ADVERTISEMENT
Arsip Artikel: Ifana Dewi
6 ArtikelHamba amatir, suka ngopi.
Jogja Memang Lebih Nyaman meski Tetap Menyimpan Aura Negatif, tapi Masih Mendingan ketimbang Hidup Menderita di Jakarta
Jogja memang menyimpan aura negatif bagi perantau dari Jakarta. Namun, Jogja juga mengubah saya menjadi pribadi yang lebih baik.
UMR Jogja Memang Menyedihkan dan Menyiksa Dibanding Jakarta, tapi Setidaknya Jogja Belum Membuat Gila Para Sarjana kayak Ibu Kota
UMR Jogja memang menyedihkan, menyiksa, dan bikin stres. Namun, kota ini masih belum bikin gila bagi sarjana seperti halnya Jakarta.
Sudah Administrasinya Ribet dan Sulit, Beasiswa KJP Seringnya Juga Nggak Tepat Sasaran. Pemkot DKI Perlu Belajar Dari Leasing Motor
KJP seharusnya menjadi jaring pengaman pendidikan, bukan formalitas bantuan. Nyatanya malah salah sasaran dan rentan manipulasi.
Nasib Sial Adalah Mereka yang Lahir dan Besar di Jakarta, lalu Tinggal di Jogja karena Nyatanya Tersiksa oleh Kesepian dan Gangguan Mental
Saya lahir di Jakarta dan lama tinggal di Jogja. Sebuah kombinasi kesialan karena dua kota ini menghadirkan kesepian yang paripurna.
Wisuda Adalah Momok Menakutkan dengan Segala Selebrasi Konyol nan Mahal untuk Mahasiswa Perantau Kantong Pas-Pasan Seperti Saya
Prosesi wisuda bukan hanya soal kebahagiaan tapi juga kemalangan bagi mahasiswa pas-pasan. Sudah konyol, mahal pula.