Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Prediksi Argentina vs Islandia: Membuka Gembok Besi

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
16 Juni 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Argentina vs Islandia| Spartak, Rusia| Live TransTV, K Vision, Usee TV | Sabtu 16/6, 20.00 WIB | Prediksi: Argentina menang.

Argentina vs Islandia adalah soal menghadapi “gembok besi” masing-masing. Antara ketergantungan kepada Lionel Messi dan ujian Islandia melawan tim besar.

Iklan

Legenda Islandia di sepak bola Eropa masih bergaung hingga saat ini. Performa mereka di Piala Eropa 2016 menjadi buah bibir yang tidak habis diproduksi menjadi beragam kisah. Apalagi ketika Islandia mengalahkan unggulan yang tak lelah mengecewakan pendukungnya, Inggris, di babak 16 besar Piala Eropa untuk melaju ke babak perempat final untuk kali pertama dalam sejarah Islandia.

Performa itu berhasil diduplikasi Islandia ke babak kualifikasi Piala Dunia 2018. Islandia berhasil memuncaki Grup 1 babak kualifikasi yang diisi nama-nama yang lebih akrab di telinga pecinta sepak bola. Mereka adalah Kroasia, Ukraina, dan Turki. Bahkan, saking stabilnya performa Islandia, Ukraina dan Turki dibuat menangis, gagal lolos ke Piala Dunia 2018. Kroasia sendiri hanya berstatus runner up.

Islandia bukan tim yang rajin membobol gawang lawan. Di sisi lain, cara bermain mereka yang membuat skuat asuhan Heimir Hallgrimsson menjadi sulit dikalahkan. Sadar diri bahwa mereka bukan tim besar dengan keunggulan olah bola, Islandia menjadi tim dengan pertahanan yang kokoh. Mereka bermain “secara tim”, dengan kesadaran menutup ruang yang membuat lawan sebal.

Keunggulan Islandia adalah cara bertahan yang stabil dan serangan balik yang terorganisir dengan baik. Selain itu, bola-bola mati juga salah satu kelebihan mereka. Oleh sebab itu, tajuk laga Argentina vs Islandia adalah pertandingan kesabaran. Kesabaran menunggu terjadinya peluang dan terbukanya “tembok besi itu”.

Tembok besi? Betul, bagi Jorge Sampaoli, pelatih Argantina, laga Argentina vs Islandia adalah sebuah usaha sekreatif mungkin membongkar pertahanan rapat Islandia. Masalahnya adalah, jika Argentina menitikberatkan cara bermain mereka kepada Lionel Messi seorang, Islandia akan sangat sulit dibongkar. Tembok besi itu terlalu rapat untuk dirusak menggunakan aksi individu.

Laga Argentina vs Islandia ini juga menjadi ujian, atau boleh dibilang sebagai gladi bersih dari kiprah La Albiceleste di Piala Dunia 2018. Laga ini menjadi penegasan dari jawaban pertanyaan, “Apakah beban Argentina memang akan dipikul Messi seorang?” Ingat, disokong rekan-rekannya, Cristiano Ronaldo mampu mencetak tiga gol dan membantu Portugal menahan imbang Spanyol.

Kuncinya adalah saling menyokong, bermain sebagai sebuah tim. Syarat yang sama juga berlaku untuk Islandia. Laga Argentina vs Islandia adalah penegasan status Islandia sebagai giant killer. Di Piala Eropa 2016, Islandia kalah dari Prancis. Setelah melewati Inggris di babak 16 besar, Islandia kalah oleh tim besar.

Merunut sejarah, Islandia belum pernah menang melawan tim besar di kompetisi sesungguhnya. Jadi, masing-masing tim, Argentina vs Islandia, sama-sama akan menghadapi “gembok besi” masing-masing. Argentina dengan ketergantungan mereka kepada Messi dan Islandia yang sulit melaju ketika bertemu tim besar di kompetisi sesungguhnya.

Argentina punya keunggulan teknik, satu aspek yang membuat mereka diunggulkan. Jika tak mampu memaksimalkan keunggulan itu, laga Argentina vs Islandia akan dimaklumi apabila berakhir sama kuat.

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2018 oleh

Tags: ArgentinaislandiaLionel Messiprediksi argentina vs islandiaprediksi piala duniaprediksi piala dunia 2018
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Piala Dunia, Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib.MOJOK.CO
Fragmen

Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib Pildun

25 Juni 2026
Kegilaan Cinta Sejati di Napoli: Antara Sepak Bola dan Maradona MOJOK.CO
Esai

Menyaksikan Kegilaan Cinta Sejati di Kota Napoli: Antara Copet, Kota Bau Pesing, Sepak Bola, dan Maradona

31 Desember 2024
14 Tahun Nyamar Nggak Ketahuan, Udah Kayak Film Korea!
Video

14 Tahun Nyamar Nggak Ketahuan, Udah Kayak Film Korea!

22 Desember 2022
Desa Argentina di Pambusuang gara-gara Maradona
Geliat Warga

Cerita Desa Fans Fanatik Argentina, Saat Maradona dan Messi Turun di Pambusuang

3 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.