Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Derita Jadi Freelancer Saat Ditanya, “Kerja di Mana?”

Redaksi oleh Redaksi
9 April 2023
A A
Derita Jadi Freelancer Saat Ditanya, "Kerja di Mana?" MOJOK.CO

Derita Jadi Freelancer Saat Ditanya, "Kerja di Mana?"

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Orang bilang, jadi freelancer itu enak dan gampang apalagi kalau bicara soal penghasilan yang didapat. Memang benar, itu fakta. Namun, tentu saja segalanya tak semenarik persepsi kebanyakan orang. Layaknya pepatah, rumput tetangga memang selalu indah. 

Nyatanya, bertahun-tahun terjebak di dunia freelance benar-benar membuat saya jenuh. Meski begitu saya tetap terus belajar demi menekuni pekerjaan ini karena sudah jadi penghasilan utama. Mau kerja apa pun dan di mana pun sudah pasti ada plus minus dan risikonya, bukan? 

Saat ada yang bertanya, “Kerja di mana?” Saya sampai frustrasi memikirkan jawabannya. 

Meskipun belakangan ini pekerja lepas sudah bertebaran di mana-mana, tetapi tidak sedikit yang belum tahu freelancer itu apa. 

Saya capek sendiri kalau harus menjelaskan ini dan itu untuk sekadar menuntaskan keingintahuan orang. Tentang  mengapa saya sering mengurung diri di rumah, jarang bersosialisasi. 

Juga tentang alasan mengapa saya pacaran terus sama laptop dari pagi sampai malam dan bukannya cari suami beneran. Alhasil, banyak sekali orang yang mengira kalau saya ini pengangguran yang anti sosial.

Saya sebal setengah mati saat ada salah satu keluarga (yang jelas bukan orang tua saya) yang bertanya, “Kamu ini, kok, masih kerja online. Memang gajimu berapa?” Sampai detik ini saya tidak bisa lupa nada bicaranya yang sinis dan begitu merendahkan.

Berhenti campuri urusan orang lain, apalagi soal kerja

Woy, bukannya takaran gaji itu sangat privasi, ya? Tante saya yang mendengarnya pun sampai ikutan membela sambil ketawa nyinyir. Sebagai seseorang yang masih sangat waras, saya hanya bisa diam tercenung, begini amat jadi freelancer.

Marah, sih, tidak. Hanya saja saya tidak menyangka pertanyaan sampah macam itu terlontar dari mulut seorang yang berpendidikan dan punya jabatan tinggi pula.

Punya gaji ‘cukup’ tiap bulan tetapi kalau tidak diakui dan dihargai rasanya tetap seperti ada yang kurang sampai membuat diri ini jadi rendah diri terus-menerus bahkan beberapa tahun lalu saya masuk rumah sakit gara-gara kena mental.

Buat kamu yang membaca uneg-uneg ini, berhentilah mencampuri urusan orang lain dan mulai sekarang tolong hargai privasi orang-orang di sekitarmu.

Hindari pertanyaan sampah seperti skripsimu sudah selesai belum, kapan lulus, kerja di mana, kapan nikah, kapan punya anak. Sebelum mempertanyakan soal itu, tanyakan dulu pada diri sendiri, kapan kamu mati?

BACA JUGA “Kerja di Mana?” dan Cara-Cara Menjawabnya

Astrids Lovely, Kalisalak, Kec. Batang, Kab. Batang, Jawa Tengah
[email protected]

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 9 April 2023 oleh

Tags: freelancefreelancerkerja di manaKilaspekerja lepas
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

5 tahun pakai WHV di Australia, kena mental. MOJOK.CO

Sisi Gelap Kerja di Australia Tak Seindah Konten Medsos, Sadar bahwa Bahagia Tak Melulu soal Gaji Ratusan Juta

2 Mei 2026
lowongan kerja, kerja di kota, lebaran.MOJOK.CO

Mudik Lebaran Jadi Ajang Sepupu Minta Kerjaan, tapi Sadar Tak Semua Orang Layak Ditolong

10 Maret 2026
UMR Jogja 2025 Sungguh Menyiksa, Fresh Graduate Stres MOJOK.CO

Fakta Penderitaan Fresh Graduate di Jogja: Harus Double Job Hanya Demi Bisa Hidup Layak dan Menabung Mengingat UMR Jogja 2025 Ini Terlalu Menyiksa

7 Oktober 2025
Netfix Hadirkan Losmen Bu Broto: Wulan Guritno Hadir dengan  Cinta yang Pelik MOJOK.CO

Netflix Hadirkan Losmen Bu Broto: Wulan Guritno Datang dengan Cinta yang Pelik

7 Juni 2025
Benarkah Freelance Lebih Menjanjikan Buat Gen Z dan Milenial di 2025?.MOJOK.CO

Benarkah Freelance Lebih Menjanjikan Buat Gen Z dan Milenial di 2025?

16 Januari 2025
Benarkah Freelance Lebih Menjanjikan Buat Gen Z dan Milenial di 2025?.MOJOK.CO

Derita Pekerja Freelance Kerap Kena Cibir Tetangga Gara-Gara Hanya Terlihat di Rumah, Padahal Demi Rawat Ortu dan Tetap Berpenghasilan Besar Melalui WFH

16 Mei 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Punya 30 Kamar Kost Putri Ternyata Tidak Seindah yang Dibayangkan

19 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026
Merdeka ala Puskestan dan para petani Sukoharjo: perjuangan sejahtera dari sektor pertanian MOJOK.CO

Merdeka Ala Puskestan dan Petani Sukoharjo: Perjuangan Panjang agar Sejahtera dari Pertanian

18 Agustus 2026
Ta'awun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga.MOJOK.CO

Taawun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga

19 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.