Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

FPI Malas Lanjut Urus SKT, Ngabalin: Ente Nggak Tinggal di Gurun Pasir, Bung!

Redaksi oleh Redaksi
23 Desember 2019
A A
FPI Malas Lanjut Urus SKT, Ngabalin: Ente Nggak Tinggal di Gurun Pasir, Bung!
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – FPI mengaku tak perlu perpanjang SKT Ormas, nggak ada gunanya. Bahkan “malas,” katanya. Ngabalin ingatkan kalau FPI tak tinggal di gurun pasir.

Front Pembela Islam (FPI) mengaku santai saja menanggapi surat keterangan terdaftar (SKT) ormas yang belum beres. Ketua Tim Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro, bahkan merasa tidak masalah jika SKT tidak juga keluar.

Iklan

“Jadi kalau SKT tidak keluar ya nggak apa-apa, organisasi tetap jalan. Selama tidak melanggar hukum nggak ada masalah,” kata Sugito.

Salah satu alasan kenapa merasa selo dengan SKT yang tak juga diperpanjang adalah karena ormas yang dikomando oleh Habib Rizieq Shihab ini merasa tidak ada gunanya menjadi organisasi yang diakui oleh pemerintah. Buat apaan juga sih?

Apalagi, FPI merasa sudah punya iktikad baik untuk memperpanjang SKT, meski masih enggan untuk melakukan beberapa revisi. Beberapa hal yang menurut Mendagri, Tito Karnavian, agak bermasalah adalah mengenai AD/ART.

Di dalam AD/ART ormas FPI, terdapat pasal-pasal mengenai khilafah Islamiyah. Menurut Tito, hal ini perlu direvisi kalau tetap mau mendapatkan SKT dari Kemendagri. Namun, sepertina FPI tetap kukuh tak ingin mengubah isi di dalam AD/ART-nya.

“Selama ini tetap seperti yang kemarin, yang jelas kita tetap sebagai ormas. Tapi karena kita sudah punya iktikad baik, rupanya sudah tidak keluar SKT-nya ya sudah. Yang penting kita sudah punya kemauan untuk melengkapi dokumen yang terkai dengan SKT,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketum FPI sempat mengaku malas memperpanjang SKT karena merasa surat keterangan seperti itu tak begitu signifikan.

“FPI tidak perlu memperpanjang rekomendasi, bahkan malas memperpanjang rekomendasi. Toh, nggak ada gunanya,” kata Ahmad Sobri, Ketum FPI.

Mendengar pernyataan “malas” dari FPI tersebut, Ali Mochtar Ngabali menegur FPI untuk tetap mengikuti aturan main ormas di Indonesia.

“Ya terserah dia. Dia mau hidup, ya tidak, ya terserah dia. Yang penting negeri ini ada aturannya. Bukan hukum rimba. Ada sejumlah regulasi-regulasi yang mengatur tentang ormas, perkempulan, dan lain-lain. Kalau tidak peduli, kalimat ap aitu yang dipakai, ente tinggal di gurun pasir atau tinggal di mana,” kata Ngabalin, Tenaga Ahli Utama KSP.

“Republik ini kan namanya negara. Pengurus pusatnya namanya pemerintah. Ketua umumnya Jokowi. Kalau ente nggak mau diurus pemerintah dengan persyaratan-persyaratan negara, artinya rakyat Indonesia bisa memberikan penilaian,” tegas Ngabalin.

Bahkan Ngabalin juga menyindir salah satu ormas Islam yang cukup keras kepada Jokowi ini bahwa mereka tinggal di Indonesia, bukan di negara lain.

“Ente nggak tinggal di gurun pasir, Bung! Ente tinggal di satu wilayah yang punya komunikasi, punya hubungan sosial dengan masyarakat yang lain. Jangan begitu dong,” tambah Ngabalin.

Ngabalin bahkan mengingatkan agar FPI tetap menghormati negara Indonesia. Jangan karena pemerintah sekarang dipimpin oleh pihak yang tidak didukung saat Pilpres 2019 kemarin lalu jadi mengabaikan aturan-aturan yang berlaku.

“Iyalah. Kalau tinggal di republik ini. Kecuali tinggal di Lebanon atau di Yaman atau tinggal di mana. Ini kan Republik Indonesia. Aturannya, aturan Indonesia. Gitu dong. Masa sih belum move on. Move on. Sudah selesai,” kata Ngabalin.

Mungkin FPI sebenarnya tidak malas Pak Ngabalin, tapi memang sedang mempraktikkan pepatah fardhu kifayah di seberang lautan tampak, fardhu ain di pelupuk mata tak tampak. (D/F)

FPI Malas Lanjut Urus SKT, Ngabalin: Ente Nggak Tinggal di Gurun Pasir, Bung!

Iklan

BACA JUGA 3 Kemungkinan Arab Saudi Butuh Mencekal Habib Rizieq atau tulisan rubrik KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 23 Desember 2019 oleh

Tags: FPIjokowiNgabalinSKT
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Herlambang P. Wiratraman: Sebab Akibat Kekuasaan yang Antisains dan Dunia Akademik yang Memburuk di Era Jokowi

Herlambang P. Wiratraman: Sebab Akibat Kekuasaan yang Antisains dan Dunia Akademik yang Memburuk di Era Jokowi

28 Januari 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Alfamart dan PGMM beri bantuan seragam ke 7 madrasah di Magelang sebagai wujud kepedulian sosial MOJOK.CO

Alfamart dan PGMM Beri Bantuan Seragam Sekolah di 7 Madrasah Magelang, Jadi Penunjang Semangat dan Kepercayaan Diri Siswa

24 Agustus 2026
Sikap-sikap sederhana ke pelayan rumah makan atau restoran yang seharusnya jadi kewajaran MOJOK.CO

Sikap-sikap Sederhana ke Pelayan Rumah Makan atau Restoran yang Kita Abaikan karena Ego, Padahal Bermakna Memanusiakan

20 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
Nasib siswa di tengah Karhutla Palangka Raya, Kalimantan Tengah. MOJOK.CO

Nasib Siswa SD di Tengah Kepungan Karhutla, Napas Sesak dan Pusing tapi “Dipaksa” Semangat Sekolah

26 Agustus 2026
Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
fotografer wisuda

Suka Duka Fotografer Wisuda: Senang Mengabadikan Momen Bahagia Tapi Sial Karena ‘Harga Teman’

23 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.