Setiap tahunnya, lembaga-lembaga pemeringkatan universitas atau kampus internasional selalu merilis daftar peringkat kampu-kampus yang ada di dunia. Lembaga-lembaga tersebut akan mendata ribuan kampus, lalu mengurutkannya dari yang terbaik berdasarkan berbagai kriteria. Dari ribuan kampus yang terdata, nyempil peringkat kampus Indonesia dalam daftar tersebut.
Adanya kampus dari Indonesia di daftar ini tentu jadi semacam kebanggan sendiri. Meski begitu, mencari peringkat kampus di Indonesia bisa menghasilkan daftar yang berbeda-beda. Ini dikarenakan setiap lembaga pemeringkatan internasional memakai indikator dan metode penilaian yang tidak sama.
Pada 2026, sejumlah kampus Indonesia masuk dalam pemeringkatan global yang diterbitkan QS, Times Higher Education (THE), Webometrics, dan EduRank. Sementara itu, CWUR hanya memasukkan tiga kampus. Academic Ranking of World Universities (ARWU) yang memiliki cakupan berbeda, tidak memasukkan kampus dari Indonesia dalam daftar 1.000 besar globalnya. Berikut daftar dan penjelasan singkat lima lembaga pemeringkat tersebut.
Daftar 10 kampus terbaik di Indonesia menurut QS World University Rankings
QS (Quacquarelli Symonds) merupakan salah satu lembaga pemeringkatan kampus paling populer yang berasal dari London, Inggris. QS World University Rankings menilai universitas melalui beberapa kelompok indikator, seperti reputasi akademik, sitasi penelitian, reputasi dari pemberi kerja, rasio dosen-mahasiswa, jaringan riset internasional, hingga keberlanjutan. Pada edisi 2026, aspek penelitian dan penemuan memiliki bobot terbesar, yaitu 50 persen.
Menurut data yang dipublikasikan QS pada Juni 2026, inilah daftar 10 besar kampus terbaik Indonesia:
- Universitas Indonesia (UI), peringkat 191 dunia.
- Universitas Gadjah Mada (UGM), peringkat 206 dunia.
- Universitas Airlangga (UNAIR), peringkat 276 dunia.
- Institut Teknologi Bandung (ITB), peringkat 287 dunia.
- Institut Pertanian Bogor (IPB), peringkat 419 dunia.
- Universitas Padjadjaran (UNPAD), peringkat 496 dunia.
- Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), peringkat 479 dunia
- Universitas Brawijaya (UB), peringkat 616 dunia.
- Universitas Diponegoro (UNDIP), peringkat 662 dunia.
- Universitas Hasanuddin (UNHAS), peringkat 861 dunia.
Silahkan baca liputan-liputan mendalam Mojok seputar dunia kampus.
Menurut Times Higher Education (THE)
Times Higher Education (THE) juga menjadi salah satu rujukan penting untuk melihat performa universitas secara global. Pada tahun 2026, THE World University Rankings menggunakan 18 indikator yang dikelompokkan ke dalam lima pilar, yaitu pengajaran, lingkungan penelitian, kualitas penelitian, pandangan internasional, dan industri.
Berbeda dengan QS, THE menggunakan rentang peringkat untuk banyak kampus di luar 200 besar. Karena itu, beberapa universitas Indonesia memiliki posisi dalam kelompok yang sama. Maka inilah daftar 10 besar kampus terbaik Indonesia 2026 menurut THE:
- Universitas Indonesia (UI), peringkat 801-1000.
- Universitas Sebelas Maret (UNS), peringkat 1001-1200.
- Binus University, peringkat 1201-1500.
- Institut Teknologi Bandung (ITB), peringkat 1201-1500.
- Universitas Airlangga (UNAIR), peringkat 1201-1500.
- Universitas Gadjah Mada (UGM), peringkat 1201-1500.
- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), peringkat 1201-1500.
