Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Wawancara Aldi Taher Bikin Saya Yakin Dia Layak Menjadi Caleg

Nurfikri Muharram oleh Nurfikri Muharram
27 Mei 2023
A A
3 Hal dari Wawancara Aldi Taher yang Bikin Saya Yakin Dia Layak Menjadi Caleg

Wawancara Aldi Taher Bikin Saya Yakin Dia Layak Menjadi Caleg (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Aldi Taher sempat menghebohkan publik setelah diketahui mendaftar menjadi calon legislatif dengan dua partai yang berbeda, yaitu PBB dan Perindo. Kasus itu membuat saya sempat ragu dengan kapabilitasnya untuk menjadi wakil rakyat. Jika memilih partai saja ragu-ragu, bagaimana dia bisa menentukan program yang terbaik buat rakyat? 

Saya hanya takut kalau Aldi Taher sewaktu-waktu bisa mencoreng nama baik wakil rakyat kita yang terhormat. Bukankah mereka yang menjadi wakil rakyat adalah orang-orang yang telah teruji kualitas dan kapabilitasnya? Aldi Taher jelas nggak layak dijejerkan dengan mereka yang saat ini duduk manis di Senayan.

Setidaknya itu yang saya pikirkan sebelum menonton wawancara Aldi Taher di salah satu stasiun televisi baru-baru ini. Meskipun wawancaranya hanya 15 menit, tetapi sudah cukup membantah keraguan saya kepadanya. Saya merasa berdosa telah menganggap remeh seorang Aldi Taher yang kualitasnya ternyata bisa disejajarkan dengan wakil rakyat kita.

Bahkan, kalau saja pemilu legislatif dilaksanakan pada hari ini, saya yakin Aldi Taher akan menjadi salah orang yang akan terpilih, bahkan dengan suara mutlak. Saya mengatakan hal itu tentu bukan tanpa alasan. Dalam wawancara singkatnya saja, blio setidaknya sudah menggenggam tiga modal utama untuk meraih massa agar dapat terpilih menjadi wakil rakyat. Ketiga hal yang belum tentu dimiliki oleh calon legislatif yang lain. 

Mengikuti perkembangan media sosial

Setelah mengucapkan salam pembuka yang sangat lengkap dari berbagai agama, Aldi Taher melakukan hal yang tidak biasa dilakukan oleh calon legislatif lain. Dia dengan percaya diri bersenandung, “Look at the stars, look how they shine for you.” Tidak salah lagi, itu adalah dua bait awal lagu “Yellow” yang dipopulerkan oleh Coldplay!

Alih-alih berbasa-basi menyapa presenter atau mengucapkan sesuatu yang tidak penting, ia lebih memilih mengutip lagu Coldplay yang kita semua tahu akan menggelar konser di Indonesia November mendatang. Tindakannya ini adalah sebuah kegeniusan yang saya yakin tidak pernah terpikirkan di kepala wakil rakyat kita sebelumnya. Ia berinovasi dan berani mendobrak tatanan salam pembuka di media.

Selain itu, ia sekaligus menunjukkan betapa pahamnya dirinya terhadap tren pembahasan di media sosial yang sedang gandrung dengan Coldplay. Dengan ini, suara penggemar Coldplay yang jumlahnya tidak sedikit itu hampir pasti ia kantongi. Memang siapa lagi yang akan dicoblos penggemar Coldplay selain Aldi Taher?

Sosok Religius

Selain suara penggemar Coldplay, Aldi Taher juga mencoba untuk menggaet suara dari umat muslim sebagai kaum mayoritas di negara ini. Misalnya dengan mengatakan bahwa kebulatan tekadnya untuk memilih Perindo ketimbang PBB hadir setelah melaksanakan salat istikharah. Masya Allah, di mana lagi kita bisa mendapat calon legislatif yang mendasarkan keputusannya pada petunjuk Tuhan dan bukan pada pemilik modal?

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Akan tetapi yang paling mencengangkan tentu saja keputusannya untuk membaca surah Al-Fatihah di akhir sesi wawancara. Saya rasa calon legislatif lain, se-religius apa pun mereka, belum pernah ada yang membaca Al-Fatihah secara terang-terangan di depan layar kaca. 

