Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Video Ucapan Idulfitri Pejabat Pemerintah yang Gitu-gitu Aja

Andri Saleh oleh Andri Saleh
1 Mei 2022
A A
Video Ucapan Idulfitri Pejabat Pemerintah yang Gitu-gitu Aja Terminal Mojok

Video Ucapan Idulfitri Pejabat Pemerintah yang Gitu-gitu Aja (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di detik-detik menjelang Hari Raya Idulfitri ini, ada satu pekerjaan penting yang biasa dilakukan oleh pejabat pemerintah. Pekerjaan ini menyangkut kepentingan hajat hidup orang banyak. Apalagi di masa-masa menjelang Pilpres 2024, beuh, pekerjaan penting ini mutlak dilakukan oleh pejabat pemerintah untuk meraih simpati warga dan masyarakat. Pekerjaan penting itu adalah… bikin video ucapan selamat Idulfitri!

Alih-alih membuat video ucapan selamat Idulfitri yang menarik, kreatif, dan menyentuh untuk meraih simpati masyarakat, para pejabat pemerintah tadi justru masih menggunakan cara-cara lama dalam membuat video ucapan selamat Idulfitri itu. Konsepnya jadul dan selalu sama dari tahun ke tahun. Monoton. Ya kalau begini sih, siapa juga yang mau nonton?

Nih ya, meski Hari Raya Idulfitri tinggal menghitung hari, saya sudah bisa memprediksi bagaimana tayangan video ucapan selamat Idulfitri nanti. Kurang lebih bakal seperti ini tampilannya.

Pertama, pejabat masuk dalam frame. Kalau yang ini wajib hukumnya, Bos. Kalau si pejabat nggak masuk frame, mending nggak usah dibuat videonya sekalian. Ya tahu sendiri kan kalau video ucapan selamat Idulfitri ini bisa jadi media untuk cari muka, eh maaf, maksudnya untuk promosi diri. Makanya penampilan pejabat pun perlu diperhatikan, misalnya pakai baju takwa, sarung, dan peci. Bahkan kalau bisa pakai sorban dan kafiyeh macam pejuang Palestina itu. Mana tahu kan masyarakat langsung simpati dan terenyuh melihat kealiman para pejabat tadi, lalu dengan kerelaan hati bersedia mendukung untuk maju di Pilpres 2024 nanti. Uhuk.

Gaya andalan (Shutterstock.com)

Kedua, posisi dalam frame. Kalau yang ini tergantung konsep videonya seperti apa. Kalau yang tampil cuma satu orang (dan yang pasti si pejabatnya itu sendiri yang tampil), biasanya posisi duduk di meja kerja dengan background lemari buku atau logo instansi. Biar si pejabat tadi kelihatan pintar dan berintegritas terhadap instansi yang dipimpinnya itu.

Kalau yang tampil cuma beberapa orang dari jajaran pimpinan, biasanya posisinya berdiri dengan tangan bersedekap. Pejabat yang paling tinggi jelas posisinya di tengah. Semakin ke pinggir semakin rendah jabatannya. Nah, kalau yang tampil itu orang satu kantor, saya yakin posisinya ada yang duduk, berdiri di belakang, dan jongkok di depan. Pejabat tertinggi posisinya duduk, pejabat di bawahnya berdiri di belakang, kalau yang jongkok di depan mah biasanya dari golongan umbi-umbian.

Ketiga, backsound video. Ah, ini sudah ketebak duluan, sih. Sependek pengalaman saya melihat video ucapan selamat Idulfitri dari tahun ke tahun, yang jadi backsound video adalah kumandang takbir yang dibarengi dengan suara beduk bertalu-talu. Fix no debat. Kan nggak mungkin juga pakai backsound musik Kangen Band. Ramashok, dong!

Pakai backsound suara beduk (Mang Kelin/Shutterstock.com)

Keempat, ornamen dalam video. Sebagai pemanis, biasanya ada beberapa ornamen yang ditampilkan dalam video. Tapi, yaaa ornamennya selalu itu-itu saja dari tahun ke tahun. Contoh ornamennya paling nggak jauh-jauh dari gambar ketupat, kubah masjid, lampu gantung, logo instansi, dan teks ucapan selamat Idulfitri yang menggunakan font Monotype Corsiva.

