Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor (Bagian 2)

Budi oleh Budi
11 Maret 2026
A A
Vespa Matic Dibenci Banyak Orang, Hanya Orang Bodoh yang Beli (Unsplash)

Vespa Matic Dibenci Banyak Orang, Hanya Orang Bodoh yang Beli (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kenyamanan boncengan yang bikin frustasi

Selanjutnya, mari kita bahas aspek kenyamanan Vespa matic, khususnya saat boncengan. Vespa Matic memang dirancang dengan estetika retro yang menawan, tapi desainnya mengorbankan fungsionalitas.

Betapa tidak enaknya saat Anda bonceng seseorang, penumpang belakang harus dipaksa “ngangkang” lebar karena bentuk jok yang sempit dan footstep yang posisinya kurang ergonomis. Siapa yang tahan duduk seperti itu selama perjalanan panjang?

Sudah begitu, dari sisi keamanan juga mengkhawatirkan karena penumpang bisa mudah tergelincir atau merasa tidak stabil.

Bandingkan dengan Honda BeAT, skuter entry-level yang harganya hanya sekitar Rp18 sampai Rp20 jutaan rupiah. BeAT menawarkan jok yang lebih lebar, footstep yang mudah dijangkau, dan desain yang lebih ramah untuk boncengan. 

Bahkan, dengan harga satu Vespa matic, Anda bisa membeli tiga unit BeAT! Bayangkan, daripada bonceng satu orang dengan susah payah, Anda bisa bagi-bagi skuter ke anggota keluarga atau teman.

Sudah banyak yang mengeluhkan nyeri punggung atau kaki setelah boncengan jarak jauh. Desain Vespa matic yang ikonik, dengan roda kecil dan bodi ramping, memang bagus untuk foto Instagram, tapi tidak untuk realitas lalu lintas yang padat. Ini salah satu alasan mengapa Vespa terasa tidak praktis untuk penggunaan sehari-hari di Indonesia

Bagasi dan kompartemen Vespa matic yang pelit, plus tangki plastik yang kontroversial

Fungsionalitas penyimpanan adalah poin berikutnya yang membuat Vespa matic kalah telak dari kompetitor. Vespa Matic itu pelit dalam hal bagasi dan kompartemen. 

Bagasi di bawah jok biasanya hanya muat helm half-face atau jas hujan. Tidak ada ruang ekstra untuk barang belanjaan, tas kerja, atau perlengkapan harian. Cantolan depan juga terbatas, membuatnya susah untuk membawa barang bawaan lebih banyak tanpa resiko jatuh.

Baca Juga:

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

Bandingkan saja dengan skuter Jepang seperti Honda Scoopy atau Yamaha Fino, yang meskipun lebih murah, punya bagasi lebih luas dan fitur seperti hook depan yang kuat. Di Vespa matic, Anda sering harus menambah aksesoris aftermarket seperti box belakang. Tentu saja ini menambah biaya. 

Ini juga ironis. Harganya premium, tapi Vespa tega menyediakan fitur dasar seperti itu.

Lebih parah lagi, tangki Vespa matic terbuat dari plastik, yang sering disebut mirip “jerigen BBM”. Meskipun ringan dan anti-karat, bahan plastik ini rentan bocor atau rusak jika terbentur, terutama di jalanan berlubang Indonesia. Coba bayangkan bagaimana kalau harus ganti tangki karena retak? Biayanya tidak murah.

Baca juga: Vespa Matic Itu Overrated, Masih Kalah Nyaman dengan Yamaha Mio Generasi Pertama, Jauh!

Suspensi yang kurang empuk dan tidak nyaman

Terakhir, urusan peredaman suspensi juga tak luput dari celaan. Vespa Matic, meskipun mahal, suspensinya nggak enak. Suspensi depan Vespa memang unik dengan desain single-sided swingarm yang ikonik, tapi soal keempukan? Jauh dari harapan.

Saat melewati jalan berlubang atau polisi tidur, getaran terasa keras dan kurang meredam benturan dengan baik. Bandingkan dengan suspensi teleskopik yang sering dipakai pabrikan Jepang seperti Honda atau Yamaha, yang harganya lebih murah tapi lebih empuk dan stabil. 

Suspensi teleskopik menyerap guncangan lebih baik dan biaya perbaikannya murah. Ini membuat perjalanan lebih nyaman, terutama di jalanan rusak yang menjadi ciri khas Indonesia.

Para mekanik pun sering bilang bahwa suspensi Vespa matic lebih rumit diganti atau di-upgrade. Inilah alasan tambahan mengapa para mekanik di bengkel membenci Vespa matic.

Dari pembahasan di atas, jelas bahwa Vespa Matic masih punya banyak kekurangan yang membuatnya terasa overprice. Tentu saja, Vespa masih punya nilai tambah di desain dan ke-prestige-an, tapi untuk penggunaan sehari-hari, apakah worth it? Jelas tidak.

Penulis: Budi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 Maret 2026 oleh

Tags: harga vespa matichonda beathonda pcxrekomendasi vespa matictangki plastik vespa maticvespa maticvespa matic mahalvespa sprintYamaha NMAX
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho

27 Maret 2024
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

17 April 2026
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Honda BeAT Terbaru: Motor Paling Laris, tapi Juga yang Paling Cepat Rusak, Mending Beli Yamaha Mio M3!

13 Juli 2025
Satria f suzuki nex honda beat mojok

Suzuki Nex dan Honda Beat Generasi Pertama, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

4 November 2020
PCX 160 Motor Mewah tapi Menyedihkan, Mending Beralih ke Lexi 155 yamaha lexi

PCX 160 Motor Mewah tapi Menyedihkan, Mending Beralih ke Lexi 155

7 Agustus 2025
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

4 Motor Terbaik yang Pernah Honda Produksi, yang Jelas Nggak Ada Vario 160!

27 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas” Terminal

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas”

11 Mei 2026
Sisi Gelap FISIP, Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik Terminal

FISIP Kehilangan “Taring” karena Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik 

7 Mei 2026
Nasihat Penting untuk Gen Z yang Pengin Banget Jadi ASN

Daripada ASN Day, Kami para ASN Lebih Butuh Serikat Pekerja!

5 Mei 2026
6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026
Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.