- Universitas Padjadjaran (UNPAD), peringkat 1201-1500.
- Universitas Katolik Atma Jaya, peringkat 1500+.
- Universitas Diponegoro (UNDIP), peringkat 1500+.
Daftar 10 kampus dengan peringkat terbaik di Indonesia menurut Webometrics
Lembaga selanjutnya adalah Webometric, lembaga pemeringkatan yang berasal dari Spanyol. Webometrics memiliki pendekatan yang berbeda dari QS dan THE. Pemeringkatan kampus di Webometrics banyak melihat visibilitas dan dampak akademik di lingkungan website. Selain itu, aspek keterbukaan dan keunggulan penelitian juga tetap menjadi pertimbangan.
Pada tahun 2026, Webometrics sudah merilis pemeringkatan kampus terbaik, termasuk kampus-kampus yang ada di Indonesia. Berikut peringkat 10 besarnya:
- Universitas Indonesia (UI), peringkat 333 dunia.
- Universitas Gadjah Mada (UGM), peringkat 439 dunia.
- Universitas Airlangga (UNAIR), peringkat 582 dunia.
- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), peringkat 608 dunia.
- Universitas Brawijaya (UB), peringkat 621 dunia.
- Universitas Padjadjaran (UNPAD), peringkat 637 dunia.
- Universitas Diponegoro (UNDIP), peringkat 652 dunia.
- Universitas Sebelas Maret (UNS), peringkat 670 dunia.
- Institut Teknologi Bandung (ITB), peringkat 678 dunia.
- Institut Pertanian Bogor (IPB), peringkat 704 dunia.
Daftar 10 kampus Indonesia peringkat tinggi menurut EduRank
EduRank merupakan pemeringkatan berbasis metrik yang mengolah data publikasi ilmiah, sitasi, pengaruh alumni, dan popularitas non-akademik. Untuk ranking kampus terbaik Indonesia tahun 2026, EduRank mengaku telah menganalisis 5,73 juta sitasi dari 1,35 juta publikasi akademik yang dibuat oleh 562 universitas di Indonesia. Maka jadilah daftar 10 kampus terbaik di Indonesia versi Edurank sebagai berikut:
- Universitas Indonesia (UI), peringkat 44 dunia.
- Universitas Gadjah Mada (UGM), peringkat 539 dunia.
- Institut Teknologi Bandung (ITB), peringkat 717 dunia.
- Universitas Diponegoro (UNDIP), peringkat 831 dunia.
- Institut Pertanian Bogor (IPB), peringkat 860 dunia.
- Universitas Airlangga (UNAIR), peringkat 873 dunia.
- Universitas Padjadjaran (UNPAD), peringkat 886 dunia.
- Universitas Brawijaya (UB), peringkat 918 dunia.
- Universitas Sebelas Maret (UNS), peringkat 1053 dunia.
- Universitas Hasanuddin (UNHAS), peringkat 1175 dunia.
CWUR hanya ada 3, sementara ARWU tidak ada sama sekali
Selain keempat lembaga tersebut, ada dua lembaga pemeringkatan lain yang juga populer. Lembaga tersebut adalah Center for World University Rankings (CWUR) yang berbasis di Uni Emirat Arab, dan Academic Rankings of World Universities (ARWU) yang berbasis di Shanghai, Tiongkok.
Sayangnya, pemeringkatan kampus Indonesia yang ada di CWUR hanya tiga kampus daftar 2000 teratas. Ketiga kampus tersebut yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Sementara itu, dari daftar 1000 kampus terbaik ARWU, tidak ada satupun kampus Indonesia yang masuk. Bahkan di laman web-nya, ARWU tidak menyediakan pilihan negara Indonesia.
