Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

El Clasico Bisa Antiklimaks kalau Real Madrid dan Barcelona Gini Terus

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
16 Desember 2019
A A
real madrid, barcelona, el clasico, hazard, rodrygo, ansu fati

real madrid, barcelona, el clasico, hazard, rodrygo, ansu fati

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – El Clasico harusnya jadi arena perang bagi Real Madrid versus Barcelona. Namun, musim ini El Clasico adalah tempat memadu kasih kedua rival tersebut.

Tak ada rivalitas yang lebih romantis daripada Barcelona dan Real Madrid. Pertemuan keduanya yang digelari El Clasico mestinya membuat mereka saling benci. Tapi eh tapi, kebencian itu malah sering bikin kedua tim berpegangan tangan secara tak sadar kayak di adegan teenlit.

Iklan

Perebutan gelar juara La Liga bisa jadi contoh jelas.

Musim ini Real Madrid dan Barcelona sama-sama punya rekrutan baru. Antoine Griezmann merapat ke Barcelona, Real Madrid merekrut Eden Hazard. Kedua pemain tersebut prestasinya bukan kaleng-kaleng. Dunia tidak sabar menunggu kedua pemain tersebut bertarung di El Clasico.

Antoine Griezmann membawa Atletico Madrid ke final Liga Champions dua kali dan menjuarai La Liga. Ia juga ada di timnas Prancis ketika menjadi kampiun Piala Dunia 2018. Sedangkan Eden Hazard membawa Belgia menjadi juara 3 Piala Dunia 2018 dan membantu Chelsea keluar sebagai juara Liga Inggris dan liga malam Jumat.

Dan keduanya sama-sama belum mampu mengulang performa buas di tim baru masing-masing.

Real Madrid dan Barcelona memang sedang bahagia atas performa wonderkid mereka. Ansu Fati membawa Barcelona memenangi  duel lawan Inter Milan dan menjadi pencetak gol termuda di Liga Champions. Rodrygo Goes mencetak hattrick ke gawang Galatasaray dan menjadi pemain termuda kedua Real Madrid yang mencetak hattrick.

Lebih romantis lagi, Real Madrid dan Barcelona di musim ini berbagi poin yang sama dan sepertinya saling pekewuh untuk menyalip satu sama lain. Memang Barcelona sempat menyalip Real Madrid, tapi setelah itu praktis tidak ada perubahan sama sekali. Real Madrid yang sempat meninggalkan Barcelona justru terlihat “menunggu” Barcelona mendapat poin sementara dia sendiri terkesan membuang poin.

Setelah poinnya sama, kedua tim tersebut juga kayak sepakat untuk membuat dagelan yang tidak lucu. Masak ya salip-salipan di El Clasico doang?

Di matchday 12, UD (bukan unit dagang) Levante membantai Barcelona 3-1. Mengetahui mereka bisa menyalip Barcelona di puncak, Real Madrid yang datang dengan kekuatan penuh justru bermain imbang melawan Real Betis. Kejadian yang sama terulang di matchday 17.

Real Sociedad dan Valencia menahan imbang kedua tim pemuncak klasemen. Diperkuat Messi, Barcelona gagal meraih poin penuh di kandang lawan setelah pertandingan berakhir 2-2.

Di tempat lain, Real Madrid tidak memainkan Casemiro dan memainkan Kroos-Modric-Valverde. Alih-alih memainkan Bale, Zidane justru mendapuk Isco sebagai left winger. Gol pun baru datang di pengujung laga, menit 90 +5.

Menuju El Clasico yang juga penuh drama karena jadwalnya berubah berkali-kali, saya tidak begitu yakin Real Madrid dan Barcelona akan saling menggigit seperti masa Ronaldo masih di Real Madrid. Valverde seperti tidak tahu mau diapain Barcelona dan Zidane puyeng dengan gelombang cedera serta pemain cadangan yang belum menunjukkan kapasitas setara.

Besar kemungkinan Hazard tidak akan memperkuat Madrid di El Clasico nanti karena cedera. Pelapisnya di sayap kiri, yaitu Vinicius Junior, belum bisa diandalkan. Vinicius ini dikritik fans Madrid karena dianggap bermain demi menjadi YouTube highlight doang. Kemungkinan menggeser Rodrygo ke kiri dan memainkan Bale masih memungkinkan, tapi semenjak tragedi “Wales, Golf, Madrid. In that order”, Zidane masih urung memainkan Bale sebagai starter.

Iklan

Melawan Madrid yang pincang, Barcelona harusnya di atas angin di laga El Clasico nanti. Namun, kita berbicara Barcelonanya Valverde, yang secara ajaib diremuk Liverpool tanpa memberi perlawanan sama sekali dan terlalu bergantung sama Messi.

Harusnya kekuatan Barcelona adalah kolektivitas permainan yang tidak bergantung pada satu pemain. Ia tim yang tidak mudah dihancurkan meskipun satu pemain terkunci karena sistem permainan yang jelas. Padahal tim tanpa sistem, mau diperkuat pemain-pemain terbaik dunia sekalipun, akan mudah dihancurkan tim lain.

Messi, meskipun alien, dia tidak akan bisa terus-terusan membuat keajaiban jika sistemnya terus-terusan tidak bisa mendukungnya. Keajaiban Messi tidak muncul saat melawan Sociedad, dan tidak menutup kemungkinan sihir Messi kembali tidak muncul di El Clasico.

Laga El Clasico nanti akan menjadi gambaran yang sempurna akan keromantisan kedua tim ini. Tidak akan mengagetkan kalau kedua tim ini menunjukkan permainan yang gila. Tapi tidak mengherankan juga kalau kedua tim ini malah menujukkan permainan yang anti-klimaks.

Sejatinya, mereka berdua adalah cinta sejati yang saling membenci. Saking cintanya, Madrid sampai tidak mau menggeser Barcelona meski gagal menang. Hasuuu.

BACA JUGA Neymar Menjerat Kaki Real Madrid dan Barcelona dan/atau artikel menarik lainnya di rubrik BALBALAN.

Terakhir diperbarui pada 24 September 2025 oleh

Tags: ansu fatiBarcelonael clasicohazardReal Madridrodrygo
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Kezaliman Barcelona Terhadap Frenkie De Jong
Video

Kezaliman Barcelona Terhadap Frenkie De Jong

11 Agustus 2022
Xavi Hernandez Terlahir untuk Barcelona
Video

Xavi Hernandez Terlahir untuk Barcelona

19 Maret 2022
Kekerasan Seksual dan Pemerkosaan: Sisi Gelap Sepak Bola Dibongkar MOJOK.CO
Balbalan

Kekerasan Seksual dan Pemerkosaan: Sisi Gelap Sepak Bola Dibongkar

19 November 2021
Manchester United Butuh Serial Winner, Conte dan Zidane Mungkin Belum Cukup MOJOK.CO
Balbalan

Manchester United Butuh Serial Winner, Conte dan Zidane Mungkin Belum Cukup

26 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.