MOJOK.COPak Prabowo tak perlu bersedih jika nanti kalah lagi di Mahkamah Konstitusi. Banyak yang sayang sama Bapak. Mereka aset bangsa yang mulia.

Sejak Sabtu (8/6) hingga Minggu (9/6) santer beredar kabar kalau pendukung Prabowo bergerak masuk Jakarta memanfaatkan arus balik Lebaran 2019. Gerakan massa tersebut, konon, akan menggelar aksi di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di sidang perdana sengketa hasil pemilu oleh pemohon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Kabar burung adanya gerakan massa dari daerah ke Jakarta memanfaatkan momen arus balik kali pertama diungkapkan Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Beliau mengaku kepolisian tengah memantau isu adanya gerakan massa tersebut.

Massa itu kabarnya bakal menggelar aksi ketika sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan hasil pemilu oleh kubu Prabowo. Pak Dedi sendiri menegaskan kalau Polda Metro Jaya sudah melakukan berbagai antisipasi terkait adanya rumor tersebut. “Dari Polda Metro sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi,” kata Dedi seperti dikutip oleh jawapos.com.

Nah, terkait pergerakan massa ini, tim BPN Prabowo-Sandi malah membantahnya. Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, menegaskan tidak tahu rumor pemanfaatan arus mudik Lebaran untuk mobilisasi aksi massa. Selama ini, BPN tidak pernah melakukan mobilisasi massa untuk melakukan demonstrasi di MK. “BPN tidak pernah mobilisasi massa untuk melakukan demo di MK. Jadi, saya gak tau dapat isu dari mana kepolisian,” tegas Andre.

Andre Rosiade menambahkan kalau tim BPN hanya fokus kepada sidang perdana di MK. Salah satu pekerjaan yang sedang dikebut adalah melengkapi kesaksian dan bukti yang akan diungkap di hadapan majelis hakim. “Kedua fokus kami. Kalau pihak kepolisian punya informasi seperti itu ungkap saja. Jangan sampai baru isu dan rumor polisi sudah bicara. Kan akhirnya menimbulkan kegaduhan, kekhawatiran dan kekisruhan.”

Kekompakan pendukung Prabowo yang mengagumkan

Kita perlu mengakui. Tanpa ada pergerakan massa pun, pendukung Prabowo adalah kelompok yang sangat kompak. Mereka, yang jumlahnya hingga ribuan, bisa bergerak dengan teratur. Seperti satu komando. Membuktikan kalau mereka sudah menyatu dari hati. Seiya sekata, bergerak dengan ritmis.

Baca juga:  Gerindra, PKS, dan PAN Sepakat Berkoalisi Mengusung Prabowo Sebagai Capres di Pilpres 2019

Misalnya saja ketika aksi 22 Mei. Ketika massa yang sudah berdemo sejak pagi hingga lepas malam, massa baru datang untuk menggantikan. Pergantian massa ini hampir tidak terasa. Sudah seperti perhantian pemain di olahraga futsal, di mana pemain tidak perlu memanggil wasit untuk pergantian. Pokoknya satu keluar, satu masuk.

Kekompakan mereka sudah melebihi kekompakan penonton berdedikasi di acara Dahsyat. Gerakan cuci-jemur-cuci-jemur itu terlihat seperi gerakan anak kecil di depan kekompakan pendukung Pak Prabowo. Ini jenis pendukung yang sudah sangat terlatih dan terampil, melebihi kemampuan anak STM.

Pendemo pengganti malah bikin kisruh kamu kata? Ahh, itu kan hanya oknum. Toh sepanjang hari kita sudah disuguhi oleh aksi damai oleh pendukung Prabowo, yang betul-betul damai.

Oleh sebab itu, dear Pak Prabowo, tidak perlu berkecil hati apabila akhirnya kalah di MK seperti di tahun 2014. Banyak yang sayang sama Bapak. Banyak yang siap mengorbankan waktu, tenaga, dan harta untuk bergerak bersama satu irama untuk aksi damai di depan gedung apa saja yang memungkinkan untuk dijadikan halaman demo.

