Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Videotron Anies Baswedan Diberangus Kekuatan Penguasa

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
16 Januari 2024
A A
Videotron Anies Diberangus Kekuatan Penguasa (Unsplash)

Videotron Anies Diberangus Kekuatan Penguasa (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Videotron yang dibuat untuk Anies Baswedan tiba-tiba hilang. Padahal, pihak yang memasang video dukungan itu menjadwalkan tayang selama 1 minggu, dari 15 sampai 21 januari 2024. Adalah Olppaemi Project, yang membuat sebuah pernyataan di X dan menjadi ramai.

Notice regarding LED Videotron. pic.twitter.com/7alPYVjgpZ

— Olppaemi Project (@olpproject) January 15, 2024

“Kami harus mengabarkan bahwa LED ads yang telah dijadwalkan tayang selama seminggu [15-21 Januari 2024] di Bekasi dan Jakarta tidak dapat lanjut tayang di lokasi tersebut karena suatu hal yang di luar kuasa kami,” tulis akun @olpproject, dan dikutip oleh CNBC.

Hmm… sayang sekali, ya. Padahal, videotron untuk Anies Baswedan itu mendapatkan respons positif. Nada yang saya juga dilontarkan oleh Ramli Rahim, Jubir Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin Iskandar (AMIN). “Sayang sekali kreativitas anak bangsa diberangus oleh kekuatan penguasa,” kata Ramli. 

Wah, videotron Anies diberangus kekuatan penguasa?

Menurut saya, pernyataan Ramli ini sungguh keras. Pasalnya, sampai tulisan ini naik, tidak ada bukti yang mengarah ke sana. Belum ada pemberitaan yang menyatakan  bahwa videotron untuk Anies Baswedan tersebut hilang karena campur tangan “kekuatan penguasa”.

Padahal, kalau merujuk ke “penguasa”, Ramli sedang mengarahkan moncong senjata ke… yah kamu tahu sendiri. Yang menarik adalah komentar dari Pemprov DKI. Jadi, kata mereka, videotron untuk Anies Baswedan itu ranah swasta, jadi bukan tanggung jawab mereka.

“Ini ranah swasta. Untuk kepemilikan dan pengelolaan, apakah oleh Graha Mandiri atau biro reklame swasta,” kata Sigit Wijatmoko, Plt Kepala Diskominfotik DKI Jakarta.

Kalau Pemprov DKI tidak mempunyai kuasa di gegeran ini, lalu “penguasa” mana yang dimaksud Ramli? Jangan-jangan, yang dimaksud oleh Ramsli adalah penguasa… ahh nggak berani nulis hehehe.

Baca Juga:

Karawang Sibuk Bersolek ketimbang Memenuhi Kebutuhan Dasar Adalah Bukti Daerah Ini Salah Urus

4 Alasan Warga Jakarta Menolak Ridwan Kamil Menjadi Calon Gubernur

Bukan sampah visual

Kalau menurut saya yang sampai sekarang masih mempertimbangkan untuk golput, videotron untuk Anies itu bukan sampah visual. Makanya, masih menurut saya, ini justru cara yang kreatif untuk menyampaikan dukungan. Kalau namanya saja kreatif, tidak seharusnya kena “berangus” oleh siapa saja, kan.

Padahal, di luar sana, banyak sampah visual yang sudah bikin rakyat muak. Misalnya adalah baliho dan spanduk berukuran besar yang mengotori pemandangan. Bahkan ada baliho atau spanduk yang menutupi rambu-rambu lalu lintas. Kan yang seperti ini yang seharusnya kena berangus oleh… ahhh ya itulah.

Itulah kenapa sampah visual kayak baliho mempunyai banyak sisi negatif. Yang paling penting menurut saya adalah membahayakan pengguna jalan. Mongabay pernah melaporkan bahwa baliho-baliho dapat mengganggu konsentrasi berkendara, sehingga bikin rawan kecelakaan lalu lintas. 

Ancaman keselamatan lain juga bisa muncul dari insiden robohnya baliho, baik karena faktor alam atau pemasangan yang asal-asalan. Peristiwa membahayakan tersebut kerap kali terjadi. Nah, kalau videotron untuk Anies, kan nggak masuk definisi tersebut.

Saya akan mengakhiri curhatan pendek ini dengan sebuah kalimat: Kalau mendukung capres dan cawapres secara kreatif dan tidak merugikan, lantas mau pakai cara yang bagaimana biar aman? Mau balik ke baliho, politik uang, relasi kekuasaan? Dih, menjijikkan. 

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Anies Baswedan: Amarah yang Tepat Sasaran dan Mewakili Keresahan Para Karyawan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2024 oleh

Tags: Aniesanies baswedanCalon Presidencapres 01capres aniesfans kpop aniespilpres 2024videotronvideotron Aniesvideotron Anies Baswedan
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Ketika Dosen dan Mahasiswa Bingung Memilih Capres 2024 untuk Pemilu 2024 (Unsplash)

Ketika Dosen dan Mahasiswa Bingung Memilih Capres 2024 untuk Pemilu 2024

29 Juni 2023
pilpres 2024

Kapan Waktu yang Tepat untuk Bicara tentang Pilpres 2024?

10 Desember 2021
Dear Pak Anies Baswedan, Tolong Perhatiin Juga Penumpang TiJe yang Berdesakan, dong terminal mojok

Dear Pak Anies Baswedan, Tolong Perhatiin Juga Penumpang TiJe yang Berdesakan, dong

20 April 2021
Najwa Shihab Satu-satunya Tokoh Perempuan yang Pantas Menjadi Presiden, yang Lain Minggir Dulu!

Najwa Shihab Satu-satunya Tokoh Perempuan yang Pantas Menjadi Presiden, yang Lain Minggir Dulu!

27 Oktober 2022
Saatnya Blak-blakan soal Penyebab Banjir Kalimantan Selatan. Sama-sama Tahu lah!

Kita Terlalu Sibuk Ngomongin Anies, Sampai Lupa Pemberitaan Banjir Jakartasentris Banget

29 Februari 2020
Dosa-dosa Ganjar Pranowo (Wikimedia Commons/humas.jatengprov.go.id)

5 “Dosa” Ganjar Pranowo: Capres PDIP yang Meninggalkan Jawa Tengah

5 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.