Baca Juga:

5 Barang yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Hampers Lebaran

Mobil Dinas Pejabat Itu Memang Harus Mahal, kalau Bisa, Pilih yang Paling Mahal Sekalian

Kelima, kalimat ucapan yang klise. Terakhir yang nggak kalah penting adalah kalimat yang diucapkan oleh pejabat dalam video. Seperti biasa, kata-kata yang diucapkan adalah “Selamat Hari Raya Idulfitri. Minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin.” Tapi sebelum mengucapkan kata pamungkas tadi, biasanya didahului dengan kalimat pembuka dari si pejabat. Kalimat pembuka yang puitis tapi penuh basa-basi semacam janji manis yang biasa diucapkan ketika kampanye dulu.

Pakai basa-basi dulu kayak waktu kampanye dulu (Shutterstock.com)

Kira-kira seperti itulah tayangan video ucapan selamat Idulfitri para pejabat pemerintah yang bakal menghiasi layar kaca dan konten media sosial dalam beberapa hari ke depan. Meski membosankan dan bisa ditebak endingnya, saran saya sih tetap tonton sampai habis, ya. Mana tahu di sepanjang video itu kamu bisa menemukan celah untuk dijadikan bahan rujakan di media sosial. Eh.

Penulis: Andri Saleh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 40 Istilah dalam Pemerintahan yang Sering Diucapkan Pejabat Kita.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 Mei 2022 oleh

Tags: IdulfitriPejabatvideo ucapan
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Kalau Saya Jadi Kepala Daerah, Jelas Saya Akan Peduli dengan Klub Bola Lokal terminal mojok.co

Kalau Saya Jadi Kepala Daerah, Jelas Saya Akan Peduli dengan Klub Bola Lokal 

3 Oktober 2021
Lebaran Ketupat di Jawa: Momen Penghiburan untuk Arwah Anak-anak

Lebaran Ketupat di Jawa: Momen Penghiburan untuk Arwah Anak-anak

22 April 2023
Cara Cepat Jadi Pejabat Adalah dengan Jualan Martabak MOJOK.CO

Cara Cepat Jadi Pejabat Adalah dengan Jualan Martabak

19 Juli 2020
3 Alasan Pejabat Sebaiknya Nyoba Magang Jadi Debt Collector

3 Alasan Pejabat Sebaiknya Nyoba Magang Jadi Debt Collector

28 Desember 2021
Cerita Lain Evakuasi Banjir yang Dijadikan Sarana Cari Muka Pejabat

Satu Cerita dari Evakuasi Banjir Tangerang

4 Januari 2020
Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

11 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosen Numpang Nama di Jurnal, Vampir Akademik Pengisap Darah Mahasiswa yang Banting Badan demi Kelulusan

Dosen Indonesia Itu Bukan Peneliti, tapi Buruh Laporan yang Kebetulan Punya Jadwal Ngajar

6 Januari 2026
Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Malas dan Tidak Punya Uang Mojok.co

Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Tidak Punya Uang

8 Januari 2026
Angka Pengangguran di Karawang Tinggi dan Menjadi ironi Industri (Unsplash) Malang

Warga Karawang Terlihat Santai dan Makmur karena UMK Sultan, padahal Sedang Berdarah-darah Dihajar Calo Pabrik dan Bank Emok

12 Januari 2026
Tidak Ada Nasi Padang di Kota Padang, dan Ini Serius. Adanya Nasi Ramas! angkringan

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

11 Januari 2026
Omong Kosong Rumah di Desa dengan Halaman Luas Pasti Enak (Unsplash)

Punya Rumah di Desa dengan Halaman Luas Itu Malah Menjadi Sumber Keresahan, Hidup Jadi Nggak Tenang

8 Januari 2026
Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Bisa Diharapkan (Unsplash)

Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Jadi Harapan, Bikin Saya Juga Ingin Bilang kalau Kuliah Itu Scam

9 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah
  • 5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku
  • Lulusan S2 Jogja Ogah Menerima Tawaran Jadi Dosen, Mending Ngajar Anak SD di Surabaya: Gambaran Busuk Dunia Pendidikan Indonesia
  • Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi
  • Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa
  • Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.