Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Ngapain Foto Bareng Pejabat? Ribet dan Nggak Ada Untungnya!

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
21 November 2023
A A
Ngapain Foto Bareng Pejabat? Ribet dan Nggak Ada Untungnya!

Ngapain Foto Bareng Pejabat? Ribet dan Nggak Ada Untungnya! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Memangnya berhasil foto bareng pejabat bisa bikin karier di kantor kita melesat cepat? Atau bikin kita mendadak kaya?

Mendekati tahun politik seperti sekarang ini, tak sulit rasanya bertemu dengan pejabat negara. Wajar saja, mereka sedang sibuk mencitrakan diri dekat dengan rakyat supaya dia atau jagoannya bisa terpilih lagi.
Umumnya, masyarakat bakal menyambut sang pemangku kebijakan dengan gegap gempita. Terlebih bila sang pejabat dirasa memiliki peran penting di masyarakat. Mesti masyarakat akan berbondong-bondong ingin berfoto dengan bapak/ibu penguasa yang terhormat.

ADVERTISEMENT

Terus terang, saya nyaris nggak pernah memanfaatkan kesempatan ketemu pejabat untuk ngajak mereka berswafoto. Sekalipun kesempatan tersebut beberapa kali datang kepada saya. Terutama saat saya masih duduk di bangku perkuliahan.

Kebiasaan ini terus berlanjut sampai sekarang. Bagi saya, foto bareng pejabat itu ribet dan nggak ada untungnya sama sekali. Tentu opini saya ini nggak ngasal, ada beberapa alasannya. Apa saja?

Proses minta foto bareng pejabat susah

Asal kalian tahu, foto bareng pejabat selalu butuh perjuangan yang pastinya nggak mudah. Apalagi kalau orang yang mau kita ajak foto bareng levelnya sudah menteri atau jabatan setara lainnya. Ditambah beliau rajin main medsos yang membuat namanya makin termasyhur.

Kondisi seperti ini tentu membuat makin banyak orang yang rebutan pengin foto bersama dengan sang pejabat. Otomatis ketika kita ingin foto bersama beliau pastinya sulit bin ribet. Belum lagi jika beliau dikawal dengan ketat oleh bodyguard dan para ajudannya. Wah, bakal makin repot tuh ngajak fotonya.

Hasil foto bareng pejabat nggak pernah optimal

Setelah bersusah payah foto dengan pejabat, kita belum tentu puas dengan hasilnya. Hasil foto bareng yang diperoleh dari rebutan berfoto dengan orang lain kemungkinan besar akan kabur. Mengingat tangan kita bisa jadi goyang saat foto bareng tersebut. Entah karena kesenggol orang lain, buru-buru, atau beragam faktor lainnya.

Kalian nggak percaya? Coba cek teman kalian yang berhasil foto bareng pejabat, saya yakin pasti ada aja kurangnya. Selain fotonya kabur, bisa saja bapak/ibu pejabatnya saat difoto nggak fokus menghadap kamera dan malah menghadap ke arah lain.

Baca Juga:

Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja

Mobil Dinas Pejabat Itu Memang Harus Mahal, kalau Bisa, Pilih yang Paling Mahal Sekalian

Khawatir mereka tersangkut kasus

Sebenarnya ini alasan utama saya enggan berfoto dengan pejabat apalagi sampai posting foto mereka di media sosial. Saya khawatir banget mereka bakal tersangkut kasus, entah itu kasus korupsi ataupun kasus pidana lainnya. Malu dong kalau saya pernah foto bareng mantan pejabat yang korup.

Pejabat kerap membuat pernyataan konyol

Jangankan foto bareng pejabat korup, foto bareng mereka yang pernah membuat pernyataan konyol aja saya bakalan malu. Apalagi kalau beliau bikin pernyataan konyol yang viral di dunia maya. Niscaya, saya berusaha nggak satu frame dengan beliau.

