8 Bus Legendaris yang Pernah Mengaspal di Jogja

bus jogja mojok.co

Ilustrasi bus di jogja (Mojok.co)

MOJOK.COJogja pernah punya bus-bus yang diandalkan dan dicintai warganya. Hanya saja, banyak PO bus itu tidak bisa bertahan menghadapi gempuran zaman. 

Bagi penghuni lama Jogja, nama-nama bus seperti Baker, Aspada, Kobutri mungkin tidak asing lagi di telinga. Bus-bus yang kebanyakan dikelola oleh beragam koperasi angkutan kota itu sempat berjaya dan menjadi andalan warga untuk beraktivitas. Apalagi di era 1980-an hingga 2000-an, ketika kendaraan pribadi tidak sebanyak sekarang. 

Merangkum berbagai sumber, Mojok mendaftar beberapa bus jadul yang pernah menghiasi jalanan Jogja:

Bus Baker

Bus berwarna putih bercorak biru itu melegenda karena melayani berbagai rute, termasuk Jogja-Kaliurang. Baker bisa melayani penumpang hingga ke pemandian Tlogo Putri, bahkan bisa sampai batas pendakian Gunung Merapi. Oleh karenanya, tidak sedikit pendaki gunung yang menyimpan kenangan dengan bus yang satu ini. 

Baker dioperasikan oleh PT Badan Angkutan Kerjasama Ekonomi Rakyat (Baker) yang dibentuk sekitar  1950-an oleh H.M Dig Sidarto. Trayek Jogja-Kaliurang sendiri muncul pada tahun 1970 dan bertahan hingga sekitar seperempat abad setelahnya. 

Bus Kopata

Kopata singkatan dari dari Koperasi Angkutan Umum Perkotaan. Bus bernuansa putih dan merah itu hadir pada 1980 dan menjadi bus pertama yang dikelola secara baik dan memiliki izin trayek resmi. Kopata memiliki rute dalam Kota Jogja, setidaknya ada 13 jalur yang dilayaninya. 

Bus Aspada

Dilihat dari tampilannya, Aspada terlihat lebih kotak dibanding Kopata dan berwarna dominan biru. Sama seperti Kopata, bus yang berwarna dominan biru ini melayani rute-rute dalam kota seperti Giwangan, Ring Road Selatan, Jalan Malioboro, Jalan AM Sangaji, hingga Monumen Jogja Kembali (Monjali). 

Bus Puskopkar

Seperti Kopata, Kobutri, dan Aspada, Puskopkar juga dikelola oleh koperasi angkutan kota. Bus berwarna biru itu juga melayani rute dalam ring road. Salah satu kawasan yang dilintasi adalah Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Bus Kobutri

Dibanding bus-bus lainnya, Koperasi Bina usaha Transport Republik Indonesia (Kobutri) berukuran lebih mungil. Penumpang biasa menyebutnya dengan kol alih-alih bus. Bentuk dan ukurannya yang lebih mini membuat susunan bangku Kobutri berbeda dengan bus-bus lain. Penumpang Kobutri duduk saling berhadapan, tidak menghadap ke depan seperti di bus lain.   

Bus DAMRI

Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia alias DAMRI pertama kali muncul di Yogyakarta pada 1989. PO Bus pelat merah ini masih mengaspal di Yogyakarta hingga saat ini, walaupun rutenya tidak lagi sama seperti dahulu. DAMRI kini lebih banyak melayani penumpang rute Bandara Adisutjipto-Yogyakarta International Airport (YIA) atau sebaliknya. Sementara antar provinsi ada rute Jogja-Dieng dan Jogja-Candi Borobudur.

Bus Jatayu

PO Bus ini dirintis oleh Djawari pada 1969. Awalnya, Jatayu dirancang melayani jasa angkutan untuk Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Rutenya ada Yogyakarta-Kretek PP, Yogyakarta-Srandakan PP, Yogyakarta-Parangtritis PP, dan Yogyakarta-Solo PP. 

Seiring berjalannya waktu, Jatayu juga melayani Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) meliputi Jogja-Jakarta, Jogja- Denpasar, Jogja- Merak. Rute jarak jauh juga sempat dibuka pada 1990 seperti Yogyakarta- Denpasar PP, Yogyakarta – Denpasar- Padangbai- Mataram PP, Yogyakarta- Lombok PP, serta Yogyakarta-Jakarta-Merak. 

PO ini pecah menjadi beberapa divisi pada 1995, Jatayu Public Transport dan Jatayu Utama Tour. Pada 2002, Jatayu Public Transport mengubah orientasi pasarnya menjadi pariwisata dan berubah nama menjadi Jatayu Trans Wisata. Bisnis inilah yang masih bertahan hingga saat ini dengan nama Jatayu Makmur Abadi. 

Bus Koperasi Pemuda

Di antara bus-bus lain yang pernah beroperasi di Jogja, Koperasi Pemuda menyasar pasar yang lebih sempit, yakni warga pedesaan di Sleman. Oleh karenanya, bus ini memiliki rute-rute menuju tempat-tempat perbelanjaan seperti Pasar Pakem, Pasar Prambanan. Misalnya saja, Jalur A1 yang menyusuri jalan Cangkringan – Pakem, Jalur A3 yang melewati pasar-pasar di Ngemplak, Sleman hingga depan RS Panti Rapih.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 5 PO Bus AKAP Terbaik Versi Kementerian Perhubungan 

Exit mobile version