Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Menjadi Perempuan Gila dalam Lagu Nadin Amizah

Redaksi oleh Redaksi
26 Agustus 2023
A A
Menjadi Perempuan Gila dalam Lagu Nadin Amizah MOJOK.CO

Ilustrasi Menjadi Perempuan Gila dalam Lagu Nadin Amizah. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kenyataannya menjadi perempuan tidaklah mudah. Terlebih ketika dia terlalu perasa, tapi juga seorang independent women yang memiliki gengsi tinggi. Iya, seperti itulah aku. Aku adalah perempuan yang punya banyak luka dan trust issue dengan sebuah kepercayaan.

Menjadi seorang perempuan yang tidak mudah menaruh percaya pada seseorang adalah bumerang bagi sebagian orang, termasuk aku. Pasalnya, sekalinya aku percaya pastilah akan menimbulkan kecewa yang teramat dalam ketika kepercayaan itu diciderai.

Iklan

Beberapa tahun lalu, aku menemukan sosok laki-laki yang bisa menembus semua benteng yang ada pada diriku. Ia adalah satu-satunya laki-laki yang bisa memberiku rasa nyaman. Dia begitu, mempunyai banyak bentuk cinta.

Selama bersamanya aku menjadi perempuan yang selalu insecure. Aku selalu paranoid dengan segala pertanyaan-pertanyaan gila yang memenuhi isi kepala. Apakah dia benar-benar mencintaiku? Apa yang bisa membuat dia cinta dan bertahan sama aku selama ini? Apakah dia bisa setia?

Atau mungkin dia akan meninggalkanku suatu saat nanti jika dia menemukan yang lebih dari aku? Iya, segila itu aku dengan semua ketakutan dan kekhawatiran yang sebenarnya tak perlu ku pikirkan, bukan?

Tak apa-apa kalian menyebutku perempuan gila

Tak mengapa, aku tak menyangkal jika kalian menyebutku sebagai perempuan gila. Aku memang sama dengan sosok perempuan gila seperti yang tergambarkan dalam lagu epik milik perempuan cantik, Nadin Amizah itu.

Sungguh, setiap kali pertanyaan demi pertanyaan itu muncul, aku merasa tidak pantas untuk bersanding dengannya. Pada akhirnya, aku memilih untuk menyerah. Karena itu, aku melepaskan dia dengan egois tanpa memikirkan bagaimana dan seperti apa perasaannya.

Waktu cepat berlalu. Singkat cerita, waktu mempertemukanku dengannya setelah kami berpisah selama beberapa tahun. Banyak hal yang bisa ku jadikan pelajaran saat bertemu lagi dengannya sebagai seorang mantan. 

Jujur, aku memang masih menyimpan perasaan untuknya, meskipun aku tahu setelah kami berpisah dia sudah beberapa kali menjalin hubungan. Entah apa dan kenapa, dia seperti punya tempat spesial dihatiku. Ternyata Denny Caknan benar, “sak singkat-singkate ceritane, nglalekne tetep ora gampang.”

Panggil saja nona pengirim paket

BACA JUGA Mungkin Mencintai Seorang Perempuan Dewasa Itu Hal yang Salah dan keluh kesah lain dari pembaca Mojok di UNEG-UNEG

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 26 Agustus 2023 oleh

Tags: nadin amizahperempuanperempuan gila
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO
Esai

Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri

23 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO
Esai

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO
Esai

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal MOJOK.CO
Esai

Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal

24 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Ratusan anak di Sidoarjo terpapar HIV AIDS dan pentingnya periksa kesehatan sebelum menikah MOJOK.CO

Pentingnya Tes Kesehatan sebelum Menikah, Bukan untuk Ragukan Pasangan tapi Cegah HIV/AIDS seperti Kasus Ratusan Anak di Sidoarjo

29 Juli 2026
Karnaval sound horeg getarkan Jawa Timur tiap Agustusan. Dosa jariah di balik gengsi antardesa, dalih selawatan, hingga perputaran ekonomi di bawah MOJOK.CO

Jatim Bergetar Tiap Agustusan: Dosa Jariah Sound Horeg di Balik Gengsi Antardesa hingga Selawatan Sambil Berjoget Seksi

3 Agustus 2026
Penggagalan perdagangan ilegal burung di Tanjung Perak Surabaya. Satwa dilindungi dimasukkan boks sampai ada yang mati MOJOK.CO

Penggagalan Perdagangan Ilegal Burung di Tanjung Perak Surabaya, Satwa Dilindungi Dimasukkan Boks sampai Ada yang Mati

30 Juli 2026
Nggak Perlu Lari Kalcer, Slow Jogging bikin Kita Waras Mental. MOJOK.CO

Nggak Perlu Jadi Pelari Kalcer, Slow Jogging bikin Kita Waras Mental Sambil “Niko-niko”

3 Agustus 2026
Pengelolaan sampah di TPA Troketon oleh Pemkab Klaten. MOJOK.CO

Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan

29 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.