Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Prediksi Swedia vs Jerman: Juara Bertahan Kok Begitu

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
23 Juni 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Swedia vs Jerman | Fisht Olympic, Rusia| Live TransTV, K Vision, Usee TV | Minggu, 24/6, dini hari 01.00 WIB | Prediksi: Jerman menang.

Salah satu sebab yang membuat Jerman menjadi tim unggulan di Piala Dunia 2018 kali ini adalah keseimbangan tim. Bukan hanya soal komposisi dan kedalaman skuat, tetap juga berkaitan dengan cara bermain. secara kolektivitas, Jerman ada di atas negara-negara lain. Setidaknya itulah alasan Jerman bisa menjadi juara di Piala Dunia 2014 yang lalu.

Sebagai juara bertahan, Jerman diprediksi bisa menyapu bersih semua laga di Grup F dengan kemenangan. Ketika menghadapi Meksiko, Swedia, dan Korea Selatan, seharusya Jerman tak perlu bekerja terlalu keras untuk memetik kemenangan. Namun, ketika keseimbangan itu hilang, bahkan sang juara bertahan pun bisa tumbang.

Tidak ada masalah dengan kondisi mental para pemain Jerman. Mereka hanya kehilangan satu hal, yang justru penting, ketika tampil di atas lapangan. Ketika hal penting itu lesap, Meksiko menunjukkan kepada dunia cara menundukkan tim yang lebih dominan. Jerman harus belajar dari pengalaman menyesakkan ini.

Dan itu yang memang langsung dilakukan pemain-pemain Jerman. Mereka mempelajari kekalahan dari Meksiko, menganalisis, mencari penyebab kekalahan. Selepas laga, Mats Hummels mengungkapkan sesuatu yang menarik.

Bek milik Bayern München tersebut mengungkapkan bahwa Jerman menggunakan terlalu banyak pemain untuk menyerang. “Jika ada tujuh atau delapan pemain naik menyerang, maka jelas kekuatan di depan akan terlalu besar, dan justru mengganggu kestabilan pertahanan. Situasi itulah yang saya sampaikan kepada tim. Cover pertahanan kami tidak terlalu bagus. Terlalu sering hanya Jerome Boateng dan saya yang menjaga pertahanan,” tegas Hummels.

Memang, melihat kembali laga Jerman vs Meksiko, bek kanan yang diisi Joshua Kimmich menjadi pos yang banyak dicecar Meksiko via Hirving Lozano. Serangan balik, yang memanfaatkan agresivitas Kimmich ketika menyerang berbuah manis untuk Meksiko. Sebuah cara yang kemungkinan akan diduplikasi di laga Swedia vs Jerman.

Swedia sendiri kuat ketika bermain secara kolektif. Kekuatan tim yang solid lagi disiplin sukses menyingkirkan Italia dan Belanda di babak kualifikasi zona Eropa. Jika Jerman belum pulih dan Swedia mendapatkan momentum, laga Swedia vs Jerman bakal berjalan lebih ketat ketimbang Brasil vs Kosta Rika.

Apakah pertandingan ini akan berakhir imbang? Sangat mungkin terjadi lantaran Jerman bakal menemui lini pertahanan yang lebih solid ketimbang Meksiko. Meski kalah dari Meksiko, lini depan Jerman tidak kesulitan untuk masuk ke kotak penalti dan membuat peluang. Hanya boros peluang saja yang membuat mereka kalah. Tentu ditambah dengan kecerobohan ketika bertahan.

Laga kedua ini punya makna yang mendalam bagi Jerman. Jika mampu pulih dari kekalahan dan memperbaiki diri, Jerman bakal sulit dihentikan siapa saja. Toh mereka sudah belajar, seperti yang disampaikan Hummels. Bek tangguh ini sendiri kemungkinan bakal absen ketika menghadapi Swedia lantaran cedera leher. Satu lagi tantangan bagi Jerman ketika harus bermain di laga berat tanpa bek andalannya.

Tim tangguh, yang menyadari kekurangannya. Seharusnya sudah cukup untuk menegaskan bahwa Jerman akan menang.

Terakhir diperbarui pada 24 Juni 2018 oleh

Tags: grup fjermanjuara bertahankorea selatanmeksikopiala dunia 2018prediksi piala duniaprediksi piala dunia 2018prediksi swedia vs jermanswedia
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Kerja sama Pemprov Jawa Tengah dan Korea Selatan di bidang pendidikan yakni beasiswa kuliah. MOJOK.CO
Kilas

Pemprov Jawa Tengah Bakal Kasih Beasiswa Kuliah ke Korea Selatan untuk 100 Siswa, Hasil Kerja Sama dengan Universitas Seowon

27 Agustus 2025
Tinggalkan Probolinggo untuk kerja di Korea Selatan demi bantu Ibu. Dapat cuan gede malah dituduh tetangga jual diri MOJOK.CO
Ragam

Nekat Kerja di Korea Selatan demi Bantu Ibu, Dapat Cuan Gede Malah Dituduh Tetangga Jual Diri hingga Tak Mau Pulang Lagi

17 Juni 2025
Kim Soo Hyun, Skandal Pedofil Menjadi Sisi Gelap Korea Selatan MOJOK.CO
Esai

Ketika Oppa Kesayanganmu Terseret Kasus Pedofil: yang Perlu Dipetik dari Skandal Kim Soo Hyun

13 Maret 2025
kulturpass untuk anak muda di jerman mojok.co
Sosial

3 Negara Ini Ngongkosin Anak Mudanya untuk Nonton Konser, Film, dan Beli Buku. Indonesia Kapan?

1 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Meninggalkan Pekerjaan Gaji Rp150 Ribu per Hari di Desa Demi Ego Merantau, Berujung Sesal karena Kerja di Jakarta Tak Sesuai Ekspektasi

11 Februari 2026
Volunteer di festival dandangan kudus. MOJOK.CO

Pengalaman Sambut Ramadan di Kudus: Menyaksikan Bagaimana Merawat Bumi Ditradisikan Lewat Pembiasaan Sederhana

12 Februari 2026
Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
orang tua, ortu temani anak utbk ugm.MOJOK.CO

Jangan Minder Kalau Kamu Belum “Jadi Orang” di Usia 30-an, Itu Masuk Akal Secara Biologis dan Sosial

11 Februari 2026
Kesulitan korban kekerasan seksual dalam berbicara

Korban Kekerasan Seksual Sering Jatuh Ditimpa Tangga: Sulit Bicara, Bukan Dipahami, tapi Malah Dihakimi

11 Februari 2026
3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat- Mahal dan Berjarak (Wikimedia Commons)

3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat: Ketika Lidah Lokal yang Murah Direbut oleh Lidah Wisatawan yang Dipaksa Mahal

11 Februari 2026

Video Terbaru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026
Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.