[MOJOK.CO] “Setya Novanto tidak tidur. Dia hanya memejamkan mata membuka cakra batin dan melihat dunia dari sisi spiritualitas yang fana belaka duh aku ngomong apaan sih :(”

Setya Novanto tidak tidur, dia hanya merem, menutupkan mata. Ini dua hal yang berbeda. Yang pertama (tidur) menunjukkan kedaifan diri, yang kedua (cuma merem) laku tirakat. Orang-orang yang biasa hidup prihatin dan memiliki kebiasaan ngelmu tahu, mengurangi tidur itu menambah kesaktian, menambah karisma, dan yang jelas membuat orang yang menjalani laku itu kebal apa pun. Nggak percaya? Coba kasih tahu saya, kapan terakhir Setya Novanto kena sial? Nggak pernah kan?

Ini merupakan bukti kedigdayaan beliau sebagai orang sakitti. Maka untuk itu, kepada media-media yang ada di Indonesia, tolong berhenti memuat berita kalau Seyta Novanto ketiduran saat ini atau itu. Jangan sampai kalian dituntut pencemaran nama baik, wong bikin meme aja dia ancam, apalagi cuma salah nulis berita?

Kita perlu hati-hati dalam mengemukakan pendapat. Dulu orang dipenjara dan dibuang ke Pulau Buru karena dianggap simpatisan komunis. Dulu orang dipenjara karena dianggap anasir anti-Orba. Sekarang? Orang dipenjara karena nyebar meme. Sebagai bangsa yang besar, kurangilah membuat meme dari Setya Novanto. Apa tidak kasihan dengan Fadli Zon, Fahri Hamzah, atau anggota DPR lain yang juga ingin dibuatin meme?

Lagian tidur itu hak setiap manusia, segala bangsa, termasuk buat Setya Novanto. Ketika Sumanto tertidur, kalian bilang itu perlawanan, sekarang Setya Novanto tidur kalian jadikan lawakan. Siapa itu yang bikin meme Setya Novanto tidur disamakan dengan Kogoro Mouri? Kurang ajiaaar.

Kalian ini mbok jangan standar ganda. Jangan sok suci seakan kalian nggak pernah ketiduran di tempat umum aja. Dan memangnya cuma Gus Dur yang bisa tidur saat rapat paripurna? Saktinya, Gus Dur kan meski beliau terlihat tidur, tapi bisa tahu jalannya rapat. Saktinya Setya Novanto, meski tidur di segala suasana, bisa selamat dari tiap ancaman yang ada. Mulai dari “papa minta saham” sampai sengketa e-KTP. Hanya manusia terpilih, nyaris mirip wali, yang punya karomah semacam ini.

BACA JUGA:  Sinetron Berjudul Tabrakan Setya Novanto

Perlu diingat, kesaktian Gus Dur tidak bisa dibandingkan dengan Setya Novanto.

Berapa kali Setya Novanto tidur di ruang publik itu bukan hal penting, tapi pada saat apa saja beliau tidur. Yang terbaru Papa merem di pernikahan Kahiyang-Bobby saat #JokowiMantu. Orang lain justru beranggapan itu tidak sopan. Saya malah melihatnya demikian syahdu dan sakral. Saat itu pembawa acara tengah mempersilakan keluarga kedua mempelai untuk melakukan prosesi nikah dalam bahasa Jawa. Saat tamu yang lain sibuk ngomong sendiri, Pak Setnov khusyuk menyimak.

“Itu tadi apa ya artinya. Hmmm….” Kira-kira begitu.

Lho maklum, meski pernah kuliah di Surabaya beliau ini kan bukan orang Jawa. Momen lain Setya Novanto menutup mata adalah saat anggota DPR dari berbagai fraksi menyampaikan pandangan mereka terkait Perppu Ormas. Dengan jatmika Ketua Umum Golkar ini memejamkan mata, menyimak dengan saksama, dan menelaah secara serius argumen anggota dewan yang terhormat terkait Perppu Ormas. Hasilnya? Perppu penjaga persatuan (versi penguasa) telah disahkan. Jasa Papa Setnov terhadap NKRI dan Pancasila dicapai melalui apa yang kalian tuduh sebagai ketiduran. Terlalu.

Kesempatan lain Setya Novanto menunjukkan kepedulian dan komitmennya pada bangsa bisa dilihat saat ia memejamkan mata ketika mengheningkan cipta dan nyaris jatuh. Beliau demikian khusyuk mengheningkan cipta, mengingat jasa para pahlawan, dan mendoakan mereka di acara Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar. Saat yang lain mungkin mainan HP atau diem saja, Setya Novanto malah fokes khusyuk mengingat para pahlawan.

Beliau juga pernah viral saat fotonya memejamkan mata menyimak pidato Barrack Obama tersebar. Ini kurang ajar betul. Wong beliau itu sedang menelan dan mencerna perkataan mantan presiden Amerika Serikat kok malah dituduh tidur. Coba, ditanya kepada beliau apa makna dan arti pidato Obama, pasti ngerti. Jangan setiap yang merem itu dianggap tidur, ingat Adian Napitupulu juga pernah dituduh tidur, padahal kan hanya merem. Sekali-sekali mata juga butuh istirahat. Masak iya melek terus?

BACA JUGA:  Lima Hal Paling Apalah di Tahun 2015

Apa tidurnya Setnov melulu soal kesaktian? Meski percaya klenik, saya juga yakin dengan diagnosis klinik. Beliau ini kan orang tua, sakit-sakitan, ingat tidak beliau pernah dirawat di rumah sakit pake selang yang menutup hidung? Nah ada penyakit gangguan tidur yang perlu penanganan khusus. Beberapa jenis penyakit gangguan tidur seperti narcolepsy atau sleep apnea punya efek samping serius, seperti diabetes, jantung, ketidakmampuan bergerak, sampai halusinasi.

Lha kok bisa? Yha bisa. Coba bayangin kalo sejak muda kamu punya cita-cita jadi cover boy, gede dikit jadi sopir politisi, tuanya jadi anggota DPR, ya bakal susah tidur. Berapa coba jumlah tuduhan dan kasus yang diamanatkan kepada Setya Novanto sejak dia jadi politisi? Banyak. Orang biasa mah punya utang sejuta aja susah tidur, lha ini dituduh korup ratusan miliar, apa nggak ambyar?

Nah ini usul aja sih. Kalau emang Pak Setnov sakit, mending mundur aja. Kita kan nggak mau minta orang sakit jadi anggota DPR. Nggak lucu pas lagi sibuk rapat bahas soal rakyat, mimpin sidang pengesahan soal kebijakan negara, tidur di ruangan. Kita ganti saja Pak Setya Novanto dengan Pak Anies Baswedan.

Lha kok dia? Kan baru jadi Gubernur?

Kan yang penting ke-ber-pi-ha-kan.

Komentar
Add Friend
No more articles