Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Corak Curhat

Curhat Punya Pacar yang Cuek

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
3 Februari 2018
A A
Curhat-Pacar-Main-Hape-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Curhat

Dear, Cik Prim dan Mas Agus yang baik hatinya. Saya sebetulnya malu buat nyurhatin ini, tapi saya terpaksa, sebab saya merasa sangat butuh nasihat kalian yang adem nan bijak bestari.

Iklan

Langsung saja yaaa.

Saya mempunyai kekasih yang sudah 2 tahun lebih menemani saya. Sebut saja dia Uyyu. Kami dipertemukan karena kami tergabung dalam satu organisasi di kampus.

Saya banyak kekurangan, dia memaklumi dan memaafkan. Dia banyak kekurangan, pun saya juga berusaha memaklumi dan memaafkan, walau… Yah, kadang-kadang diselingi ngambek dulu. Hehe

Di awal hubungan, kami membuat kesepakatan. Pertama, kita akan berusaha memaafkan kesalahan apa pun kecuali selingkuh. Untuk urusan itu, tidak ada pintu maaf dan kata kembali. Dan kedua, kata “putus” hanya boleh diucapkan sekali. Jadi sebelum menyetujui untuk berpisah, kami berdua harus memikirkan betul-betul apakah hubungan kami memang sudah tidak bisa dipertahankan lagi.

Nah, tentu selain hal yang baik-baik, ada beberapa sifat Uyyu yang saya tidak suka, dan meski saya bolak balik mengingatkan, dia tidak berubah juga. Pertama, dia suka berbuat seenaknya dan bila ditegur cuma prengas-prenges. Kedua, jujur saya tidak terlalu merasa aman dan nyaman bersama dia. Jika saya sedang sedih, berkeluh-kesah, menangis, bahkan dibentak orang, dia seperti tidak peduli. Jika kami bertemu dan saya bercerita yang sedih-sedih (bahkan hingga menangis), dia bisa saja tetap bermain hape atau leptop tanpa menunjukan raut simpati. Jika wajah saya murung dan down, dia tidak akan bertanya apa yang mengganggu pikiran saya.

Pernah suatu ketika ada diskusi di organisasi, saya dibentak keras sekali oleh salah satu anggota hingga saya menangis. Dan respon Uyyu seperti yang sudah saya perkirakan: dia diam saja. Yang reflek marah dan membela saya justru teman-teman saya.

Jika saya bercerita lewat sms atau chat, besar kemungkinan tidak ditanggapi, atau kalaupun ditanggapi bakal sekenanya. Seperti kemarin, saya sms hampir ditabrak mobil meski telah mengendarai motor sesuai aturan dan tidak ngebut. Nyawa saya tinggal 10 cm dari badan mobil. Tapi dia tidak membalas. Selama saya masih bisa sms dipikirnya saya masih oke dan tidak butuh dukungan. Padahal apa beratnya sih untuk bertanya, berbasa-basi, apakah saya baik-baik saja?

Dalam banyak hal lain, Uyyu merupakan pacar yang menyenangkan. Jika saat itu suasana netral atau gembira. Tapi jika saya sedang sedih atau susah, dia terasa jauh. Padahal saya selalu berusaha mendengarkan dan menolong jika dia kesulitan, saya berusaha membela atau menetralisir jika ada yang “menyerang” dia.

Saya harus bagaimana, Cik Prim dan Mas Agus? Apakah saya harus menyatakan putus alias berpisah? Ataukah saya harus bertahan?

Salam sayang, Widya.

 

Jawab

Dear Widya yang lembut dan sangat peka perasaannya.

Begini, Widya. Pertama, saya ini benar-benar bingung dengan sampeyan. Sampeyan bilang bahwa sampeyan tidak terlalu merasa aman dan nyaman bersama Uyyu. Lah, kalau memang tidak merasa aman dan nyaman, kenapa sampeyan mau jadi pacarnya Uyyu? Dalam sebuah hubungan, faktor yang paling penting dan utama itu ya kenyamanan, bukan yang lain.

Begini, sebelum jadian, saya yakin, sampeyan harusnya sudah mempelajari, memilah dan memilih, serta mempertimbangkan hal-hal apa saja yang membuat sampeyan bersedia menerima Uyyu sebagai pacarnya. Dan hal pertama yang seharusnya menjadi pertimbangan paling utama tentu saja adalah kenyamanan.

Oke, saya skip bagian ini. Saya anggap saja sampeyan merasa nyaman dengan Uyyu di awal hubungan, dan kemudian seiring berjalannya waktu, kenyamanan itu semakin hilang karena sifat-sifat cuek Uyyu.

