Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Tan Malaka: Sang Pemikir Militerisme dan Ahli Strategi Perang Indonesia

Redaksi oleh Redaksi
22 September 2023
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tan Malaka adalah seorang pengajar, filsuf, sekaligus pejuang kemerdekaan Indonesia. Ia aktif dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia sejak masa mudanya. Sosok yang mendapat sebutan ‘Bapak Republik’ oleh Majalah Tempo ini juga banyak menyumbangkan pemikiran soal militerisme di Indonesia melalui bukunya berjudul “Nasionalisme, Komunisme, dan Revolusi”.

Buku karya Tan Malaka tahun 1925 itu berisi gagasan pembentukan tentara rakyat untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pandangan Tan Malaka tentang militerisme ini mendapat dukungan dari beberapa tokoh nasionalis lainnya, seperti Soekarno dan Mohammad Hatta. Namun, pandangan ini juga mendapat kritik dari beberapa tokoh nasionalis lainnya, seperti Sutan Sjahrir.

Iklan

Sistem Pertahanan ala Tan Malaka

Dalam buku yang lain berjudul “Gerpolek: Gerilya-Politik-Ekonomi”, pahlawan Indonesia yang pernah menjadi anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) ini menganalisis soal tahapan-tahapan perang serta perbandingan dengan perang pembebasan di negara lain yang pernah ia alami secara langsung. Salah satu hal yang mengesankan dalam buku ini yaitu gagasan Tan Malaka ketika menyodorkan dua macam sistem pertahanan, yaitu tentara rakyat dan laskar rakyat (milisi rakyat).

Pemikiran filsuf yang lahir di Sumatera Barat tentang militerisme ini memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan militerisme di Indonesia. Tentara rakyat bentukannya di Sumatera Barat pernah menjadi salah satu kekuatan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tentara rakyat kemudian berkembang menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sekarang kita kenal.

Sementara itu, konsep milisi rakyat saat ini berkembang menjadi semacam laskar atau paramiliter yang biasanya melekat pada ormas dan partai politik di Indonesia. Laskar ini secara dandanan mirip dengan tentara militer, tapi sebetulnya bukan.

Bagaimana asal muasal sesungguhnya kelahiran laskar dan brigade dalam tubuh parpol dan ormas bisa dianggap sah dan halal? Dengan tujuan apa mereka ada? Benarkah Tan Malaka adalah pencetus ide tentang perang gerilya, bukan oleh Jenderal Soedirman atau Jenderal AH Nasution?

—
Mau nonton video edisi #Jasmerah sebelumnya kunjungi playlist Youtube di sini. Atau jika mau lihat-lihat video Mojok yang lain dengan isu dan tema yang menarik, yuk ngintip video-video lainnya di sini.

Tags: jasmerahmiliterismeperang gerilyatan malaka

Movi Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur
Video

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara
Video

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten
Video

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga
Video

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.