Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Kisah Romo Mangun Melawan Penggusuran Kali Code Tanpa Kekerasan

Redaksi oleh Redaksi
15 Februari 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bantaran Kali Code adalah kawasan permukiman dan wisata di sepanjang Sungai Code, Yogyakarta. Kali Code membelah Kota Yogyakarta menjadi dua bagian, yaitu barat dan timur. Kali Code dulu dianggap sebagai ‘sampah kota’ yang harus dihilangkan. Pemerintah ingin menggusur dan para akademisi mendukung. Namun, ada satu orang yang berdiri di garis depan untuk melawan: Romo Mangunwijaya.

Pada sekitar tahun tahun 80-an, Yogyakarta sedang berbenah. Demi wajah kota yang lebih “indah”, ribuan orang yang tinggal di bantaran Kali Code nyaris digusur habis. Tapi Romo Mangun, yang dikenal sebagai seorang pastor sekaligus arsitek, melihat hal lain: kehidupan harus dipertahankan, bukan dihancurkan.

Iklan

Tanpa kekerasan, tanpa politik, Romo Mangun menunjukkan bahwa manusia miskin tetap bisa hidup dengan bermartabat. Bukannya menggusur, ia malah mengubah kampung kumuh menjadi perkampungan yang sehat, tertata, dan mendapat penghargaan dunia. Namun, perjuangannya tak mudah—ia bahkan sempat dituduh melakukan kristenisasi.

Bagaimana Romo Mangun melawan penggusuran tanpa kekerasan? Bagaimana ia mengubah Kali Code hingga dikenal dunia? Dan apakah masih ada sosok seperti Romo Mangun di zaman sekarang? Simak episode terbaru Jasmerah kali ini bersama sang arsiparis partikelir, Muhidin M. Dahlan.

Tags: bantaran kali codejasmerahKali CodeMuhidin M DahlanpenggusuranRomo Mangunromo mangunwijaya

Movi Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur
Video

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara
Video

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten
Video

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga
Video

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.