UI dan UGM masih mendominasi peringkat teratas kampus Indonesia
Dari hasil pemeringkatan kampus terbaik di Indonesia oleh semua lembaga tersebut, kita dapat melihat bagaimana perbedaan hasil dari tiap lembaga. Perbedaan hasil ini wajar karena setiap lembaga mengukur hal yang berbeda. QS, THE, Webometrics, EduRank, bahkan CWUR dan ARWU punya indikator masing-masing dalam menilai sebuah kampus.
Namun dari perbedaan hasil di atas, kita dapat mengetahui bagaimana UI dan UGM masih mendominasi. UI dan UGM seakan nyaris tidak pernah turun dari posisi dua teratas, meski dengan peringkat yang berbeda-beda tiap lembaga. Ini membuktikan bahwa kedua kampus ini masih diakui sebagai yang terbaik di Indonesia oleh dunia internasional.
Terlepas dari dominasi UI dan UGM, pemeringkatan kampus ini tidak bisa serta-merta jadi acuan tunggal. Setiap lembaga punya acuan, indikator, dan fokus penilaiannya sendiri. Jadi, jangan kecewa kalau misalnya kampus kalian masuk 10 besar di pemeringkatan satu lembaga, tapi di lembaga yang lain malah berada di luar 10 besar. Itu hal yang wajar, lha wong penilaiannya memang berbeda, kok.
Bagaimana dengan UIN? Ini posisinya di pemeringkatan internasional
Bagi para calon mahasiswa yang penasaran dengan posisi Universitas Islam Negeri (UIN), tenang saja. Sejumlah UIN ternyata sudah nongol di beberapa pemeringkatan internasional, meski memang belum sampai 10 besar. Jadi UIN bukan lagi sekadar “pemain pinggiran” di peta kampus Indonesia.
Yang paling kelihatan adalah di Webometrics edisi Juli 2026. Di sana, 11 UIN berhasil masuk 100 besar kampus Indonesia. Ini lima teratasnya:
- UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, peringkat 22 nasional dan 1.115 dunia.
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung, peringkat 24 nasional dan 1.166 dunia.
- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, peringkat 41 nasional dan 1.399 dunia.
- UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, peringkat 48 nasional dan 1.471 dunia.
- UIN Raden Intan Lampung, peringkat 49 nasional dan 1.487 dunia.
UIN Sunan Kalijaga bahkan naik cukup jauh. Setahun sebelumnya, di Webometrics Juli 2025, posisinya masih 27 nasional dan 2.073 dunia, jadi melesat hampir seribu peringkat di level dunia.
Di EduRank, UIN Jakarta berada di peringkat 29 nasional (1.704 dunia), disusul UIN Sunan Kalijaga di peringkat 36 (1.981 dunia) dan UIN Malang di peringkat 43 (2.257 dunia). Sementara di uniRank, yang khusus menilai universitas Islam, UIN Sunan Gunung Djati masuk 5 besar universitas Islam terbaik di Indonesia. UIN Malang dan UIN Jakarta juga masuk 10 besar.
Bagaimana di QS dan THE, dua lembaga yang lebih ketat soal reputasi dan riset? Di QS World University Rankings 2027, belum ada UIN yang masuk daftar 20 kampus Indonesia. Tapi ceritanya beda kalau dilihat per bidang. Di QS by Subject 2026, UIN Jakarta menempati peringkat 29 dunia untuk bidang Teologi, Divinity & Religious Studies, bahkan mengungguli Al-Azhar University. UIN Sunan Kalijaga ada di peringkat 37 dunia untuk bidang yang sama, dan UIN Malang masuk rentang 101-150. Sementara di THE 2026, UIN Sunan Gunung Djati Bandung tercatat di kelompok 1.501+. Wajar sih, karena persaingannya melibatkan ribuan kampus dari seluruh dunia.
Meski belum menembus 10 besar, tren ini patut diapresiasi. Kalau konsisten, bukan tidak mungkin di tahun-tahun mendatang nama UIN makin sering nongol di daftar teratas. Jadi buat kalian yang kuliah atau berencana kuliah di UIN, tidak perlu minder.