Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Jejak Spiritualitas dan Mitologi Laut dalam Tradisi Nusantara

Redaksi oleh Redaksi
22 November 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Laut bukan hanya tentang alam yang menutupi 70% permukaan bumi, tetapi juga ruang misteri yang selama ribuan tahun membentuk cara manusia memaknai hidup, membangun mitologi, serta menata hubungan dengan alam.

Dari Raja Ampat hingga Pantai selat Jawa, Masyarakat Nusantara selalu menghadirkan kisah-kisah mistis penunggu lautan, mulai dari suanggi, moloimbu hingga Raja Mina yang merefleksikan ketakjuban sekaligus kehati-hatian terhadap dahsyatnya Samudra.

Iklan

Seiring berjalanya waktu, imajinasi itu tidak pernah hilang. Dalam nakah-naskah yang lebih muda, laut digambarkan sebagai ruang yang penuh pertemuan. Kisah tentang seseorang yang melepaskan makhluk laut dari pancinganya, lalau mendapatkan balasan kebaikan beru[a penunjuk jalan menuju air kehidupan, menunjukakan bagaimana hubungan manusia dan Samudra selalu dibingkai oleh rasa hormat.

Di pesisir Jawa dan Madura, gambaran tentang penjaga laut berkembang menjadi sosok-sosok yang mengatur keseimbangan antara daratan dan samudra. Mereka tidak hanya dilihat sebagai penjaga alam, tetapi juga bagian dari tatanan dunia yang mempengaruhi perjalanan kerajaan, keseimbangan ekologi, hingga keberanian para pelaut. Hubungan ini dirawat melalui ritual-ritual tahunan, ketika sesaji dilepaskan ke laut dan ke puncak gunung sebagai pengingat bahwa kehidupan di daratan bergantung pada harmoni gelombang Samudra dan napas gunung yang terus hidup.

Episode Jasmerah kali ini mengajak kita menelusuri kedalaman Samudra yang bukan hanya sebagai wilayah geografis tetapi sebagai ruang yang memuat spiritualitas, ekologi, sejarah dan intuisi leluhur tentang alam. Tonton videonya sampai habis untuk menyelami kisah lengkap tentang bagaimana mitologi laut membentuk peradaban, menjaga ingatan, dan mengingatkan manusia agar selalu waspada sekaligus penuh rasa hormat kepada kekuatan alam.

Tags: jasmerahkisah mistislaut nusantaramitologi laut

Terpopuler Sepekan

Derita lansia pakai cashless seperti QRIS. MOJOK.CO

Derita Lansia Tak Bisa Beli Roti Hanya karena QRIS yang Menghantui

4 Agustus 2026
Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual di pondok pesantren MOJOK.CO

Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna

5 Agustus 2026
Hyrox. MOJOK.CO

Panduan Selamat sebelum Menjajal Hyrox agar Nggak Celaka: Dari Latihan Angkat Beban sampai Tips Punya Asuransi Jiwa

9 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
Token listrik lebih awet setelah mengubah kebiasaan kecil di rumah (Unsplash)

Token listrik lebih awet setelah saya mengubah kebiasaan kecil di rumah

7 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.