Jurusan manajemen merupakan salah satu jurusan paling populer di dunia perkuliahan. Jurusan ini ada di hampir semua kampus, dan mahasiswanya pun biasanya jadi yang paling banyak. Jurusan manajemen tidak hanya populer, tetapi juga mempunyai prospek kerja yang “paling jelas”. Maka tidak heran jika jurusan ini jadi pilihan banyak orang.
Semua ini karena manajemen adalah ilmu yang cukup luas. Selama kuliah, mahasiswa manajemen tidak hanya belajar mengatur uang atau orang. Mereka juga belajar banyak hal, mulai dari perencanaan bisnis, pemasaran, hingga pengelolaan sumber daya. Hasilnya, lulusan manajemen jadi punya bekal yang beragam sehingga bisa relevan untuk berbagai bidang.
Apa saja prospek kerja untuk jurusan manajemen?
Jika membahas prospek kerja jurusan manajemen, banyak orang yang akan menyebut pekerjaan seperti marketing, pegawai bank, HRD, atau pengusaha. Pilihan pekerjaannya berkutat di situ-situ saja. Padahal, di luar sana masih ada banyak sekali pekerjaan yang cukup beririsan dengan dunia manajemen, tapi masih asing di telinga orang awam. Berikut beberapa di antaranya.
1. Market Researcher
Kalau bicara tentang market researcher, banyak orang yang langsung beranggapan bahwa ini adalah pekerjaan untuk lulusan administrasi bisnis, ekonomi pembangunan, atau bahkan advertising. Belum banyak yang mengaitkan pekerjaan ini dengan mereka yang lulusan manajemen. Padahal, pekerjaan ini bisa cocok banget untuk anak manajemen.
Market researcher tugasnya mengumpulkan dan menganalisis informasi mengenai konsumen, produk, kompetitor, serta situasi pasar. Hasil riset tersebut kemudian dapat jadi acuan perusahaan/brand untuk menentukan strategi bisnis. Pekerjaan ini nyambung banget dengan manajemen, karena mereka biasanya sudah bersinggungan dengan urusan pemasaran, perilaku konsumen, riset, dan analisis bisnis.
2. E-Commerce Specialist
Pekerjaan sebagai e-commerce specialist juga bisa jadi prospek yang menarik untuk anak jurusan manajemen. Di era sekarang, e-commerce sedang merajai pasar. Ada banyak perusahaan/brand yang sedang berusaha mengembangkan platform e-commerce mereka. Di sinilah anak jurusan dan lulusan manajemen bisa masuk.
Pekerjaannya dapat berkaitan dengan bagaimana mengelola toko online, merumuskan strategi penjualan. Mereka juga bisa mengurusi urusan promosi, penentuan harga, analisis performa produk, hingga koordinasi dengan tim pemasaran dan operasional. Untuk anak manajemen, hal-hal seperti ini harusnya tidak jadi soal.
3. Sustainability Specialist
Dari namanya saja, pekerjaan ini tidak bakal terpikirkan oleh orang awam ketika membahas prospek kerja manajemen. Padahal pekerjaan ini sangat nyambung dengan jurusan manajemen. Plus, ada banyak perusahaan mulai dari kantor jasa konsultan, kantor media besar, hingga BUMN menyediakan posisi pekerjaan sebagai Sustainability Specialist.
Pekerjaan ini tugasnya mengumpulkan, mengelola, dan menganalisis data terkait kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan guna membantu organisasi membuat strategi bisnis yang ramah lingkungan. Ilmu tata kelola perusahaan anak-anak manajemen pasti akan berguna sekali.
4. Crisis Management Consultant
Lulusan manajemen juga bisa menjadi Crisis Management Consultant. Ini pekerjaan yang mungkin masih asing bagi orang awam, tapi sangat diperlukan di era sekarang. Lulusan manajemen bisa menjadi seorang profesional yang bertugas membantu perusahaan atau organisasi untuk bersiap, merespons, dan pulih dari situasi darurat yang mengancam reputasi, operasional, bahkan masa depan.
