut sebanyak 410 ribu di FB dan 120 ribu di Instagram. Akun-akun tidak natural tersebut diindikasikan mencoba mengendalikan isu Papua di media sosial karena memposting dua hal berkebalikan, yakni konten mendukung kemerdekaan Papua Barat dan konten mendukung persatuan Indonesia.

“Jejaring halaman dan akun ini dibuat agar terlihat seperti media-media lokal atau organisasi advokasi,” kata David Agranovitch, Direktur Gangguan Ancaman Global di Facebook, dikutip dari DW.

Facebook menemukan bahwa akun-akun yang ditutup tersebut terhubung dengan satu perusahaan konsultan media bernama InsightID. Tidak main-main, InsightID mengeluarkan ongkos 300 ribu dolar AS (Rp4,2 miliar) untuk mengiklankan konten-konten akun tersebut di Facebook. Beriklan di Facebook bertujuan untuk mendorong persebaran sebuah konten. Semakin banyak membayar iklan, semakin luas persebaran kontennya.

Perusahaan ini segera dicari-cari oleh netizen dan wartawan. Hasilnya membuat perusahaan ini tampak misterius.

Jawa Pos yang bergerak cepat mendatangi kantor InsightID di Jalan Bangka Nomor 21A, Jakarta Selatan mendapati kantor itu sepi dari aktivitas. Pemilik bangunan nomor 21A adalah penghuni rumah bernomor 21B, namun ketika Jawa Pos bertanya kepada asisten rumah tangga di rumah 21B, ia mengatakan sang pemilik sedang berada di luar kota.

Mojok menemukan cache dari situs web insightID.org yang kini sudah tidak bisa diakses. Cache tertanggal 26 September 2019 tersebut memuat keterangan, InsightID pernah mengerjakan sebuah proyek dengan bertajuk “Papua Program Development Initiative”. Cache tersebut bisa dilihat lewat sini.

Tujuan dari proyek tersebut adalah “mempelajari cepatnya perkembangan bidang sosial dan ekonomi di Papua serta memetakan tantangannya.”

Jurubicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Ferdinandus Setu mengatakan kepada DW, perusahaan swasta dipakai untuk menyebar propaganda politik via media sosial adalah praktik lama di Indonesia. Ia mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika tidak membatasi kegiatan itu “selama mereka tidak melanggar aturan yang berlaku.”

DW mengutip peneliti BBC Benjamin Strick yang mengatakan, bersamaan dengan naiknya jumlah akun-akun palsu milik buzzer, akun-akun tersebut memakai tagar pro Papua untuk menyampaikan konten yang isinya justru pro pemerintah.

Persoalan buzzer tengah menjadi isu sorotan di Indonesia, terutama setelah kasus yang melilit influencer Denny Siregar dan @OneMurtadha. Unggahan akun Seword.com, media pro Jokowi, 5 bulan lalu ini mengungkap adanya kumpulan buzzer yang berkoordinasi dengan Jokowi dan sosok misterius bernama “Kakak Pembina”. (yms)

BACA JUGA Bahaya Sabunisasi di Papua atau artikel rubrik KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2019 oleh

Tags: akun palsuFacebookhoakshoaks papuainsightIDInstagramPapuaPapua Merdekapropaganda
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

10 Juni 2026
papua.MOJOK.CO

Hutan Papua Tak Baik-baik Saja, Terancam Hilang Imbas Pembukaan Lahan Besar-besaran

23 Mei 2026
Zero post di Instagram cara hidup tenang Gen Z. MOJOK.CO

Gen Z Lebih Tenang Tanpa Feed Instagram (Zero Post), Aslinya Bukan Misterius Cuma Capek Mengejar Validasi dan Ingin Melindungi Diri

7 Mei 2026
papua.MOJOK.CO

Harga yang Harus Dibayar dari Pembangunan di Papua: Hutan Rimbun Diratakan Alat Berat, Alam dan Masyarakat Adat Terancam

3 Mei 2026
Pembangunan Masif Rusak Hutan Papua, Belasan Spesies Satwa Terancam Punah.MOJOK.CO

Pembangunan Masif Rusak Hutan Papua, Belasan Spesies Satwa Terancam Punah

3 April 2026
papua.MOJOK.CO

Tolak Tawaran Kerja di Amerika Demi Mengajar di Pelosok Papua, Berambisi Memajukan Tanah Kelahiran

18 Februari 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak-Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu MOJOK.CO

Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu

24 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

24 Agustus 2026
Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Nasib rentan warga pesisir Kabupaten Batang karena ancaman abrasi dan PLTU MOJOK.CO

Nasib Rentan Warga Pesisir Kabupaten Batang: Rumah Terancam Abrasi Sewaktu-waktu, Nafkah “Tersumbat” PLTU

19 Agustus 2026
Sikap-sikap sederhana ke pelayan rumah makan atau restoran yang seharusnya jadi kewajaran MOJOK.CO

Sikap-sikap Sederhana ke Pelayan Rumah Makan atau Restoran yang Kita Abaikan karena Ego, Padahal Bermakna Memanusiakan

20 Agustus 2026
UMKM, UKM.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Buru “DNA” 18.000 Usaha Kecil untuk Basis Data Tunggal 2026 demi Kebijakan Tepat Sasaran

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.