MOJOK.CO – Borneo FC vs Persebaya Surabaya | Stadion Segiri Samarinda | Indosiar, 15.30 WIB | Matchday 8/34 | Prediksi: Persebaya menang

Klasemen Liga Indonesia prapertandingan: Persebaya Surabaya 11 poin, peringkat ke-4 vs Borneo FC 8 poin, peringkat ke-14

Tim-tim di Liga Indonesia punya satu kebiasaan ketika mereka bermain di kandang lawan. Kebiasaan yang dimaksud adalah kecenderungan untuk bermain bertahan dan mengincar hasil imbang. Pun jika memang harus kalah, mereka tidak kebobolan terlalu banyak gol. Maklum, jumlah gol memasukkan dan kemasukan juga akan menjadi perhitungan penting di akhir musim nanti. Kira-kira itulah yang akan berlaku untuk Persebaya Surabaya yang akan bertanding tandang ke markas Borneo FC Samarinda.

Oleh sebab itu, demi mempertahankan posisinya di empat besar, cukup masuk akal jika Persebaya bermain aman dengan mengincar “hasil tidak kalah”. Namun, dengan permainan bertahan pun skuat asuhan Alfredo Vera tetap bisa merepotkan lawan.

Lini depan Bajul Ijo diisi pemain-pemain dengan beberapa ciri khas yang tidak jauh berbeda. Ciri khas yang dimaksud adalah kelebihan dalam hal akselerasi, kreativitas, dan kemampuan membuat umpan ketika Persebaya dominan (menguasai) sisi lapangan. Pada titik tertentu, Persebaya punya lini depan seperi Liverpool.

Bahkan, Persebaya punya satu kelebihan yang tidak dimiliki Liverpool. Liverpool mutlak bertumpu pada trio Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah sebagai tiga pemain di lini depan. Ketika salah satu pemain harus absen atau tidak bermain di level terbaik, The Reds sulit mencari pengganti. Bahkan, mereka harus mengubah pendekatan di atas lapangan yang cukup sering tidak memberi hasil yang diharapkan.

Baca juga:  Prediksi Sriwijaya vs Persija: Menuju Puncak Klasemen Liga 1

Persebaya punya kelebihan dalam hal ini, dalam hal kedalaman di lini depan. Ketika menjamu Arema FC, Persebaya menggunakan skema dasar 4-3-3 dengan trio Oktavianus Fernando-Rishadi Fauzi-Yohanes Pahabol. Di bangku cadangan, Persebaya punya satu pemain unik yang bisa bermain di banyak posisi, yang kehadirannya sedikit mengubah cara bermain.

Meski cara bermain berubah, hasil yang didapat hampir selalu maksimal. Pemain yang dimaksud adalah Misbakus Solikin. Posisi idealnya adalah gelandang, dengan tugas distribusi bola ke semua area lapangan di lini depan. Salah satu kelebihan Misbakus adalah coming from behind. Kelebihannya ini membuat dirinya sempat menjadi pencetak gol terbanyak Persebaya musim lalu.

Kelebihan ini pula yang membuatnya tidak terkawal di dalam kotak penalti Arema. Mendapat ruang yang lega di dalam kotak penalti, sontekan Misbakus di menit 83 berbuah gol kemenangan. Artinya, Misbakus juga punya insting yang bagus untuk mencetak gol, sekaligus didukung kemampuan teknis yang memadai.

Oleh sebab itu, meski akan bermain bertahan, tidak berarti kekuatan serangan Persebaya akan berkurang. Justru, ketika mendapatkan area bermain yang lebih banyak ketika serangan balik, Persebaya bisa menyulitkan semua lawan-lawan di Liga Indonesia. Dengan kelebihan seperti ini, mampukah Persebaya mempertahankan konsistensi di laga tandang?

Sejauh ini, Bajul Ijo berhasil mencatatkan 2 hasil imbang, 1 kemenangan, dan 1 kekalahan dari laga tandang. Bukan catatan yang buruk untuk ukuran tim di Indonesia. Satu hal lagi yang menjadi keuntungan bagi Bajul Ijo adalah Borneo FC yang tengah tidak berada dalam kondisi terbaik.

Baca juga:  Salam Tempel Sepak Bola Indonesia

Asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin sendiri yang mengungkapkan bahwa tiga kekalahan dari empat pertandingan membuat mental pemain-pemainnya anjlok. Oleh sebab itu, tekanan untuk memberi hasil positif ketika bermain di rumah sendiri justru menjadi tekanan yang tidak perlu. Di tengah situasi ini, Persebaya mendapat keuntungan yang besar.

Kemenangan berpeluang dibawa pulang ke Surabaya.



Tirto.ID
Loading...

No more articles