Di era cancel culture seperti sekarang, Crisis Management Consultant jadi posisi yang laris manis. Hanya saja, perlu pengalaman yang banyak dan pendidikan yang agak tinggi untuk bisa jadi seorang konsultan manajemen krisis yang terpercaya dan legit. Tapi tidak apa-apa, setidaknya prospeknya ada. Tinggal menekuni saja kalau memang tertarik.
5. Community Manager
Pekerjaan Community Manager biasanya lebih terkait dengan mereka yang lulusan komunikasi, marketing, atau public relation (PR). Tugas utamanya memang untuk membangun dan menjaga hubungan antara sebuah perusahaan dengan komunitasnya. Pekerjaan ini bisa melibatkan pengelolaan komunitas online, membuat program engagement, event, sampai membantu perusahaan memahami kebutuhan audiens.
Namun, bukan berarti anak jurusan manajemen tidak bisa masuk. Anak manajemen justru akan cukup mudah kariernya ketika masuk ke pekerjaan Community Manager. Kalau hanya melakukan jobdesk seperti di atas, anak manajemen ya sudah sangat terlatih.
6. Sports Team Manager
Pekerjaan ini memang erat kaitannya dengan jurusan manajemen. Tapi, orang awam masih menganggap bahwa karier di dunia manajerial olahraga itu masih suram, serta jauh kaitannya dengan jurusan manajemen in general. Padahal, pekerjaan ini selain sangat menjanjikan, juga sangat krusial dan sangat dibutuhkan.
Setiap tim olahraga butuh manajer. Mau itu sepak bola, basket, bulutangkis, e-sport, bahkan padel sekalipun. Apalagi kalau levelnya sudah profesional, atau bahkan semi profesional, manajer jadi elemen yang wajib. Tugasnya krusial, mulai dari mengurus operasional harian, komunikasi dengan pihak luar, sampai urusan keuangan.
Itulah mengapa anak manajemen bisa banget masuk ke ranah ini. Sebab semua ini makanan sehari-hari anak manajemen. Bukan hanya anak sports management, tapi manajemen in general bisa masuk.
7. Band Manager
Sama seperti tim olahraga, setiap band juga butuh manajer. Band-band yang semi profesional, bahkan profesional, pasti butuh manajer. Band manager bertugas untuk menyusun jadwal (termasuk proyeksi band ke depannya), mengelola keuangan, hingga berkomunikasi dengan pihak-pihak lain (event organizer, brand, label, atau musisi lain).
Di band (dan mungkin juga di olahraga), posisi manajer tidak hanya satu. Ada manajer umum (head manager), ada manajer bisnis, ada road manager, ada juga manajer pribadi masing-masing personel. Ini peluang yang cukup menjanjikan untuk anak-anak manajemen, apalagi yang suka musik. Prospek kerja idaman banget, kan?
Prospek kerja manajemen tidak sesempit pikiran orang awam
Tujuh prospek kerja di atas jadi bukti bahwa anak-anak jurusan manajemen tidak hanya bisa jadi marketing, pegawai bank, HRD, atau pengusaha. Cakupan pekerjaan di bidang manajemen itu banyak sekali, sama seperti apa yang dipelajari anak-anak manajemen selama di kampus. Mereka belajar soal pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, operasional, strategi, kewirausahaan, hingga pengambilan keputusan. Semua itu dibutuhkan di berbagai bidang.
Manajemen itu fleksibel, kok, bisa dibawa ke mana saja. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mengeksplorasi lagi prospek kerja manajemen selain pekerjaan yang sudah umum. Tidak ada salahnya juga kuliah manajemen di kampus terbaik lalu setelah lulus jadi manajer band atau jadi manajer tim olahraga. Asalkan gajinya layak, kerjanya asyik, dan dapat restu dari ibu. Gas saja!