Arsip Artikel: Janu Wisnanto
57 ArtikelPemuda asli Gamping, Sleman. Menulis isu sosial, pendidikan, dan kehidupan urban.
Kapok Tinggal di Jogja, Memutuskan Kembali ke Pasuruan untuk Hidup Slow Living Meski Dicap Perantau Gagal
Memutuskan kembali hidup slow living di Pasuruan karena sudah kapok hidup tertekan di Jogja.
Lupakan Condongcatur, Kos di Nologaten Lebih Nikmat dan Murah meski Dicap Jorok
Kos Nologaten jauh lebih nyaman dan murah daripada memilih kos di Condongcatur. Namun juga siap mental dicap jorok dan angker
Tidak Ada Drama “Bimbingan Skripsi” di Universitas Terbuka, Bisa Lulus Pakai Jalur Lain yang Efisien dan Sesuai Minat Mahasiswa
Tidak ada lagi drama bimbingan skripsi. Karena sekarang di Universitas Terbuka mahasiswa bisa memilih sendiri model tugas akhirnya .
Derita Guru Bimbel Matematika untuk Pintarkan Siswa: Tawar-menawar Tarif Menjengkelkan sampai Dibayar Sembako
Menjadi guru bimbel matematika itu menyenangkan karena waktunya bisa fleksibel. Namun ada cerita menyayat ketika dibayar dengan sepaket sembako.
Dilema Kerja di Kantor Toksik: Mental dan Jam Tidur Rusak, Tapi Tak Bisa Resign Gitu Saja
Menjadi pekerja kantor memang indah dibayangkan. Namun, bekerja di kantor toksik itu malah membuat stres dan kesehatan mental hancur.
Motor Honda Beat Menjadi Saksi Bisu Perjalanan Yakult Ladies
Kisah seorang Yakult Ladies yang menggunakan motor Honda Beat sebagai ‘motor tempur’. Berkeliling lebih dari lima dusun dalam sehari dengan motor mungil namun trengginas tersebut.
Sarjana Sastra Indonesia Hanya Menjadi Beban Keluarga dan Pengangguran yang Puitis
Mendapat gelar sarjana Sastra Indonesia ternyata hanya menjadi beban keluarga. Belum memiliki pekerjaan tetap dan dianggap sebagai pengangguran yang puitis.
Yamaha Vixion 150cc Lawas, Motor yang Menembus Dingin Magelang demi Sayuran yang Harus Habis Sebelum Siang
Yamaha Vixion 150cc bukan hanya sekadar motor. Di tangan bakul eyek, Yamaha Vixion tersebut berubah fungsi menjadi pasar mini dan pintu rezeki.