Listrik mati seakan jadi momok bagi banyak orang. Kalau listrik mati, hampir semua kegiatan juga ikut terhenti. Mau masak nasi nggak bisa, setrika nggak bisa, cuci baju juga nggak bisa. Lebih parahnya lagi, kalau listrik mati maka internet atau WiFi akan ikut mati. Walhasil, pekerjaan atau apapun yang berkaitan dengan koneksi internet bakal terhenti.
Sebagai orang yang pekerjaannya bergantung dengan internet, WiFi jadi elemen penting. Nggak ada WiFi ya bakalan susah buat kerja. Mood jadi berantakan, kerjaan ikut berantakan. Makanya, pertanyaan terbesarnya adalah bagaimana caranya kalau listrik mati, WiFi-nya nggak ikut mati.
Untungnya, kita sudah nggak perlu khawatir lagi, sebab pertanyaan tersebut sudah punya jawaban. WiFi tetap menyala saat mati lampu bukan hal yang mustahil. Bukan lewat sulap, tapi lewat sumber listrik cadangan untuk perangkat (router) WiFI yang membuat koneksi internet nggak ikut mati saat lampu mati.
Cara WiFi Tetap Menyala Saat Lampu Mati
Ada beberapa cara yang bisa kita coba sendiri di rumah. Dari beberapa cara tersebut, kita tinggal pilih mau pakai yang mana, dan tinggal sesuaikan dengan kebutuhan.
1. Gunakan UPS (Uninterruptible Power Supply)
Cara paling enak agar WiFi nggak ikut mati ketika lampu mati adalah dengan memakai UPS atau Uninterruptible Power Supply. UPS ini cara kerjanya mirip dengan baterai atau sumber daya cadangan. Ketika listrik tiba-tiba padam, UPS akan otomatis menyuplai daya dari baterainya sehingga perangkat yang terhubung (router WiFi dan sebagainya) nggak langsung mati.
Cara pakainya nggak sulit. Kalau sudah punya UPS, tinggal hubungkan router dan modem WiFi dengan UPS. Karena daya listriknya yang cukup besar, beberapa perangkat lain termasuk laptop atau komputer juga bisa iku terhubung dengan UPS agar nggak ikut mati saat lampu mati. Asalkan kapasitas voltase-nya mencukupi, maka akan aman. Dengan adanya UPS, kita nggak perlu khawatir lagi kalau tiba-tiba lampu mati saat misalnya kita lagi ada kerjaan di rumah.
Tapi perlu kita perhatikan kapasitas UPS sebelum membeli. Jangan hanya melihat bentuk atau harga. Cek berapa daya yang kita butuhkan untuk modem dan router WiFi atau perangkat lain, lalu pilih UPS dengan kapasitas yang sesuai. Kapasitas 20.400 mAh sudah cukup, lah
2. Pilih Mini UPS jika mau ringkas dan hanya bertujuan agar WiFi nggak ikut mati
Kalau kebutuhannya hanya agar WiFi nggak langsung mati ketika lampu mati, maka pilihan praktisnya adalah Mini UPS. Seperti namanya, Mini UPS ini adalah sumber daya listrik cadangan yang kapasitasnya kecil. Kalau untuk router dan modem WiFi saja, kapasitas umumnya hanya 2.000-3.600 mAh dengan durasi 1-2 jam. Kalau mau sedikit lebih besar, kapasitas 8.800-10.400 mAh dengan durasi 3-5 jam juga sudah cukup.
Mini UPS ini bentuknya kecil, biasanya dipasang di dekat router. Cara pasangnya juga mudah banget. Tinggal pasang baterai UPS-nya, sambungkan kabel-kabelnya ke router dan modem, selesai. Tapi jangan asal colok. Pastikan tegangan dan konektor mini UPS sesuai dengan perangkat yang digunakan. Modem atau router yang membutuhkan spesifikasi daya berbeda bisa saja nggak bekerja dengan baik jika sumber dayanya nggak cocok.
3. Pakai Power Bank untuk Router, asalkan mendukung port USB
Kalau UPS atau Mini UPS terasa masih ribet, power bank juga bisa kita gunakan sebagai cara lainnya. Seperti kita tahu, power bank adalah sumber daya cadangan yang nggak hanya bisa kita pakai untuk HP saja. Power bank juga bisa kita pakai untuk router WiFi agar nggak ikut mati ketika lampu mati.
Cara pemasangannya juga mudah sekali. Kita hanya perlu powerbank dengan kapasitas daya sekitar 20.000 mAh, lalu kita sambungkan ke router dengan kabel yang mendukung. Tentu dengan catatan bahwa router-nya harus bisa mendukung colokan kabel USB atau USB-C. Dengan power bank sambungan WiFi kita bisa tetap menyala selama beberapa jam ketika lampu mati.
4. Siapkan cadangan paket data internet di HP yang bisa tethering
Ini jadi cara yang paling sering kita gunakan, dan sudah terbukti cukup membantu. Apalagi kalau kita berada di tempat umum (cafe, dsb), cara ini jadi cara paling ampuh. Kita nggak perlu perangkat tambahan seperti Mini UPS atau Power Bank lalu menyambungkannya ke router WiFi. Kita hanya perlu HP yang kita pakai yang sudah ada paket data internetnya.
Kalau tiba-tiba lampu mati, kita hanya perlu menyalakan hotspot atau tethering di HP dan kita tinggal menyambungkan perangkat (laptop) ke sana. Mudah, dan tentunya praktis. Maka dari itu, kita perlu menyiapkan paket data yang banyak di HP.
Pilih Cara yang Paling Cocok
Baik UPS, Mini UPS, power bank atau tethering, semuanya bisa jadi solusi agar kita tetap tersambung dengan internet ketika lampu mati. Caranya mungkin agak berbeda, tetapi tujuannya sama. Kita tinggal pilih cara mana yang paling cocok dan sesuai dengan kebutuhan kita.
Tapi kalau tujuannya hanya ingin membuat WiFi tetap menyala ketika lampu mati, maka memasang UPS atau Mini UPS adalah cara yang paling pas. Jadi, mending segera pasang UPS atau Mini UPS di rumah, deh. Kita nggak tahu kapan PLN bakal mematikan listriknya, kan?