Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Hasil Pertandingan Maroko vs Iran Skor 0-1

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
15 Juni 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Di tengah kombinasi antara kecerobohan, kelelahan, dan kesalahan pengambilan keputusan membuat laga seru Maroko vs Iran berakhir dengan kemenangan Iran.

The Guardian menggunakan istilah “fighting spirit” dan “real belief” untuk menggambarkan skuat Maroko di bawah asuhan Herve Renard. Sementara itu, skuat Iran di bawah asuhan Carlos Queiroz juga menunjukkan corak yang sama. Pertandingan Maroko vs Iran merupakan ajang kuat-kuatan determinasi. Pada titik tertentu, laga “medioker” Maroko vs Iran ini lebih seru ketimbang Mesir vs Uruguay.

Babak pertama adalah pameran pertandingan dengan intensitas yang tinggi. Hebatnya, pertandingan yang intens ini bisa bertahan hingga babak pertama selesai. Laju bola bahkan terasa terlalu cepat. Terasa perasaan terburu-buru, baik dari pemain Maroko maupun Iran. Perhatian utama ada kepada pemain-pemain Maroko.

Di atas kertas, Maroko punya pemain-pemain dengan teknik olah bola yang lebih baik dibandingkan Iran. Pemain-pemain seperti Younes Belhanda, Nordin Amrabat, Amine Harit, dan Hakim Ziyech merupakan tipe pemain yang luwes ketika mempertahankan bola. Keempat pemain tersebut juga punya satu atribut yang menyulitkan barisan pertahanan Iran.

Keempat pemain Maroko yang banyak merotasi posisi di babak pertama tersebut terlihat begitu percaya diri, baik ketika melepas umpan terobosan maupun melakukan penetrasi menusuk ke kotak penalti. Sayang sekali, kelebihan tersebut terkubur oleh kecerobohan masing-masing pemain ketika mendekati kotak penalti.

Pemain-pemain Maroko banyak membuat kesalahan sendiri ketika menguasai bola. Di sisi lain, skuat Iran yang lebih tidak diunggulkan banyak menunggu momen menyerang. Skuat asuhan Carlos Queiroz ini sangat sabar meladeni lini tengah Maroko yang agresif. Ketika mendapatkan kesempatan, Iran terbukti bisa sangat menyulitkan lini belakang Maroko. Alhasil, Maroko vs Iran menjadi laga saling serang, penuh determinasi, dengan teknik penyelesaian peluang yang medioker.

Babak kedua pun dimulai dengan nuansa yang sama: cepat dan penuh tenaga. Salah satu akibatnya adalah terjadinya beberapa pelanggaran yang tidak perlu, yang berbuah kartu kuning. Wasit Cuneyt Cakir dibuatnya sibuk.

Hingga akhir pertandingan, laga Maroko vs Iran adalah soal ketahanan fisik. Sebagai akibat dari tingginya intensitas sejak babak pertama, banyak pemain yang sudah mencapai batas kelelahan di ujung laga. Lelah, akurasi umpan menurun secara drastis. Selain itu, kelelahan yang terasa membuat daya konsentrasi pemain juga menurun. Akibatnya, banyak pemain yang kesulitan mengambil keputusan yang benar, terutama dalam transisi menyerang.

Kombinasi antara kecerobohan dan kelelahan membuat laga yang seru ini berakhir dengan kemenangan Iran. Lebih banyak ditekan, Iran memaksimalkan bola mati di penghujung laga setelah pelanggaran yang sangat tidak perlu oleh bek Maroko. Bola silang didorong oleh pemain Maroko ke dalam gawang sendiri. Gol bunuh diri. Pedih!

Begitulah sepak bola, deritanya bagi tim yang bermain lebih bagus memang tiada akhir.

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2018 oleh

Tags: gol bunuh dirigrup bhasil piala dunia 2018Iranmarokomaroko vs iranpiala dunia 2018
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia
Aktual

Bukan Nuklir, Air Adalah “Senjata Pemusnah” Paling Mematikan di Perang AS-Iran

4 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia
Tajuk

Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia

2 Maret 2026
Perang Dunia 3 Bukti Manusia Adalah Bajingan Maniak Perang MOJOK.CO
Esai

Perang Dunia 3 Menjadi Bukti Manusia Adalah Bajingan Maniak Perang yang Tidak Belajar dari Kehancuran karena Perang Dunia

24 Juni 2025
mahasiswa surabaya kuliah di iran.MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Asal Surabaya Nekat Kuliah di Iran, Rasakan Negara yang Dicap “Mengerikan” Ternyata Membuat Nyaman, Hidup Sebulan Modal 500 Ribu

30 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda PCX 150 lebih buruk dibanding Yamaha Mio Sporty. MOJOK.CO

Ganti Motor Honda PCX 150 Berujung Menyesal karena Bawa Petaka dan Bikin Boncos, Seketika Rindu dengan Yamaha Mio Sporty

2 Maret 2026
Xiaomi POCO ternyata lebih berguna ketimbang Samsung Galaxy. MOJOK.CO

Kecewa dengan Penyakit “Kronis” Samsung Galaxy yang Habiskan Duit Berjuta-juta, Ternyata Merek “Murahan” Lebih Berguna

2 Maret 2026
Lulusan UT, Universitas Terbuka.MOJOK.CO

Diremehkan karena “Cuma” Lulusan UT, Tapi Bersyukur Nasib Lebih Baik daripada S1-S2 PTN Top yang Menang Gengsi tapi Nganggur

3 Maret 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
Rasa Sanga (3): Urap Daun Mengkudu, Cara Sunan Kalijaga Mengajarkan Kemandirian Pangan dan Locavore pada Masyarakat Demak.MOJOK.CO

Rasa Sanga (3): Urap Daun Mengkudu, Cara Sunan Kalijaga Mengajarkan Kemandirian Pangan dan Locavore pada Masyarakat Demak

2 Maret 2026

Video Terbaru

Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

3 Maret 2026
Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.