Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Cukai Rokok Naik, Harga Rokok Melambung, Perokok Harus Lebih Cerdas Cari Teman Bergaul

Redaksi oleh Redaksi
11 Desember 2020
A A
harga rokok
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kawan yang baik bukan hanya bisa memberikan semangat, namun juga suplai rokok di masa-masa kritis dan genting. 

Tahun 2020 adalah tahun yang penuh dengan cobaan. Sedangkan tahun 2021 adalah tahun yang penuh ancaman. Begitu kata orang-orang.

Salah satu pihak yang akan sangat terancam di tahun 2021 mendatang tentu saja adalah para perokok. Maklum saja, Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, secara resmi sudah menentukan kenaikan tarif cukai rokok untuk tahun 2021. Itu artinya, tahun depan, harga-harga rokok akan ikut naik.

Kenaikan tarif cukai rokok ini berlaku untuk kategori sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret putih mesin (SPM). Untuk kategori SKM cukainya naik 13,8% – 16,9%, tergantung golongan. Sementara untuk SPM naik antara 16,5% – 18,4%.

Penetapan kenaikan tarif cukai ini salah satunya demi memenuhi target penerimaan negara dari cukai yang dipatok di angka Rp 173 triliun.

Seiring dengan naiknya tarif cukai rokok, kenaikan harga rokok tentu bakal menjadi hal yang tak dapat dihindarkan. Kendati demikian, menurut survei dari Bahana Sekuritas, kenaikan harga rokok ini tak akan lebih dari 20,5%.

Walau kenaikannya mungkin tidak brutal-brutal amat, namun tetap saja kenaikan tersebut bakal menjadi kegelisahan struktural bagi para perokok.

Dalam kondisi demikian, para perokok dituntut untuk lebih cerdas dalam bermanuver agar tetap bisa bertahan dalam iklim per-kebal-kebul-an.

Salah satu strategi yang bisa diambil oleh para perokok untuk menghadapi kenaikan harga rokok ini adalah dengan beralih dari rokok kemasan ke rokok tingwe. Ini adalah langkah yang butuh pembiasaan. Maklum saja, tidak semua orang bisa langsung cocok dan nyaman menjadi seorang pelinting.

Beruntung, di jaman sekarang, budaya tingwe sudah sangat kental di dalam pergaulan anak-anak muda, sehingga tak perlu khawatir dianggap tua hanya karena rokoknya melinting sendiri. Yang penting ngebul, Buooos.

Strategi lainnya tentu saja adalah dengan mulai mengatur konsumsi rokok. Jika sebelumnya sehari bisa habis satu bungkus, maka di tahun 2021 mendatang, usahakan untuk lebih bisa menghemat, sehari jadi 3/4 bungkus, misalnya.

Nah, strategi yang paling ampuh dan paling tokcer dalam menghadapi iklim rokok yang semakin kejam ini tentu saja adalah dengan memanfaatkan energi perkawanan.

Harga rokok yang mahal hanya akan menjadi masalah bagi mereka yang berkantong tipis. Sedangkan bagi mereka yang makmur dan sentosa, kenaikan harga rokok hanyalah kerikil kecil dalam kehidupan mereka.

Nah, di sinilah pentingnya seorang perokok untuk memilih teman bergaul. Semakin banyak teman yang makmur dan sentosa, semakin terjamin pula ketahanan kebal-kebul-nya.

Iklan

Ingat, harta yang paling berharga adalah keluarga. Nomor dua adalah teman. Dan yang nomor tiga adalah rokoknya.

harga rokok

BACA JUGA Subhanallah, Inilah Rahasia Kecerdasan Kaum Perokok dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2020 oleh

Tags: Cukai RokokHarga rokok
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Merunut campur tangan asing di balik kampanye antirokok yang tentang kebijakan Purbaya tak naikkan cukai rokok 2026 MOJOK.CO
Ragam

Merunut Campur Tangan Asing di Balik Kampanye Antirokok Menentang Kebijakan Purbaya Tak Naikkan Cukai Rokok

2 Oktober 2025
Dukung kebijakan Purbaya tak naikkan cukai rokok. MOJOK.CO
Catatan

4 Alasan Kebijakan Purbaya Tak Naikkan Cukai Rokok Tak Perlu Ditentang

1 Oktober 2025
cukai rokok, tembakau.MOJOK.CO
Ragam

Cukai Rokok Tak Naik: Melawan Tekanan Antirokok, Menjaga Nafkah Jutaan Petani dan Buruh

1 Oktober 2025
Cukai rokok tidak naik: kewajiban melindungi industri hasil tembakau dari kepentingan asing dan tantangan Purbaya terhadap pengkritik MOJOK.CO
Kabar

Cukai Rokok Tak Naik: Kewajiban Melindungi Ekonomi Rakyat dari Gangguan Kepentingan Asing dan Tantangan untuk Para Antirokok  

1 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Token listrik lebih awet setelah mengubah kebiasaan kecil di rumah (Unsplash)

Token listrik lebih awet setelah saya mengubah kebiasaan kecil di rumah

7 Agustus 2026
Saat cerita/sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut "Kamu masih mending". Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan MOJOK.CO

Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan

6 Agustus 2026
Cinta yang Tak Berbalas Bikin Perempuan Crush Recession hingga Belum Menikah. MOJOK.CO

Crush Recession: Jatuh Cinta Terasa Melelahkan, bikin Perempuan Malas Pacaran

4 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Perjuangan orang haven't ingin jadi mahasiswa baru (maba) tanpa sponsor orang tua melalui beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO

Nasib Orang Haven’t: Ingin Jadi Maba Tanpa Sponsor Orang Tua, Harus Alami Kerja di Warung Mie Ayam 16 Jam Upah 30 Ribu

7 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.