Tujuan Aldi Taher duduk di Senayan pun bukan semata-mata untuk membela kepentingan rakyat, melainkan ia ingin membaca Al-Qur’an di depan Puan Maharani dan Bambang Soesatyo. Ia dengan lantang mengatakan kalau Al-Qur’an adalah solusi dan kekuatan untuk Indonesia. Siapa yang tidak berkaca-kaca dengan statement ini?

Rendah Hati

Berbeda dengan kebiasaan pesaing-pesaing, Aldi Taher justru tidak menggebu-gebu mengemis suara dari rakyat. Ketika diminta untuk melakukan yel-yel untuk membuat masyarakat yakin untuk memilihnya, dia berkata kalau tidak usah memilihnya. Akan tetapi setelah itu, ia melanjutkan dengan berkata bahwa kita tidak perlu memaksa pilihan orang.

Hal itu menunjukkan sikap rendah hati dan tidak nafsu kekuasaan yang dimilikinya. Sesuatu yang sangat diperlukan di zaman orang bisa saling membunuh untuk berebut kuasa.

Ketiga hal tersebut baru sebagian kecil kegemilangan yang bisa kita saksikan dari Aldi Taher. Lagi pula wawancara tersebut terlalu singkat baginya yang dikenal mempunyai gagasan-gagasan out of the box. Maka tidak ada lagi keraguan untuk mengatakan Aldi Taher adalah alternatif pilihan terbaik serta ujung tombak untuk membungkam oligarki di negara ini.

Penulis: Nurfikri Muharram
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Aldi Taher Layak Menjadi Bapak Britpop Indonesia.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Mei 2023 oleh

Tags: aldi taherCalegPartaipartai politikpilihan redaksiwawancara
Nurfikri Muharram

Nurfikri Muharram

Mahasiswa Setengah Salmon.

ArtikelTerkait

Pengalaman Mengecewakan Berkunjung ke Pacet Mojokerto: Ketemu Pedagang yang Mematok Harga Nggak Wajar sampai Dikejar Calo Vila

Pengalaman Mengecewakan Berkunjung ke Pacet Mojokerto: Ketemu Pedagang yang Mematok Harga Nggak Wajar sampai Dikejar Calo Vila

25 Juli 2024
Bukan Mail, Ternyata Karakter Paling Dewasa dalam Serial Upin Ipin Adalah Susanti susanti upin ipin wn malaysia

Susanti, Sudah Nggak Usah Balik ke Indonesia, kalau Mau Balik, Sehabis Pemilu 2029 Aja

15 Februari 2025
Mirisnya Menjadi Warga Kabupaten Pemalang

Mirisnya Menjadi Warga Kabupaten Pemalang

15 Februari 2023
Membandingkan Perjalanan Jogja-Banyuwangi: Naik Kereta Api Sri Tanjung Lebih Aman, Naik Bus Sama dengan Setor Nyawa

Membandingkan Perjalanan Jogja-Banyuwangi: Naik Kereta Api Sri Tanjung Lebih Aman, Naik Bus Sama dengan Setor Nyawa

26 Oktober 2023
Lagu Underrated Dewa 19, Cocok untuk Bahan Renungan

Lagu Underrated Dewa 19, Cocok untuk Bahan Renungan

24 Juni 2023
Kecamatan Randublatung Blora: Dulu Dicap Ndeso, Sekarang Sudah Maju dan Layak Bersaing dengan Daerah Lain

Kecamatan Randublatung Blora: Dulu Dicap Ndeso, Sekarang Layak Bersaing dengan Daerah Lain

1 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total Mojok.co

5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total

3 Juni 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

2 Juni 2026
5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari Mojok.co

Malang Dingin Itu Seharusnya Wajar, tapi Kini Justru Jadi Anomali

3 Juni 2026
6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang "Nyeila", Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Memang Lagu Mereka Mojok.co

6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang “Nyeila”, Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Lagu Mereka 

6 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.