Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Warung Kopi, Tempat yang Nggak Bisa Dipisahkan dari Kehidupan Orang Aceh

Afdhalul Aulia oleh Afdhalul Aulia
28 Juli 2023
A A
Warung Kopi, Tempat yang Nggak Bisa Dipisahkan dari Kehidupan Orang Aceh

Warung Kopi, Tempat yang Nggak Bisa Dipisahkan dari Kehidupan Orang Aceh (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ngomongin soal kopi, mungkin kita semua tau kalau Aceh adalah salah satu daerah penghasil kopi terbaik di indonesia. Di Aceh sendiri, kopi menjadi minuman favorit untuk disajikan di pagi ataupun malam hari.

Tradisi minum kopi di Aceh sudah menjadi tradisi turun menurun seiring perkembangan zaman. Baik muda ataupun tua, miskin ataupun kaya, semua bisa menikmati kopi dengan nyaman. Tidak ada kesenjangan sosial dalam hal menikmati kopi di kota ini.

Mungkin bagi sebagian orang kopi adalah minuman yang pahit. Saya pun dulu beranggapan begitu. Tapi, setelah saya mencoba untuk minum kopi sekitar tiga kali, saya pun menjumpai letak kenikmatan dari secangkir kopi. Dulu saya dilarang minum kopi oleh orang tua saya “jangan minum kopi nanti nggak bisa tidur” begitulah kira-kira larangannya. Terkadang saya tidak peduli, saya tetap minum kopi tanpa sepengetahuan orang tua. Walaupun kadang juga nggak bisa tidur, tapi lama kelamaan saya sudah terbiasa dengan kopi jadi nggak khawatir lagi dengan anggapan kalau minum kopi nanti nggak bisa tidur.

Oke, selesai cerita pribadi, lanjut ke Aceh dan kopinya.

Bukan hanya itu, Aceh mempunyai begitu banyak warkop di seluruh penjuru kota. Di Banda Aceh sendiri kita dapat menjumpai banyak warung kopi yang berdekatan dan anehnya semua warung kopi itu selalu penuh tiap waktu.

Teman-teman saya yang dari luar Aceh sering bertanya, kenapa warkop di kota ini selalu penuh. saya pun bingung harus jawab gimana. Apalagi jika sedang musim sepak bola, dapat dipastikan hampir tidak ada kedai kopi yang kosong di Banda Aceh.

Selain itu, orang Aceh juga suka berlama-lama duduk di kedai kopi. Kadang mereka bisa menghabiskan waktu sekitar dua jam atau lebih hanya untuk nongkrong di warung kopi.

Budaya nongkrong

Saya punya sedikit asumsi tentang penuhnya kedai kopi di Serambi Mekah ini. Orang dari daerah mana pun, pasti pernah nongkrong. Untuk beberapa orang, nongkrong jadi pelepas lelah dan penat. Bahkan, beberapa menjadikannya budaya. Lihat Jogja, dengan budaya nongkrongnya.

Baca Juga:

Takengon Aceh yang Serba Lambat Bikin Kaget Orang Medan yang Terbiasa “Barbar”

Nongkrong Masih Dianggap Tabu di Sragen, Nasib Kafe di Sana Kian Suram 

Aceh pun begitu. Secara spesifik, orang-orang di sini punya budaya nongkrong di warung kopi. Oleh karena sudah jadi budaya, akhirnya terbiasalah orang-orang melepaskan penatnya ke warung kopi. Bahkan, bisa dibilang, beberapa orang menjadikannya suatu keharusan, meski tak punya urusan.

Hampir semua warung kopi punya wi-fi

Sejak wi-fi mulai merambah warung kopi, “migrasi” orang ke warung kopi makin masif. Yang dulunya ke warkop untuk memenuhi kebutuhan kafein, kini bertambah untuk memenuhi hasrat berseluncur di dunia maya.

Meski banyak yang bilang efeknya buruk, tapi nyatanya wi-fi memang jadi daya tarik banyak orang untuk ngopi. Tak terkecuali di Serambi Mekah ini.

Aceh penghasil kopi

Seperti yang sudah saya bilang di paragraf awal, Aceh terkenal sebagai penghasil kopi dengan kualitas terbaik, dan sudah merambah ke pasar dunia. Dan hal inilah yang menurut saya jadi penyebab orang berbondong-bondong ke warung kopi, ya karena daerah mereka hidup adalah penghasil kopi terbaik.

Budaya ngopi yang amat kental di Serambi Mekah ini memang tak bisa dilepaskan dari fakta bahwa mereka penghasil kopi terbaik. Maka tak berlebihan menyebut Aceh tak bisa lepas dari warung kopi. Dan memang sebaiknya begitu, daerah ini menghidupi dirinya dengan produk yang mereka buat sendiri, dan konsumsi sendiri.

Jika kalian mengaku pencinta kopi garis keras banget, saya rasa kalian harus berkunjung ke Aceh barang sekali. Rasakan betapa hangat warung kopi di tempat penghasil kopi terbaik di dunia.

Penulis: Rian Katami Sitepu
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sanger, Kopi Susu Khas Aceh yang Tak Kalah Nikmat dengan Kopi Susu Kekinian

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2023 oleh

Tags: acehBudayanongkrongprodusenWarung Kopi
Afdhalul Aulia

Afdhalul Aulia

Mahasiswa haus.

ArtikelTerkait

es teh

Mengapa Air Putih Kalah Pamor Dibanding Es Teh Manis?

12 Juli 2019
Dear Penjual di Warung Kopi, Tolong Volume Musiknya Jangan Terlalu Berisik Terminal Mojok

Dear Penjual di Warung Kopi, Tolong Volume Musiknya Jangan Terlalu Keras

28 Desember 2020
Nongkrong Masih Dianggap Tabu di Sragen, Nasib Kafe di Sana Kian Suram  Mojok.co

Nongkrong Masih Dianggap Tabu di Sragen, Nasib Kafe di Sana Kian Suram 

7 Juni 2025
Kopitiam Itu Warung Kopi, tapi yang Laris Manis Justru Makanannya Mojok.co

Kopitiam Itu Warung Kopi, tapi yang Laris Manis Justru Makanannya

6 November 2023
Alasan Yogyakarta Layak Disebut sebagai Kota Terbaik untuk Berdiskusi terminal mojok.co

Alur Obrolan Cowok kalo Lagi Nongkrong

8 Juni 2020
6 Provinsi di Indonesia Bagian Barat yang Underrated (Unsplash.com)

6 Provinsi di Indonesia Bagian Barat yang Underrated: Luhur dan Wajib Dikunjungi

18 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter, Dihina tapi Jadi Motor Tangguh dan Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.