MOJOK.COKanal Youtube Deddy Corbuzier adalah ladang klarifikasi dan pengakuan banyak pesohor, dan kita menyukainya.

Deddy Corbuzier tak bisa dimungkiri adalah sosok yang punya sentuhan midas. Hampir segala sesuatu yang ia geluti berbuah kesuksesan.

Saat menjadi seorang magician, dia sukses besar, terkenal dan mendapatkan banyak penghargaan. Ia boleh dibilang menjadi ikon tunggal untuk dunia sulap Indonesia. Bahkan, dari acara-acara yang ia besut pula kelak lahir magician-magician lain yang ikut meramaikan dunia hiburan tanah air seperti Limbad, Abu Marlo, Denny Darko, Oge Orthemus, sampai Joe Sandy.

Sebagai seorang presenter, ia sangat gemilang. Pencapaian acara Hitam Putih menjadi bukti yang sahih. Ia menjadi salah satu acara dengan rating yang tinggi. Konsep talkshow yang menarik dengan pembawaan Deddy yang komunikatif membuat acara ini cepat dikenal masyarakat.

Sebagai seorang bintang iklan, Deddy tak ada tandingan. Salah satu produk paling berkesan karena iklannya dibintangi oleh Deddy tentu saja adalah hape Mito. Bayangkan, dua seri ponsel Mito 302 dan 302T sampai menggunakan tagline “Hape Sang Mentalist” saking besarnya kedekatan brand dengan bintang iklannya. Bayangkan, sudah satu dasawarsa lebih sejak iklan hape sang mentalist itu diluncurkan, dan sampai sekarang, orang masih sering menghubungkan merk Mito dengan Deddy Corbuzier. Apa nggak hebat itu?

Sebagai seorang praktisi kebugaran, Deddy juga tak kalah cemerlang. Ia sukses memperkenalkan metode diet OCD alias Obsessive Corbuzier Diet yang membuat orang beramai-ramai diet dengan menggunakan metode tersebut.

Yang paling baru, sebagai seorang Youtuber, Deddy mencapai puncak keberhasilannya. Saat ini, rasanya tak ada Youtuber/podcaster yang jauh lebih sukses (baik dari segi konten, tamu, maupun views) dari Deddy Corbuzier.

Baca juga:  Drama Politik Mas Anies Baswedan

Khusus yang terakhir itu, Deddy bahkan menjadi sering terlibat di dalam banyak isu-isu strategis karena platform kanal Youtube miliknya dianggap berpengaruh dan bisa menghadirkan tokoh-tokoh fenomenal dengan rangkaian isu-isu kontekstual yang sedang viral.

Ada banyak fakta yang terbongkar di dapur podcast milik Deddy Corbuzier. Ada Taufik Hidayat yang blak-blakan membahas kebusukan-kebusukan yang ada di Kemenpora, atau polemik soal izin Ditjen PAS terkait dengan podcast Deddy Corbuzier dengan mantan menteri kesehatan Siti Fadilah Supari, kemudian fakta-fakta tentang konspirasi Corona saat Deddy menghadirkan Mardigu, sampai pembahasan tentang agama Didi Kempot saat menghadirkan tamu Gus Miftah.

Dari isu-isu sosial sampai politik. Deddy begitu cermat dalam bergerilya mencari bintang tamu baru di video podcastnya.

Salah satu formula yang paling sering dipakai oleh Deddy dalam mencari bintang tamu adalah dari konflik atau kasus yang sedang viral. Ada banyak pesohor yang kemudian menggunakan kanal Youtube Deddy Corbuzier sebagai ajang klarifikasi atas satu kasus.

Tentu saja ini berasalan. Dengan diunggah di kanal Youtube Deddy Corbuzier yang subscribernya sudah lebih dari 10 juta, tentu akan menjanjikan jumlah penonton yang banyak. Dan selayaknya klarifikasi, semakin banyak dilihat seharusnya semakin efektif.

Beberapa menit yang lalu, misalnya, Deddy Corbuzier mengunggah video podcast bersama Bintang Emon, stand up comedian yang namanya sedang disorot karena diserang oleh beberapa buzzer setelah membikin konten video kritik terhadap rendahnya tuntutan hukuman kepada terdakwa kasus penyiraman air keras Novel Baswedan.

Baca juga:  Pada Akhirnya Staf Khusus Milenial Memang Lebih Baik, Lebih Baik Bubar Maksudnya

Baru diunggah dua jam, jumlah penontonnya langsung menembus lima ratus ribu views. Apa nggak hebat itu?

Sejauh ini, ada banyak pesohor yang sudah berbagi klarifikasi atau pengakuan eksklusifnya di podcast Deddy Corbuzier, dari mulai Krisdayanti-Raul Lemos, Sara Wijayanto, Kekeyi, Indhira Kalista, Nico Siahaan, sampai Anies Baswedan.

Di sosial media, orang-orang sampai mengasosiasikan podcast Deddy Corbuzier sebagai media klarifikasi. “Apa pun kasusnya klarifikasinya di Podcast Om Deddy”. Hal yang tak berlebihan mengingat rekam jejak yang sudah terbangun.

Ini sama kasusnya seperti dulu waktu sedang booming-boomingnya acara Hitam Putih. Saking populernya Hitam Putih sebagai acara yang menghadirkan narasumber-narasumber sosok yang sedang viral, sampai-sampai tiap kali ada kejadian yang viral, orang-orang langsung mengusulkannya agar segera masuk ke acara Hitam Putih.

Kini, seiring dengan makin banyaknya konflik persosmedan yang terjadi, peran Deddy Corbuzier sebagai “Bapak Klarifikasi”  tampaknya akan semakin dibutuhkan.

Kanal Youtube-nya akan menjadi semakin penting dan berpengaruh. Akan makin banyak orang yang membutuhkannya sebagai sebuah katarsis. Ia tak ubahnya seperti bilik pengakuan dosa dengan pemirsa yang lebih banyak.

Kita mungkin agak bosan dengan Deddy Corbuzier, namun kita tak bisa memungkiri bahwa kita menyukai dan tertarik dengan konten-konten dari narasumber yang dihadirkan olehnya.

rasanya hanya tinggal menunggu waktu sampai kelak muncul istilah “jalur Deddy” untuk melengkapi dua jalur yang sudah ada, yakni “jalur hukum” dan “jalur kekeluargaan”