Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Klitih Terjadi Lagi di Jalan Bantul, Dinpar Khawatirkan Citra Pariwisata Jogja

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
13 Februari 2023
A A
Ojol Jogja beri rasa aman dari klitih MOJOK.CO

Ilustrasi - Ojol Jogja beri rasa aman dari klitih. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kasus Klitih terjadi lagi di Jalan Bantul. Rentetan aksi kejahatan jalanan ini mencoreng citra pariwisata Kota Jogja. Dinas pariwisata mengajak semua pihak turut serta memerangi aksi klitih.

Aksi klitih di Jalan Bantul yang terjadi pada Sabtu (11/02/2023) kemarin viral di media sosial. Aksi ini terjadi usai aksi pembacokan di Titik Nol Km pada 7 Februari 2023 lalu.

Gara-gara membawa pedang mainan, R (18) remaja asal Bantul jadi korban penembakan airsoft gun oleh dua orang tidak dikenal.

Berdasarkan data dari Humas Polres Bantul, dalam peristiwa di Jalan Parangtritis Km.19,5 Kapanewon Bambanglipuro, Bantul, R yang membawa pedang mainan berpapasan dengan para pelaku di perempatan Ngangkruksari. Tiba-tiba pelaku mengejar korban dan terjadi pertengkaran. Pelaku pun mengeluarkan senjata airsoft gun dan menembak korban.

Klitih rusak citra pariwisata Jogja

Aksi klitih yang terus berulang ini sungguh mengkhawatirkan dan bisa merusak citra pariwisata Yogyakarta. Padahal setelah landainya pandemi COVID-19, sektor pariwisata Jogja mulai pulih dengan tingginya angka wisatawan yang datang ke Yogyakarta.

“Kejahatan jalanan terulang kembali, setelah [kasus] Titik Nol, [kini] ada di bantul. Tentu ini mempengaruhi citra pariwisata, pendidikan, dan Jogja secara keseluruhan,” papar Kepala Dinas Pariwisata (kadinpar) DIY, Singgih Rahardjo disela rangkaian sport tourism Coast to Coast (CTC) 2023 di Yogyakarta, Minggu (12/02/2023).

Terus berulangnya kejahatan jalanan tersebut, menurut Singgih polisi harus mengusut kasus tersebut. Sebab bisa membuat warga ketakutan untuk beraktivitas, terutama di malam hari. Bahkan meningkatkan kekhawatiran wisatawan untuk datang dan berkunjung ke Yogyakarta.

Singgih meminta pihak kepolisian bisa menghukum para pelaku kejahatan jalanan dengan hukuman yang setimpal. Sehingga membuat jera para pelaku untuk berbuah hal yang sama.

“Karena kalau kemudian tidak ada hukuman yang setimpal dan membuat jera, pasti [kekerasan jalanan] akan terulang kembali,” tandasnya.

Butuh kerjasama semua pihak

Selain pihak kepolisian, Singgih berharap semua pihak ikut berperan dalam memerangi klitih. Pihaknya membutuhkan peran serta masyarakat untuk peduli dan peka terhadap gejala-gejala konflik yang terjadi di lingkungannya.

Masyarakat tidak tinggal diam saat tahu ada kondisi yang mencurigakan di sekitarnya. Tak hanya berkomentar saat terjadi kasus klitih dan viral di sosial media (sosmed).

“[Diam] itu kan kurang elok, maka kemudian partisipasi masyarakat sangat penting untuk langkah-langkah konkrit,” tandasnya.

Dinpar mengajak semua komunitas ikut mengembangkan ekosistem pariwisata DIY. Hal ini bisa meminimalisir dampak aksi klitih terhadap pariwisata. Kegiatan yang bisa dilakukan seperti wisata olahraga yang gencar dilakukan saat ini.

“Wisata olahraga ini membuat wisatawan ada alasan untuk ke jogja. Inilah yang kemudian kita berikan suport pada komunitas untuk menyelenggarakan acara-acara wisata olahraga seperti CTC,” jelasnya.

Iklan

Sementara Ketua Penyelenggara CTC 2023, Roostian Gamananda mengungkapkan, komunitas Trail Runners Yogyakarta berupaya ikut berperan dalam memulihkan pariwisata DIY melalui wisata olahraga seperti lari lintas alam yang akan digelar 25 Februari 2023 mendatang.

“Sekitar 2.700 pelari lintas alam dari berbagai 16 negara ikut wisata olahraga ini dengan jarak ultra lebih dari 42 km di pesisir pantai selatan,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Rusak Pariwisata Jogja, Pemda DIY Minta Pelaku Klitih Titik Nol Dihukum Setimpal 

 

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2023 oleh

Tags: dinpar yogyakartakejahatan jalananklitihklitih di jalan bantulPemda DIY
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO
Esai

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja MOJOK.CO
Tajuk

Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja

16 Februari 2026
10 Tahun di Jogja, Mental Orang Jombang Ambruk karena Klitih MOJOK.CO
Esai

Setelah 10 Tahun Merantau di Jogja, Orang Jombang Malah Trauma dengan Berita Buruk Khususnya Pembacokan dan Klitih

1 April 2025
Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY.MOJOK.CO
Esai

Jogja Adalah Pusat Alam Semesta? Pantas Dunia Ini Ruwet dan Banyak Masalah

29 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP MOJOK.CO

Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP

1 Agustus 2026
Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja.MOJOK.CO

Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja

6 Agustus 2026
Cinta yang Tak Berbalas Bikin Perempuan Crush Recession hingga Belum Menikah. MOJOK.CO

Crush Recession: Jatuh Cinta Terasa Melelahkan, bikin Perempuan Malas Pacaran

4 Agustus 2026
Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer MOJOK.CO

Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer

3 Agustus 2026
Token listrik lebih awet setelah mengubah kebiasaan kecil di rumah (Unsplash)

Token listrik lebih awet setelah saya mengubah kebiasaan kecil di rumah

7 Agustus 2026
belanja di MR DIY. MOJOK.CO

Celingak-celinguk di MR DIY sambil Dengarkan Jingle yang Candu, Rasanya Damai Sekalipun Tidak Beli Apa-apa

5 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.