Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Saya Frustasi dengan Polusi di Jakarta

Redaksi oleh Redaksi
27 Agustus 2023
A A
polusi du jakarta mojok.co

Ilustrasi uneg-uneg polusi di Jakarta (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sebagai warga Jakarta, tidak bisa saya hindari untuk merasa sangat prihatin dan frustrasi terhadap tingkat polusi yang terus-menerus menghantui kota ini. Setiap hari, udara yang kita hirup penuh dengan partikel berbahaya dan bau tak sedap akibat emisi kendaraan bermotor dan industri. Polusi udara ini telah menjadi masalah kronis yang tidak hanya merugikan kesehatan kita, tetapi juga mengganggu kualitas hidup secara keseluruhan.

Saya merasa frustasi karena tampaknya langkah-langkah yang diambil untuk mengatasi polusi ini terasa kurang efektif. Meskipun ada upaya untuk membatasi emisi kendaraan dan mengatur industri, namun angka polusi terus naik dan efeknya semakin terasa. Rasanya seperti kita sedang berjuang melawan arus yang terus mengalir.

Iklan

Saya juga merasa sedih melihat dampak polusi ini pada kesehatan masyarakat. Tingkat penyakit pernapasan seperti asma dan bronkitis semakin meningkat, terutama pada anak-anak dan lansia. Kita sering kali harus mengenakan masker hanya untuk beraktivitas di luar ruangan, dan itu pun tidak selalu cukup melindungi kita dari partikel-partikel berbahaya.

Tidak hanya itu, polusi juga memiliki dampak ekologis yang serius. Kualitas air dan tanah pun terpengaruh oleh polusi, mengancam keberlanjutan lingkungan di sekitar kita. Kita sering kali melihat sungai-sungai yang tercemar dan taman-taman kota yang seharusnya menjadi tempat rekreasi menjadi kurang nyaman akibat udara yang tidak sehat.

Saya merasa frustrasi karena merasa keterbatasan dalam melakukan perubahan. Memang ada tindakan individu yang dapat kita lakukan, seperti mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menggunakan transportasi umum. Tetapi pada skala yang lebih besar, kita butuh tindakan kolektif dari pemerintah, industri, dan masyarakat untuk benar-benar mengurangi polusi ini.

Namun, meskipun terkadang perasaan frustasi dan putus asa menghampiri, saya tetap berharap bahwa suatu hari nanti kita dapat melihat perubahan nyata dalam upaya mengurangi polusi di Jakarta. Kita harus terus mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk mengambil tindakan yang lebih tegas. Serta terlibat aktif dalam upaya melestarikan lingkungan demi kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Rendi Cole,
Kp. Duri Barat No. 18, Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta,
[email protected]

BACA JUGA Hikmah Naik Bus Murni dan Asli ke Pandeglang dan keluh kesah lain dari pembaca Mojok di UNEG-UNEG

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

 

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2023 oleh

Tags: polusiPolusi di Jakartauneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

BRIN: Hujan di Jakarta mengandung mikroplastik beracun. MOJOK.CO
Kabar

Warga Jakarta Harus Berbenah, Menjaga Langit Ibu Kota agar Bebas dari Air Hujan yang Mengandung “Partikel” Beracun

20 Oktober 2025
Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura MOJOK.CO
Uneg-uneg

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura

20 April 2024
Kelakuan Pengemudi Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar MOJOK.CO
Uneg-uneg

Kelakuan Pengguna Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar

13 Maret 2024
Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit MOJOK.CO
Uneg-uneg

Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit

10 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu MOJOK.CO

Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu

11 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
Saat cerita/sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut "Kamu masih mending". Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan MOJOK.CO

Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan

6 Agustus 2026
Hadapi 777 cv lamaran kerja untuk 1 posisi. IPK dan nama besar kampus tak penting lagi di mata HR MOJOK.CO

Hadapi 777 CV Lamaran Kerja untuk 1 Posisi, HR Tak Peduli IPK-Asal Kampus karena Urusan di Atas Kertas Bukan Jaminan Etos Kerja

8 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.