Misalnya gini, kalian pasti malas kalau punya teman atau dekat dengan orang yang suka bikin pernyataan aneh, kan? Seandainya bisa memilih, saya yakin kalian pasti nggak pengin ketemu orang kayak gitu. Kurang lebih begitulah yang saya rasakan saat bertemu oknum pejabat yang kerap melontarkan pernyataan konyol dalam suatu forum.

Arah politik dan gagasannya berubah

Dewasa ini saya kira sudah banyak orang yang melek politik. Bahkan, tak sedikit pula orang yang menganggumi sosok pejabat negara dari gagasan, kebijakan, dan arah politiknya. Maka nggak usah heran kalau banyak yang rela berpeluh cuma untuk foto bareng sosok pejabat yang mereka kagumi plus diunggah ke media sosial dengan kata-kata indah yang memancarkan kekaguman.

Sejujurnya, saya nggak bakalan berani melakukan adegan ekstrem dan dewasa seperti itu. Pasalnya, gagasan, kebijakan, dan arah politik seseorang yang pernah menjabat mungkin saja berubah. Makanya sangat normal kalau melihat pejabat bersikap mencla-mencle. Semua tergantung pimpinan partainya. Hiya, hiya, hiya.

Sarana promosi gratis

Pihak yang paling diuntungkan dari dipostingnya foto seseorang dengan pejabat bukan orang yang mengunggahnya ke media sosial, melainkan pejabat itu sendiri. Boleh dibilang hal ini semacam sarana promosi gratis guna memperkenalkan diri.

Alasannya sederhana, soalnya nggak semua orang hafal dan tahu nama-nama para pemegang jabatan di negeri ini. Misalnya saja nama para menteri. Sekalipun ada menteri yang sudah menjabat begitu lama, belum tentu semua orang tahu nama dan orangnya. Contohnya menpora. Guna mengukur popularitas menpora, coba tanya siapa nama menpora dan ketum PSSI saat ini ke orang sekitar kalian. Saya yakin lebih banyak orang yang tahu nama ketum PSSI kita daripada menpora saat ini.

Mungkin foto bareng pejabat kelak bakal bermanfaat jika kalian menjadi leader MLM. Atau, kalau suatu saat kalian punya masalah, bisa tuh ngaku-ngaku punya bekingan pejabat. Kan ada foto barengnya.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Manfaat Foto Bareng Pejabat.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 November 2023 oleh

Tags: fotoFoto PejabatPejabatswafoto
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Daftar Riders Pejabat Ketika Kunjungan ke Daerah Terminal Mojok.co

Daftar “Riders” Pejabat Ketika Kunjungan ke Daerah

27 April 2022
Kita Tak Butuh Ucapan Turut Berduka Cita dari Pejabat, Kita Butuh Aksi Nyata Mereka!

Budaya Buruk Pejabat Daerah yang (Sayangnya) Dianggap Sepele dan Biasa-biasa Saja

27 Mei 2023
6 Hal yang Biasanya Diposting Setelah Diterima Jadi CPNS Terminal Mojok.co

6 Hal yang Biasanya Diposting Setelah Diterima Jadi CPNS

14 Maret 2022
Apa Sebenarnya Motivasi Pemilik Truk Pasang Foto Cewek Seksi dan Quote Nyeleneh di Bak Truk?

Apa Sebenarnya Motivasi Pemilik Truk Pasang Foto Cewek Seksi dan Quote Nyeleneh di Bak Truk?

30 Juli 2022
3 Alasan Pejabat Sebaiknya Nyoba Magang Jadi Debt Collector

3 Alasan Pejabat Sebaiknya Nyoba Magang Jadi Debt Collector

28 Desember 2021
5 Hal Nggak Enaknya Jadi Pejabat Eselon 1 yang Nggak Diketahui Banyak Orang Terminal Mojok

5 Hal Nggak Enaknya Jadi Pejabat Eselon 1 yang Nggak Diketahui Banyak Orang

27 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Bukan cuma soal dingin, ini 4 kejanggalan di Lembang yang bikin wisatawan Semarang heran

15 Juli 2026
4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi ruang publik yang lebih hidup  Mojok.co

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

17 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri Mojok.co

Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri

18 Juli 2026
Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

19 Juli 2026
Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.