Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Pandji Benar. Purwokerto Memang Tidak Istimewa, Tapi Lebih Nyaman Ketimbang Jogja

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
21 Juni 2024
A A
Purwokerto Tidak Istimewa, tapi Nyaman Melebihi Jogja MOJOK.CO

Ilustrasi Purwokerto Tidak Istimewa, tapi Nyaman Melebihi Jogja. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Biaya hidup lebih terjangkau

Biaya hidup di Jogja itu murah, ya. Begitu kira-kira isi kepala orang Jakarta yang nggak pernah ke Kota Pelajar. Kalau ada orang yang bilang biaya hidup di sana itu murah, rasanya mau tak pisuhi. Atau, saya mau bisikin ke telinganya “Iya, biaya hidup di sana murah bagi orang yang UMR-nya setara London.”

Kalau Purwokerto sendiri sudah terbukti menjadi salah satu dari 10 kota dengan biaya hidup terjangkau di Indonesia. Berdasarkan perhitungan BPS, angka biaya hidup di Kota Mendoan sebesar Rp5,88 juta per bulan. Purwokerto hanya kalah murah dari Cilacap, Maumere, Sibolga, Kudus, dan Tegal.

Hidup di Jogja dikepung sampah, sementara pengelolaan sampah Purwokerto menjadi percontohan nasional

Permasalahan sampah di Jogja begitu pelik. Sampai-sampai membuat daerah ini bak dikepung sampah. Salah satu bukti nyatanya dapat dilihat di tulisan Mas Yamadipati Seno dengan judul “Stadion Mandala Krida Jogja Dikepung Sampah, Menghadirkan Derita karena Aroma Busuk Menusuk Hidung” di Terminal Mojok. 

Mas Seno menceritakan bahwa depo sampah Mandala Krida Jogja kini cepat sekali penuh dan menyebarkan bau busuk ke tempat-tempat dan hidung orang sekitarnya.

Nah, saat Jogja memiliki permasalahan dengan sampah, Purwokerto malah menjadi percontohan dalam hal pengelolaan sampah. Pemkab Banyumas berhasil mengelola sampah dengan aplikasi penjemputan sampah dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). 

KSM memiliki tugas memilah sampah organik dan anorganik. Sampah-sampah tersebut kemudian dikelola di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang ada tiap kecamatan menjadi kompos, pakan maggot, dan didaur ulang kembali (sampah plastik).

Sebenarnya, permasalahan sampah di Jogja hari ini juga dialami oleh Purwokerto di masa lalu. Bedanya, Pemkab Banyumas lebih cekatan menyelesaikan perkara sampah ini. Hingga membuat pengelolaan sampah di sana jadi contoh negara tetangga.

Semua anak bebas memiliki cita-cita menjadi kepala daerah

Waktu masih duduk di bangku sekolah dasar, banyak teman-teman saya yang cita-citanya setinggi langit. Layaknya seorang Jan Ethes. Ada yang mau jadi presiden, gubernur, maupun bupati.

Normalnya, di semua daerah, setiap anak dibolehkan memiliki mimpi setinggi langit. Apesnya, di Jogja nggak begitu. Seolah-olah anak-anak di sana nggak diizinkan memiliki cita-cita menjadi kepala daerah di kampung halamannya sendiri, you know what I mean.

Lebih aman mengkritik

Setahu saya, di Terminal Mojok, kamu akan lebih aman mengkritik Purwokerto ketimbang Jogja. Bila kamu mengkritik Purwokerto kecil kemungkinan akan diserang beramai-ramai oleh netizen.

Tapi, jika kamu mengkritik Jogja di Terminal Mojok, sudah pasti netizen dan pencintanya bakal berbondong-bondong menyerang kolom komentar tulisan kamu. Sambil nanyain kamu KTP mana. Saking seringnya hal ini terjadi, sampai menjadi street jokes di Kota Bakpia.

Gimana? kamu sudah sepakat dengan saya kalau Purwokerto lebih nyaman ketimbang Jogja, toh? Apabila kamu belum sepakat, silakan saja. Saya restui kebebalanmu.

Penulis: Ahmad Arief Widodo

Editor: Yamadipati Seno

Iklan

BACA JUGA 10 Tanda Kamu Harus Segera Meninggalkan Purwokerto Detik Ini Juga Sebelum Stres dan analisis menarik lainnya di rubrik ESAI.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2024 oleh

Tags: gubernur jogjaJogjamandala krida jogjaMojokPandji PragiwaksonoPurwokertosampah jogjaTerminal Mojok
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Mas-mas biasa yang mengubah lamunan menjadi tulisan. Dapat ditemui di Twitter dan Instagram dengan username @ariefwi_do2.

Artikel Terkait

Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO
Urban

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO
Urban

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa
Kuliner

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Memelihara kucing.MOJOK.CO

Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

20 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026
Alasan Kita Perlu Bersama Andrie Yunus di Tengah Pejabat Korup. MOJOK.CO

ICW: Usut Tuntas Kekerasan “Brutal” terhadap Andrie Yunus, Indikator Bahaya untuk Pemberantasan Korupsi

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.