MOJOK.COMeskipun dikemas penuh keceriaan, kartun SpongeBob ternyata punya sisi gelap yang nggak semua orang tahu. Perhatikan kawan-kawan, biar kalian mendalami ilmu dark jokes yang katanya lagi ngetren itu.

SpongeBob patut disukai banyak orang karena guyonannya yang konyol dan seolah mengundang lebih banyak orang berpikir secara goblok. Tapi di sisi lain memahami kartun yang satu ini juga harus pinter.

Banyak slentingan soal kampanye pro LGBT yang diselipkan dalam episode Rock-A-Bye Bivalve saat SpongeBob dan Patrick merawat seekor bayi kerang. Entah kenapa teori konspirasi ini sampai ke telinga sang kreator yaitu Stephen Hillenburg dan dia membantahnya. Mendiang Hillenburg saat itu mengatakan kalau SpongeBob aslinya aseksual alias nggak punya orientasi seksual apa pun.

Teori konspirasi di atas adalah salah satu yang paling terkenal, meskipun akhirnya dibantah secara mentah. Tapi fans nggak pernah berhenti melakukan penelusuran dari apa yang dibikin Hillenburg.

Jujur saja, si kreator serial SongeBob yang merupakan ahli biologi laut memang hobi menyelipkan pesan terselubung di baliknya recehnya guyonan yang disajikan. Beberapa sisi gelap SpongeBob yang berhasil ditemukan fans berikut ini kalau dipikir memang masuk akal kok.

Sisi gelap SpongeBob #1 Bikini Bottom adalah Bikini Atoll, spot buat tes nuklir

Di antara tahun 1946-1958, suatu tempat yang disebut Bikini Atoll jadi sebuah titik untuk uji coba 23 bom nuklir Amerika. Uji coba ini bukan tanpa risiko, beberapa orang yang tinggal di pulau sekitarnya bahkan tidak bisa beraktivitas lagi karena ledakan dan radiasi. Akibatnya, beberapa penduduk kelaparan. Sebagian bahkan harus direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Uji coba nuklir ini nggak hanya merugikan manusia, tapi juga biota yang hidup di bawah laut. Beberapa footage ledakan Bikini Atoll pernah dimunculkan di episode Dying for Pie, menegaskan kalau Stephen Hillenburg pengin banget kita tahu tentang fakta pahit di balik uji coba bom nuklir Bikini Atoll. Banyak juga yang berpendapat bahwa nama Bikini Bottom terinspirasi dari Bikini Atoll.

Baca juga:  Berapa Sih Gaji SpongeBob di Krusty Krab?

Sisi gelap Spongebob #2 Bentuk bangunan Krusty Krab menyerupai perangkap kepiting

Sekilas bangunan Krusty Krab terlihat biasa saja. Sampai pada akhirnya ada beberapa media dan fans yang melakukan cocokologi terhadapnya. Bentuk bangunan Krusty Krab emang menyerupai perangkap lobster atau perangkap kepiting yang sering dipakai nelayan untuk menjaring tangkapan.

Sungguh sebuah ironi ketika Tuan Krab yang merupakan seekor kepiting, menghabiskan banyak waktunya di dalam sebuah perangkap yang diciptakan khusus untuknya.

Sisi gelap SpongeBob #3 SpongeBob mengalami beberapa gangguan kecemasan

Pada sebuah episode berjudul I Had an Accident, pantat SpongeBob hancur berkeping-keping akibat main seluncuran. Dia pun nggak berani lagi keluar rumah dan memilih berdiam diri bersama keripik kentang, sekeping receh, dan sebuah serbet.

Dari sisi psikologi, apa yang dialami SpongeBob adalah gejala agoraphobia yaitu gangguan kecemasan saat penderitanya mengalami ketakutan untuk keluar rumah dan berada di lingkungan publik. Kalian pikir ini semua lelucon?! Saya pun merasa bersalah ngetawain SpongeBob yang cemennya setengah mati pada saat itu.

Sisi gelap SpongeBob #4 Banyak pesan tentang bunuh diri yang harusnya nggak ditampilkan

Kalau kalian lagi getol banget cari dark jokes, nih, coba nonton episode Are You Happy Now. Squidward sempat mengatakan “Sepertinya aku tidak bisa mendapatkan kebahagiaan. Mungkin ini akan membantu” sambil memegangi tali seolah mau bunuh diri. Kalau kalian pause episodenya sampai di situ, kalian bakal mengira adegan selanjutnya adalah Squidward gantung diri.

Baca juga:  Menghitung Aset Kekayaan Plankton, CEO Chum Bucket, Musuh Bebuyutan Mr. Krabs

Padahal nggak gitu, ternyata dia hanya menggantung sangkar burung. Yap, sebuah bercandaan yang pakai referensi kematian. Bukankah ini dark jokes yang kalian inginkan itu?

Sisi gelap SpongeBob #5 Episode paling seram justru yang punya pesan paling hangat

Ingatkan kalian akan sebuah episode menyebalkan berjudul Rock Bottom saat SpongeBob tersesat di sebuah kawasan dnegan penduduk aneh dan mengerikan. Seolah episode ini ingin menunjukkan ketakutan kita di masa kecil jika ditinggal sendirian di tempat asing dan nggak kunjung dapat tumpangan untuk pulang.

Berkali-kali SpongeBob berusaha menaiki bus di halte, tapi nggak kunjung dapat dan berakhir penuh kesedihan. Ternyata episode ini punya pesan yang begitu hangat meski penyampaiannya bikin kita ngeri.

Suatu saat dalam hidup kalian akan mengalami hal-hal tidak menyenangkan. Sendirian dan tanpa kawan. Kalian berusaha membaur dengan sekitar, namun gagal. Apa yang ingin kalian lakukan hanya pulang, namun nggak bisa.

Apa yang perlu kalian lakukan hanya menghilangkan prasangka buruk terhadap apa yang kalian temui. Sementara jawaban hidup yang kalian cari selama ini sudah ada, tapi kalian tidak menyadarinya. Ini ditunjukkan dari cara SpongeBob pulang, yaitu dengan menaiki balon yang dari awal dia bawa.

Tontonan yang selama ini kalian anggap remeh ternyata punya banyak maksud terselubung yang sungguh dalam. Menyelami sisi-sisi ini memang mengasyikkan, sesekali kalian jadi tahu bahwa nggak ada yang mudah di balik penciptaan entitas receh sekalipun.

BACA JUGA Drama Empat Bocah yang Mirip Sinetron Lawak Itu Bernama Gtlosiar atau artikel AJENG RIZKA lainnya.