Iklan

Widya yang baik, jujur, saya tak tahu apakah sikap cuek Uyyu itu memang sifat bawaan atau bukan. Hanya sampeyan yang tahu. Namun, jika memang sikap cuek Uyyu adalah sifat bawaan, yang memang sudah ada pada dirinya bahkan sebelum dia pacaran dengan sampeyan, maka sampeyan ya harus bisa menerimanya seiring dengan konsekuensi sampeyan bersedia menerimanya sebagai pacar. Perkara sampeyan punya keinginan untuk membimbing Uyyu mengurangi sikap cueknya dan mengubahnya menjadi pribadi yang peduli dan perhatian, itu soal lain.

(Ada baiknya sampeyan coba baca kembali paragraf kelima curhatan sampeyan)

Nah, jika ternyata sikap cuek Uyyu itu muncul karena suatu sebab, dalam artian dulu dia peduli, tapi sekarang dia cuek, maka hal yang jelas perlu sampeyan lakukan adalah mengkomunikasikan hal tersebut dengannya. Tanyakan apa yang membuatnya menjadi cuek seperti sekarang, tidak seperti dulu. Tanyakan apa yang bisa sampeyan lakukan agar Uyyu bersedia menjadi pribadi yang peduli.

Ini hal yang penting, sebab barangkali dia cuek sebagai bentuk protes pada sikap sampeyan yang terlalu rewel dan manja, barangkali ia cuek untuk melatih sampeyan agar menjadi perempuan yang tidak mudah sambat, dan masih banyak barangkali-barangkali yang lainnya.

Sampeyan adalah pacar Uyyu, sampeyan punya hak untuk dibuat nyaman olehnya. Dan kenyamanan yang saat ini sampeyan butuhkan adalah diperhatikan dan dipedulikan.

Bilang pada Uyyu bahwa sampeyan sayang padanya dan ingin ia berubah menjadi pribadi yang lebih peduli. Bilang padanya bahwa sampeyan ingin punya tempat berkeluh-kesah, tempat berbagi kesedihan, tempat berbagi cerita.

Tanyakan juga pada Uyyu bagian mana dari diri sampeyan yang menurutnya perlu untuk diubah. Walaupun agak transaksional, namun anggap itu sebagai timbal balik yang adil.

Nah, kalau memang sudah diupayakan dan dikomunikasikan, namun Uyyu masih saja tidak bisa mengubah sikapnya yang cuek itu, yang mana akan terus membuat sampeyan tidak nyaman berpacaran dengannya, jangan ragu, pegat saja. Mumpung belum terlalu jauh.

Kalau memang tidak nyaman, ya jangan dipaksakan.

Ingat, love is like a fart: if you have to force it, it’s propably shit.

~Agus Mulyadi

Terakhir diperbarui pada 3 Februari 2018 oleh

Tags: cuekcurhatnyamanpacarpacaran
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
Mereka yang Disuruh Putus Orang Tua Pacar karena Bukan Mahasiswa: Sakit, tapi Tak Perlu Repot-repot Kasih Pembuktian MOJOK.CO lebaran

Cerita Pilu 2 Pria yang Hubungannya Kandas Menjelang Lebaran, Ada yang Bawa-bawa Agama dan Dianggap Tak Punya Masa Depan!

9 April 2024
Casual Date: Sebuah Kenikmatan Tanpa Batas yang Berbahaya MOJOK.CO

Casual Date: Kenikmatan Tanpa Batas dan Berbahaya yang Tidak untuk Dirasakan Semua Orang

28 Februari 2024
Seorang Gadis Terjerat Pinjol Demi Memenuhi Kebutuhan Pacarnya yang konyol MOJOK.CO

Seorang Gadis Terjerat Pinjol Demi Memenuhi Kebutuhan Pacarnya yang konyol

1 Januari 2024
Punya Pacar yang Lagi Skripsian itu Nggak Enak, Beneran Nyusahin! MOJOK.CO

Punya Pacar yang Lagi Skripsian Itu Nggak Enak, Beneran Nyusahin!

19 Desember 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

S2, sarjana nganggur MOJOK.CO

Curhatan Lulusan Sarjana Lanjut Kuliah S2 Modal FOMO yang Justru Berujung Kesulitan Mencari Kerja

26 Agustus 2026
Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)sebagaimana terjadi di Kalimantan tidak bisa direduksi sekadar memadamkan api, ada gambut yang rusak MOJOK.CO

Karhutla Terus Berulang karena Pihak Berwenang Cukup Puas Padamkan Api, Akar Masalah Tereduksi

24 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026
Peserta dalam ajang Klaten International Motocross di Sirkuit Bokong Semar, kawasan Rowo Jombor. MOJOK.CO

Anak Muda Asal Jawa Barat Kalahkan Crosser dari Australia di Ajang Klaten International Motocross

25 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.