Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Ambarukmo dan Cerita Panjang yang Tak Sekadar Soal Hotel

Redaksi oleh Redaksi
28 Juli 2026
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ambarukmo mungkin hari ini lebih dikenal sebagai kawasan hotel, pusat belanja, dan tempat orang menghabiskan waktu. Namun, di balik ramainya kawasan tersebut, tersimpan sejarah panjang yang melewati berbagai zaman. Dari masa kerajaan, kolonial, hingga Indonesia modern, tempat ini terus mengalami perubahan fungsi dan wajah.

Hal itu menjadi pembahasan dalam diskusi peluncuran buku Ambarukmo, Jati Diri dan Kebanggaan Negeri di Pendopo Agung Kedaton Ambarukmo. Buku yang ditulis Sri Margono dan Mike Susanto tersebut mencoba menelusuri perjalanan kawasan ini dari masa kolonial hingga perkembangannya sebagai kawasan modern.

Sri Margono, yang merupakan sejarawan sekaligus salah satu penulis buku, bercerita bahwa Ambarukmo telah mengalami berbagai perubahan fungsi. Kawasan ini pernah menjadi kebun kerajaan, pesanggrahan, hingga kedaton tempat Sultan Hamengkubuwono VII tinggal. Perjalanan tersebut membuat tempat ini tidak hanya memiliki nilai sejarah bagi Yogyakarta, tetapi juga menyimpan bagian dari cerita perjalanan Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka, kawasan tersebut kembali memasuki babak baru melalui pembangunan Hotel Ambarukmo. Hotel tersebut merupakan bagian dari gagasan pembangunan hotel pada masa Presiden Soekarno dan didanai pampasan perang Jepang. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya membangun wajah Indonesia yang lebih modern pada masa awal republik.

Menariknya, sejarah kawasan ini ternyata tidak hanya soal bangunan dan politik. Hotel tersebut juga menyimpan banyak karya seni dari para seniman Yogyakarta dan Indonesia. Relief, patung, hingga berbagai karya seni di dalamnya menjadi semacam rekaman perjalanan Indonesia pada masa awal republik. Karena itu, tempat ini juga bisa dilihat sebagai ruang yang mempertemukan sejarah, seni, dan perkembangan zaman.

Dalam diskusi tersebut, Rendra Agusta kemudian menyoroti bagaimana Ambarukmo bisa terus bertahan di tengah perubahan zaman. Baginya, modernitas tidak harus membuat sebuah tempat kehilangan akarnya. Justru sejarah panjang itulah yang menjadi identitas kawasan ini sampai sekarang.

Pada akhirnya, obrolan tentang Ambarukmo bukan cuma soal masa lalu. Ia juga berbicara tentang bagaimana sebuah tempat bisa terus berubah tanpa harus melupakan dari mana ia berasal. Sebab, ketika zaman terus berganti, cerita dan identitas yang melekat pada sebuah tempat justru bisa menjadi hal yang membuatnya tetap berarti.

Tags: ambarukomopeluncuran bukupeluncuran buku ambarukmosejara ambarukmo


Terpopuler Sepekan

Tercatat 1 juta lulusan S1 (sarjana) jadi pengangguran hingga terjebak pinjol karena hidup konsumtif MOJOK.CO

Banyak Lulusan S1-S3 Nganggur Bukan Cuma karena Lapangan Kerja, Tapi Ada Juga Dua Masalah yang Jarang Disadari

19 Agustus 2026
Pesan veteran Indonesia di momen kemerdekaan. MOJOK.CO

Dari Veteran Indonesia ke Generasi Muda yang Pesimis Rayakan Kemerdekaan: Bacalah Buku Sejarah!

19 Agustus 2026
Ta'awun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga.MOJOK.CO

Taawun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga

19 Agustus 2026
Merdeka ala Puskestan dan para petani Sukoharjo: perjuangan sejahtera dari sektor pertanian MOJOK.CO

Merdeka Ala Puskestan dan Petani Sukoharjo: Perjuangan Panjang agar Sejahtera dari Pertanian

18 Agustus 2026
InJourney Bangun Rumah Layak Huni bagi Warga Kalasan, Wujud Kepedulian kepada Warga di Sekitar Destinasi Wisata.MOJOK.CO

InJourney Bangun Rumah Layak Huni bagi Warga Kalasan, Wujud Kepedulian kepada Warga di Sekitar Destinasi Wisata

18 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026
Ambarukmo dan Cerita Panjang yang Tak Sekadar Soal Hotel

Ambarukmo dan Cerita Panjang yang Tak Sekadar Soal Hotel

28 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.