Nah, apabila nanti Pak Prabowo kalah, saya sarankan Bapak lebih banyak menghabiskan waktu dengan para orang tersayang ini. mereka ini aset bangsa. Bisa dimanfaatkan demi kemaslahatan masyarakat Indonesia. Ini saya kasih beberapa saran:

1. Jadikan mereka fans badminton.

Tahukah Pak Prabowo, kalau di turnamen Australia Open 2019 terjadi all-Indonesian final di partai tunggal putera? Jonatan “Jojo-si-perut-roti-sobek” Christie berhasil mengalahkan Anthony Ginting. Ini tentu sebuah prestasi yang sungguh sejuk di tengah prestasi badminton Indonesia yang megap-megap.

Kalau berlaga di Indonesia sih tak perlu diragukan animo para pendukung. Mau main di mana saja, arena pasti bergemuruh. Nah, lain soal kalau main di luar negeri. Terkadang, teriakan fans badminton Indonesia masih kurang kuat. Gagal meresap ke dalam pori-pori kulit para atlet “namplek” yang sedang berlaga.

Nah, untuk soal animo dan totalitas, pendukung Pak Prabowo yang super kompak itu bisa diberdayakan. Tinggal kasih tiket pulang dan pergi saja. Kalau satu kelompok lelah mendukung, kelompok lain datang. Selang-seling, bergantian, seirama, sungguh kompak. Saya yakin, atlet badminton negara lain pasti terintimidasi.

Baca juga:  Fahri Hamzah Minta Jokowi Ikut Mundur Jika Prabowo Mundur dari Capres

2. Pendukung Pak Prabowo cikal bakal “hooligans” sepak bola yang cinta damai.

Pak, seblangsak apapun balbalan lokal, para pendukung klub Indonesia tak akan berpikir dua kali untuk datang ke stadion. Ini bisa jadi bisnis besar. Pak Prabowo bisa mengalihkan sebagian besar dana peternakan kuda untuk bikin klub sepak bola.

Misalnya dikasih nama Hambalang Timberwolves. Alih-alih menggunakan Buddy si Anjing sebagai “aktor”, Pak Prabs bisa melatih kuda-kuda Bapak sebagai pemain andalan. Secara fisik, mereka lebih besar ketimbang Buddy si Anjing. Tinggal main bola atas saja, main umpan lambung, mereka pasti gampang bikin gol.

Nah, di sisi lapangan, di atas tribun, pendukung yang militan akan sangat berguna. Mereka bisa bikin tifo, giant flag, hingga chant yang menarik. Asal jangan nyalain flare dan nyanyi ujaran kebencian ya, PSSI doyan betul kasih denda. Saya yakin fans sebrutal apapun di luar sana nggak bakal ada yang berani dengan pendukung Pak Prabs.

3. Bikin UKM hingga MLM.

Sumber daya manusia adalah modal. Usaha kecil menengah (UKM) menyumbang sekitar 60 persen dari PDB (Product Domestic Bruto) dan juga memberikan kesempatan kerja pada banyak orang. Jadi, bisnis UKM di Indonesia akan terus berkembang dan memberikan peluang usaha yang menguntungkan.

Mulai dari usaha kuliner, gaya busana, hingga agribisnis bisa menjadi pilihan. Apalagi Pak Prabowo sudah punya kebun yang luas. Sumber daya manusia sebesar itu tentu bisa diberdayakan. Atau, kalau mau agak ekstrem, bisa diberdayakan untuk MLM.

Pilihannya terbentang luas. Mulai dari nutrisi, alat kesehatan, bubuk abate, hingga pengeleman benang teh celup. Bayangkan, betapa mudahnya mencari downline. Pak Prabs senang, para pendukungnya bahagia karena mereka mendapatkan pemasukan tambahan. Sungguh berfaedah.

Nah itulah, Pak. Banyak yang sayang sama Bapak. Tak perlu bersedih kalah kalah lagi. Mereka selalu ada dan berlipat ganda. Cut off one head, and two shall take its place.



Loading...



No more articles