Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
828 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Kesialan Seorang Warga di Sleman yang Tertangkap Polisi karena Mencuri BBM, Padahal Sudah Untung Puluhan Juta
Seorang warga Sleman menampung BBM bersubsidi dengan jumlah melebihi aturan, dan menjualnya ke industri.
Susahnya Jadi Guru Matematika, Gaji Tak Sampai Rp500 Ribu per Bulan Masih Ribet dengan Syarat CPNS
Bagi lulusan Jurusan Pendidikan Matematika, mengajar jauh lebih sulit ketimbang Matematika itu sendiri. Belum lagi susahnya pengangkatan guru jadi PNS.
Nestapa Para Guru yang Nyaris Menyerah Daftar CPNS, Kesejahteraan Makin Jauh dari Harapan
Sudah berkali-kali, pemerintah mengecewakan guru. Apalagi, ada penundaan CPNS dan PPPK. Visi mensejahterakan guru kian lama makin tak jelas. Lalu, bagaimana nasib mereka?
Cerita Alumnus UGM yang Kena Bully, Dilabrak Belasan Senior Gara-gara Aktif Berorganisasi
Kisah alumnus UGM yang akhirnya bisa berdamai dengan masa lalu, setelah sempat mengalami bullying.
Menyusuri Lorong Kampung Kauman untuk Menemukan Jajanan “Langka”
Apa saja makanan yang dijual di Pasar Sore Ramadan Kauman? Mojok menelusuri pasar tua tersebut dan menemukan beragam kue tradisional khas Jogja.
Keraguan Para Perantau yang Mencoba Meneguhkan Hatinya untuk Tinggal di Jogja
Beberapa orang menanti kedatangan kereta di Stasiun Lempuyangan, Jogja. Ada pula yang sekadar merenung di ruang tunggu untuk meyakinkan hati.
Jurusan Pengobat Tradisional di Unair, Kuliahnya Nggak Hanya Bikin Jamu
Seorang alumni Vokasi Unair pernah kuliah di jurusan yang daya tampungnya banyak tapi kuliahnya susah, sudah lulus pun masih sulit cari kerja.
Cerita Santri di Sleman ‘Melantunkan’ Kitab Suci dalam Sunyi
Para santri tuli memiliki kesulitan tersendiri saat belajar mengaji dan salat. Kalau non disabilitas menghabiskan waktu 2 menit untuk salat 2 rakaat, santri tuli bisa sampai 10 menit.