ADVERTISEMENT

Biar Tidak Salah Referensi, Begini Cara Menggunakan Advanced Search Google Scholar untuk Mencari Bahan Skripsi

Biar Tidak Salah Referensi skripsi, Begini Cara Menggunakan Advanced Search Google Scholar untuk Mencari Referensi Skripsi

Misalnya kamu sedang mencari bahan tugas kuliah atau skripsi. Kamu mengetik “pengaruh media sosial” di Google Scholar. Seketika, ratusan hasil bermunculan. Padahal, dosenmu cuma meminta sepuluh jurnal yang terbit dalam lima tahun terakhir.

Untungnya, ada Advanced Search Google Scholar yang bisa membantumu memilah jurnal berdasarkan kata kunci, nama penulis, judul artikel, nama publikasi, dan rentang tahun. Fitur ini bakal membuat hasil pencarian lebih spesifik dan mendalam dibandingkan pencarian biasa. Menariknya lagi, fitur ini gratis dan sangat mudah digunakan.

ADVERTISEMENT

Advanced Search Google Scholar merupakan panel pencarian dengan delapan kolom isian. Masing-masing memiliki fungsi penyaringan berbeda. Kamu bisa menentukan kata yang harus muncul, frasa yang dicari, nama penulis, hingga tahun publikasi.

Sebagai contoh, kamu dapat mencari artikel tentang stunting yang terbit sejak 2023 atau penelitian mengenai literasi keuangan yang mencantumkan istilah tertentu dalam judulnya.

Pencarian umum akan menyajikan ratusan artikel karena kata kunci umum seperti “pendidikan” bisa muncul dalam ribuan publikasi dengan pembahasan berbeda. Melalui pencarian lanjutan, kamu bisa mempersempit hasil berdasarkan kebutuhan penelitian.

Untuk mengaksesnya, buka Google Scholar, klik ikon tiga garis di pojok kiri atas, kemudian pilih Advanced Search. Setelah panel terbuka, kamu bisa mulai mengatur pencarian. Berikut cara menggunakannya.

Fungsi Setiap Kolom di Advanced Search Google Scholar

Tampilan panel bisa berbeda sesuai bahasa yang digunakan. Namun, fungsi setiap kolom tetap sama. Empat kolom pertama mengatur kata kunci, sedangkan empat kolom berikutnya membantu menyaring lokasi kata, penulis, publikasi, dan tahun terbit.

Empat kolom kata kunci

Keempat kolom ini menentukan kata apa saja yang harus, boleh, atau tidak boleh muncul dalam hasil pencarian.

Empat kolom kata kunci Advanced Search Google Scholar
Empat kolom kata kunci Advanced Search Google Scholar
  1. Dengan semua kata-kata. Kolom ini mencari artikel yang memuat seluruh kata yang kamu masukkan. Misalnya, ketik “psikologi remaja sekolah” untuk menemukan publikasi yang membahas ketiga istilah tersebut.
  2. Dengan frasa persis. Gunakan kolom ini jika ingin mempertahankan susunan kata tertentu. Contohnya, masukkan “kesehatan masyarakat” agar Google Scholar mencari frasa tersebut secara utuh. Kolom ini cocok untuk istilah khusus atau konsep yang memiliki nama baku.
  3. Dengan setidaknya satu kata. Kolom ini berguna untuk memasukkan beberapa istilah yang memiliki makna berdekatan. Misalnya, ketik “mahasiswa pelajar siswa” agar hasil pencarian mencakup artikel yang menggunakan salah satu istilah tersebut.
  4. Tanpa kata-kata. Kolom ini membantu menghilangkan hasil yang tidak sesuai dengan topik penelitian. Misalnya, kamu sedang mencari informasi tentang harga apel sebagai buah. Masukkan “iPhone” untuk mengurangi hasil yang membahas produk teknologi.

Empat kolom penyaring

Setelah kata kunci diatur, empat kolom berikutnya membantu mempersempit hasil pencarian berdasarkan letak kata, penulis, publikasi, dan tahun terbit.

Empat kolom penyaraing Empat kolom kata kunci Advanced Search Google Scholar
Empat kolom penyaraing Empat kolom kata kunci Advanced Search Google Scholar
  1. Di mana kata-kata saya muncul. Pilih opsi “di judul artikel” jika ingin menemukan publikasi yang secara khusus membahas topik penelitianmu. Kamu juga bisa memilih pencarian di seluruh artikel untuk mendapatkan hasil yang lebih luas.
  2. Kembali ke artikel yang ditulis oleh. Masukkan nama peneliti atau dosen yang karyanya ingin kamu temukan. Jika tidak yakin dengan penulisan nama lengkap, gunakan inisial dan nama belakang.
  3. Kembalikan artikel yang diterbitkan di. Kolom ini memungkinkan kamu mencari artikel berdasarkan nama jurnal atau publikasi tertentu. Masukkan nama jurnal yang direkomendasikan dosen atau sesuai bidang penelitianmu.
  4. Kembalikan barang-barang yang bertanggal antara. Gunakan kolom ini untuk menentukan tahun publikasi. Jika membutuhkan referensi lima tahun terakhir, misalnya, kamu bisa memasukkan rentang 2022 hingga 2026.

