Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Vespa Corsa, Motor Impian yang Harganya Makin Nggak Waras

Budi oleh Budi
12 Desember 2020
A A
Hanya Wanita Sabar dan Setia yang Mau Dibonceng Naik Vespa Tua terminal mojok.co

Hanya Wanita Sabar dan Setia yang Mau Dibonceng Naik Vespa Tua terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Entah kenapa jika mendengar nama motor yang satu ini, jiwa saya turut bergetar hebat. Dada berdebar kuat sekali. Serasa ada rasa yang sangat dalam sebelumnya dan merasa sudah ditakdirkan bersama. Ya, dulu harus saya akui, rasa itu hanya sebatas ingin, bukan saling memiliki seperti yang saya inginkan. Eh tunggu, ini bukan masalah sesama manusia, tapi perasaan saya sama motor yang namanya Vespa.

Vespa sendiri berarti lebah dalam bahasa tempat asalnya sana. Jika dilihat secara seksama dan sesingkat-singkatnya, bodi Vespa bak lebah dengan buntut bahenol. Paling tidak itu yang membuat pecintanya termasuk saya berkali-kali jatuh cinta.

Vespa salah satu motor yang sudah menjadi impian saya dari lama. Semasa SMK dulu, harga motor ini nggak segila sekarang. Harganya masih waras, tapi ya itu, saya belum ada uang. Beruntungnya, orang tua begitu pengertian. Beliau tahu keinginan saya untuk memiliki Vespa. Akhirnya, Vespa tahun 1981 terparkir di depan rumah kala itu. Saya merasa menjadi manusia yang sangat bahagia. Bukan hanya sebatas keinginan ingin punya Vespa terpenuhi, tapi karena rasa peduli orang tua saya, terima kasih Pak, Bu.

Setelah memiliki satu, saya cukup paham bahwa Vespa memiliki banyak varian yang banyak benar. Lebih singkatnya Vespa terbagi jadi dua golongan large frame dan small frame. Dan dari dua ini, masih terbagi lagi sama nama yang berbeda pula, dipisahkan nama serta tahun lahirnya. Nah Vespa milik saya termasuk large frame kayak Vespa PX,Super, Excel masuk ke sini. Namun, saya merasa masih ada impian memiliki Vespa yang termasuk small frame.

Kemarin sempat viral harga Vespa tua yang dijual dengan harga satu miliar, tahu? Sebut saja namanya Vespa SS90 yang termasuk dalam small frame. Selain itu, yang termasuk smallframe ada juga PTS, Darling, dan ada lagi lainnya. Saya sendiri lupa namanya. Oh iya, ada juga Vespa Corsa yang juga termasuk kedalam small frame itu tadi.

Jika ditanya ingin beli Vespa apa lagi atau apa sih Vespa impiannya sekarang, Vespa Corsa menjadi jawabannya, tentu saja jika memiliki saldo berlebih di ATM. Vespa Corsa menjadi sangat menarik menurut saya pribadi. Dan yang bikin unik lagi, Vespa Corsa menjadi motor matic dua tak pertama di negeri +62 ini. Ya, bisa dibilang sebagai pioner motor matic di tanah air sih. Cara memakainya pun sedikit berbeda dengan motor matic sekarang yang tinggal gas pol.

Pada Vespa Corsa, perlu memasukan persneling dengan memutar ke depan grip gas sebelah kiri dulu supaya bisa jalan. Cara ini menjadi fitur pengaman ketika Corsa baru saja dihidupkan, supaya nggak langsung nelonyor. Seperti halnya fitur pengaman di motor matic sekarang yang kudu ditarik tuas remnya supaya motor bisa hidup. Jauh sebelum itu, Vespa corsa punya fitur keamanannya sendiri. Buat yang bertanya di mana tuas perseneling Vespa Corsa ini, jawabannya ada di grip gas sebelah kiri. dan tuas remnya ada di bagian stang sebelah kiri juga, seperti motor matic sekarang.

Kemudian, meski tergolong motor tua, Vespa Corsa sudah ada electric starter yang sangat menarik sekali pada masanya. Oh iya, populasi Vespa Corsa nggak bisa dibilang banyak. Meski ada di Indonesia dari 1991 sampai 2006 tak lantas bisa gampang untuk menjumpai motor matic pertama yang ada di Indonesia ini. Tak ayal, kejarangan ini membuat harganya sekarang cukup tinggi. Sekarang untuk satu unit Vespa Corsa pasti di atas sepuluh jutaan. Sangat jarang bisa di bawah itu, jika ada, barangnya pun bikin ngelus dada dan beban pikiran tentunya.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Dulu, Vespa Corsa umum ditujukan untuk kaum hawa mengingat bodinya yang ramping karena berbasis small frame. Pun sudah automatic berbeda dengan jenis small frame lainnya yang masih kopling manual bak motor laki.

Bodi rampingnya memang membuat saya jatuh cinta. Rasanya begitu pas jika dipakai nyempil-nyempil di tengah macetnya jam berangkat dan pulang pabrik, apalagi si Corsa ini sudah disenjatai dengan mesin dua tak berkapasitas 125cc, suara yang dihasilkan memang merdu sekali. Sungguh porsi yang cukup saat ingin nyalip-nyalip kayak Rossi. Vespa Corsa juga sudah dibenamkan lampu sein, jadi bakal serasa aman pas mau nyebrang.

Bagasi di bawah stang menjadi andalan untuk membawa tool kit dan barang-barang kayak belanjaan. Dan yang paling istimewa ketika saya membayangkan sudah memiliki Vespa Corsa adalah mendapat banyak perhatian di jalan. Bisa dipastikan Vespa ini sebagai magnet yang menarik setiap mata di jalan. Lantas, saya yang fakir perhatian ini bakal merasa bahagia banget pas riding menggunakan Vespa Corsa PK 125. Duh bahagianya bermimpi.

BACA JUGA Nggak Cuma Aki Tekor, Ini Beberapa Parts Penyebab Electric Starter Motor Mati dan tulisan Budi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Desember 2020 oleh

Tags: vespa corsa
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Mobil Hybrid (Sebenarnya) Bukan Pilihan Buruk, tapi Bisa Bikin Tekor

Mobil Hybrid (Sebenarnya) Bukan Pilihan Buruk, tapi Bisa Bikin Tekor

27 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial

30 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Kebeli Suzuki Ertiga tapi Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.