ADVERTISEMENT

Ranking FIFA Indonesia Terbaru Setelah Menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026

Ranking FIFA Indonesia Terbaru

Keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 masih menyisakan rasa bahagia yang cukup dalam. Euforia kemenangan masih sangat terasa. Soal bagaimana permainan Timnas melawan Thailand, soal bagaimana permainan pemain-pemainnya, bahkan soal penyelamatan Emil Audero yang cemerlang di momen adu penalti, juga masih jadi perbincangan hangat. Maklum, ini adalah gelar pertama Timnas senior di level ASEAN setelah 35 tahun.

Hasil ini tidak hanya menciptakan kebahagiaan di hati para penggemar Timnas. Hasil ini juga tidak hanya menjadikan Timnas sebagai raja sementara di Asia Tenggara. Hasil ini tentunya akan berpengaruh terhadap ranking FIFA Indonesia. Seperti kita tahu, Timnas Indonesia sedang berada dalam tren yang cukup positif. Perlahan tapi pasti, peringkat FIFA Indonesia mulai naik.

Ranking FIFA Indonesia ada di posisi berapa?

Mengacu pada laman resmi FIFA, sudah ada update terbaru terkait ranking negara-negara, termasuk Indonesia. Setelah update pada 7 Oktober 2026, Timnas Indonesia resmi berada di peringkat 116 FIFA dengan koleksi 1.166,50 poin. Angka tersebut merupakan hasil perhitungan setelah kemenangan atas Thailand, di mana Indonesia mendapatkan tambahan sekitar 3,35 poin. Sebelum pertandingan final, Indonesia berada di posisi 117 dengan sekitar 1.163,16 poin.

Naiknya ranking FIFA Indonesia juga tidak lepas dari hasil kekalahan yang diperoleh Sudan pada ajang Africa Cup of Nation Qualification. Pada pertandingan yang digelar 29 September 2026, Sudan kalah telak 4-1 dari Mozambik. Kekalahan ini membuat Sudan yang tadinya berada di peringkat 117 dengan torehan 1.167,82 poin, mendapatkan pengurangan poin sebesar 11,08 poin. Dengan hasil ini, Sudan turun ke peringkat 118 dengan 1.156,74, dan otomatis membuat peringkat Indonesia naik.

Selain Sudan, naiknya peringkat Indonesia juga dipengaruhi oleh hasil pertandingan Kazakhstan. Pada gelaran UEFA Nation League, Kazakhstan memperoleh dua hasil imbang dan dua kekalahan, termasuk kekalahan 2-1 atas Moldova dan hasil imbang melawan Faroe Island 2-2 di dua laga terakhir. Hasil ini membuat Kazakhstan mendapatkan pengurangan poin sebesar 0,39 poin.

Pengurangan poin yang didapatkan Kazakhstan memengaruhi total perolehan poin Kazakhstan yang saat ini sebesar 1.166,25. Perolehan ini membuat Kazakhstan terpaksa turun satu peringkat ke posisi 117 dan mempersilakan Indonesia yang poinnya 1.166,60 naik ke posisi 116.

Indonesia masih termasuk dalam tiga besar di ASEAN

Meskipun rankingnya masih berada di posisi 116 dunia, Indonesia tetap masuk tiga besar negara Asia Tenggara atau ASEAN dalam ranking FIFA. Indonesia masih berada di bawah Thailand dan Vietnam yang masing-masing berada di posisi 93 dan 99. Untungnya, Indonesia juga perlahan semakin menjauh dari Malaysia, yang saat ini berada di posisi 133 dunia.

Sementara di level AFC atau Asia, Indonesia masih berada di urutan 21. Indonesia masih berada di bawah negara-negara Asia lain seperti Lebanon (112), Republik Kirgistan (104), dan Tajikistan (101). Sekali lagi, peringkat ini juga masih bisa berubah pada pembaruan ranking FIFA 7 Oktober 2026.

Perjalanan ranking FIFA Indonesia dengan pelatih berbeda

Setidaknya sejak akhir dekade 90-an hingga sekarang, tercatat sudah lebih dari 20 nama yang pernah melatih Timnas Indonesia. Mulai dari Henk Wullems, Ivan Kolev, Alfred Riedl, Shin Tae-yong (STY), hingga John Herdman. Semua nama-nama itu ikut andil dalam perjalanan Timnas Indonesia, termasuk dalam naik-turunnya posisi Indonesia di ranking FIFA.

Peringkat tertinggi Indonesia dalam ranking FIFA terjadi pada tahun 1998. Saat itu, Indonesia yang dilatih oleh Rusdy Bahalwan berlaga di Piala Tiger dan berhasil meraih peringkat ketiga. Hasil ini membuat Indonesia menempati ranking 76 FIFA. Sementara itu, peringkat terendah Indonesia ada di ranking 191 FIFA. Momen ini terjadi pada tahun 2016, saat Indonesia berada di bawah asuhan Alfred Riedl.

Kebangkitan Indonesia dalam peringkat FIFA terjadi saat era Shin Tae-yong. Saat STY masuk tahun 2020, Indonesia berada di peringkat 175 FIFA. Berbagai perubahan terjadi di masa STY, termasuk bisa tembus 16 besar Piala Asia 2023, sehingga bisa mendongkrak peringkat Indonesia ke peringkat 127 alias naik 48 peringkat.

Kebangkitan ini dilanjutkan oleh John Herdman. Saat John Herdman masuk, Indonesia berada di peringkat 127. Dalam kurun waktu sekitar 9 bulan, John Herdman sukses membawa Indonesia naik 11 peringkat ke peringkat 116 dunia.

AFC Asian Cup atau Piala Asia 2027 jadi pembuktian Timnas Indonesia berikutnya

Kemenangan atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 serta naiknya ranking FIFA Indonesia memang perlu dirayakan. Namun, perlu kita ketahui bahwa masih ada turnamen besar yang harus Timnas Indonesia ikuti dan tuntaskan. Turnamen tersebut adalah AFC Asian Cup atau Piala Asia 2027 yang akan digelar pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 di Arab Saudi.

Pada ajang Piala Asia 2027, Indonesia tergabung dalam grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Situasi ini tentu tidak mudah bagi Indonesia. Timnas Indonesia harus mati-matian melawan para raja dari masing-masing wilayah, untuk bisa setidaknya memperbesar peluang lolos ke fase grup. Jika berhasil, ranking FIFA Indonesia pasti akan kembali merangsek naik.

Intinya, perjuangan Timnas Indonesia masih sangat panjang. Masih banyak turnamen dan pertandingan yang harus dilalui, juga dimenangkan. Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 dan naik peringkat FIFA tidak boleh jadi hal yang melenakan. Gelar ini harusnya cuma jadi pijakan pertama sebelum bicara banyak di panggung yang lebih besar.

Percuma saja melakukan naturalisasi sporadis dan gonta-ganti pelatih di tengah jalan kalau targetnya hanya untuk juara Asia Tenggara. Tanggung banget. Dengan kualitas pemain seperti sekarang, targetnya jelas harus tinggi. Ya, minimal bisa lolos fase grup Piala Asia 2027. Bisa, kan? Harusnya bisa, lah.

Terakhir diperbarui pada 8 Oktober 2026 oleh .

Iqbal AR

Penulis dan reporter lepas. Tinggal di Malang.