Cara Mencari Referensi Skripsi tentang Literasi Digital di Advanced Search Google Scholar

Supaya lebih jelas, berikut contoh penerapannya. Misalnya kamu sedang menyusun skripsi tentang literasi digital pada remaja SMP. Dosen pembimbingmu meminta referensi jurnal nasional yang relatif baru. Kamu bisa membuka panel pencarian lanjutan dan mengisi beberapa kolom sebagai berikut:

ADVERTISEMENT
  • Dengan semua kata: literasi digital remaja SMP.
  • Dengan frasa persis: media sosial.
  • Tanpa kata: balita.
  • Di mana kata muncul: di judul artikel.
  • Rentang tanggal: 2024 sampai 2026.

Setelah menekan tombol pencarian, kamu akan mendapatkan daftar artikel yang sesuai dengan topik skripsimu. Jika tersedia, kamu juga bisa membuka tautan PDF di sisi kanan hasil pencarian untuk membaca naskah lengkap.

Google Scholar turut menyediakan fitur kutipan melalui ikon tanda petik. Fitur ini bisa kamu gunakan untuk mendapatkan format referensi secara otomatis. Meski begitu, kamu tetap perlu memeriksa kembali penulisannya berdasarkan pedoman sitasi kampus karena hasil otomatis tidak selalu akurat.

Agar referensinya lebih beragam, kamu bisa mengulangi pencarian menggunakan kata kunci bahasa Inggris, yaitu “digital literacy adolescents”. Cara ini bisa membantumu menemukan publikasi internasional yang mungkin tidak muncul dalam pencarian berbahasa Indonesia.

Tips Tambahan Setelah Hasil Pencarian Muncul

Meskipun hasil pencarian sudah lebih spesifik, kamu masih bisa memanfaatkan beberapa fitur Google Scholar yang lain untuk menemukan referensi tambahan.

  • Urutkan menurut tanggal. Pilihan ini menempatkan artikel terbaru di posisi teratas. Fitur tersebut berguna untuk penelitian yang membahas topik yang terus berkembang, seperti tren belanja daring dan penggunaan teknologi.
  • Dikutip oleh. Angka di bawah hasil pencarian menunjukkan jumlah publikasi lain yang mengutip artikel tersebut. Jumlah kutipan dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk melihat pengaruh sebuah penelitian. Namun, artikel yang baru diterbitkan tentu belum memiliki banyak kutipan.
  • Artikel terkait. Fitur ini menampilkan publikasi lain dengan topik atau pembahasan serupa. Kamu bisa menggunakannya untuk menemukan referensi yang terlewat dari pencarian sebelumnya.
  • Buat notifikasi. Google Scholar memungkinkan pengguna membuat pemberitahuan melalui email ketika artikel baru dengan topik tertentu diterbitkan. Fitur ini cukup membantu jika kamu sedang mengerjakan skripsi atau tesis dalam waktu beberapa bulan.

Perhatikan juga kolom pencarian setelah hasil muncul. Google Scholar terkadang menampilkan operator pencarian seperti allintitle: dan author:. Kamu bisa mempelajari operator tersebut untuk melakukan pencarian berikutnya secara lebih praktis tanpa harus membuka panel lanjutan.

Hindari Hal-Hal Berikut

Selain memanfaatkan fitur-fitur di atas, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu hindari saat mencari referensi.

Jangan memasukkan kalimat terlalu panjang ke dalam kolom kata kunci. Contohnya, “bagaimana pengaruh TikTok terhadap belanja mahasiswa”. Google Scholar lebih mudah memberikan hasil yang terarah jika kamu menggunakan kata inti seperti “TikTok belanja mahasiswa”.

Jangan membatasi rentang tahun terlalu sempit. Jika hanya memilih publikasi dalam satu tahun, jumlah referensi yang muncul bakal sangat sedikit.

Tidak semua artikel di Google Scholar bisa diakses secara gratis. Sebagian publikasi hanya menyediakan abstrak dan kamu harus membayar untuk mengakses naskah lengkapnya.

Meski ada keterbatasan tersebut, Advanced Search Google Scholar tetap bisa menghemat waktumu dalam mencari referensi untuk tugas kuliah, skripsi, maupun penelitian akademis lainnya. Cobalah menggunakan fitur ini untuk satu topik penelitianmu. Jika hasilnya masih terlalu luas atau justru terlalu sedikit, ubah beberapa kriteria pencarian sampai menemukan publikasi yang paling relevan.

Terakhir diperbarui pada 5 November 2026 oleh .

Armandoe Gary Ghaffuri

Sehari-hari menganalisis media, sisanya menulis cerita.