Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

VAR Nggak Akan Ada Gunanya Selama Kualitas Wasit Liga Inggris Gini-gini Aja

Rahmatullah Syabir oleh Rahmatullah Syabir
4 September 2022
A A
Anthony Taylor: Wasit Premier League, Kualitas Liga Indonesia chelsea wasit liga inggris VAR

Anthony Taylor: Wasit Premier League, Kualitas Liga Indonesia (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Liga Inggris yang dipertandingkan semalam, banyak diwarnai berbagai kontroversi yang dibuat oleh keputusan wasit, padahal sudah ada VAR yang membantu loh. Masih ada-ada aja tingkah lucu wasit yang pengen saya cubit ginjalnya ih.

Game week keenam Liga Inggris tadi malam mempertandingkan banyak match seru secara bersamaan, sehingga kita harus memilih match mana yang mesti ditonton. Ada Derby Merseyside antara Everton vs Liverpool, ada Chelsea vs West Ham, sampai match Aston Villa vs Manchester City.

Namun yang menjadi buah bibir di kalangan fans sepakbola adalah kontroversi-kontroversi yang dibuat wasit Liga Inggris semalam. Sialnya itu bukan di satu match saja, tapi hampir semua match. Seolah-olah pertandingan semalam sudah diatur. Konspirasi nih!

Banyak keputusan wasit yang berat sebelah, padahal wasit sudah dibantu VAR, yang mampu melihat tayangan ulang kejadian di lapangan. Namun, keputusan wasit tersebut tetap aja merugikan satu pihak.

Kita mulai dari West Ham yang kena sial setelah gol Cornet dianulir. Gol dianulir karena Bowen dianggap melanggar kiper Chelsea, Mendy. Padahal, dalam tayangan ulang terlihat Mendy lah yang menabrakkan diri. Justru Bowen terlihat menghindar dengan mengangkat kaki. Katanya, keputusan tersebut diambil lewat keputusan “subjektif” sang wasit setelah melihat VAR.

Lanjut ke Newcastle United yang harus berbagi poin dengan Crystal Palace. Sebenarnya, The Toon Army sempat unggul, namun gol tersebut dianulir karena Joe Willock sempat bertabrakan dengan kiper Crystal Palace. Padahal, Willock lah yang sebenarnya didorong oleh Guaita. Alan Shearer, legenda Newcastle, sampai tak habis pikir bagaimana bisa itu pelanggaran.

Tak berhenti di situ, ada gegeran Coutinho yang dianggap offside. Laga antara Aston Villa vs Manchester City berakhir imbang gegara gol tersebut dianulir. Padahal, posisi Coutinho aman-aman saja setelah dilihat dari VAR.

Yang terakhir, van Dijk yang selamat dari kartu merah. Tekelnya kepada Amadou Onana dianggap berbahaya, dan harusnya dikartu merah. Tapi, dia hanya dapat kartu kuning.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Dari rangkuman di atas, bisa jadi kalian berpikir kalau VAR itu fitur yang jelek plus nggak berguna. Itu kurang tepat. Yang tepat adalah, VAR udah bagus, wasit Liga Inggris aja yang memang ampas. Ingat Anthony Taylor?

Begini, VAR itu memberimu pandangan yang lebih luas akan suatu masalah. Bisa dibilang hal ini meminimalisir risiko salah ambil keputusan. Di Liga Champions, jarang kita dengar masalah dengan VAR. Kenapa? Ya karena keputusan yang diambil memang tepat.

Masalahnya adalah tentang siapa yang bekerja di balik VAR tersebut. Kalau asisten wasit hingga ke wasit utamanya memang analisisnya buruk, fitur tersebut nggak ada gunanya.

Ibaratnya, mau punya bahan terbaik untuk masak dan alat terbaik untuk masak sekalipun, kalau memang skill masaknya ampas, ya hasilnya akan ampas.

Kita berkali-kali mengumpat VAR yang bikin tim kesayangan berubah nasib, atau atas keputusan buruk yang diambil wasit setelah melihat tayangan ulang. Coba kita ubah pandangannya, mungkin yang remuk bukan fiturnya, tapi orangnya. Contohnya banyak, ya kayak wasit Liga Inggris itu tadi.

Wasit Liga Inggris memang punya banyak PR yang harus diselesaikan. Begitu banyak keputusan kontroversial yang bahkan harusnya tak perlu terjadi. Analisis serta pengambilan keputusan yang buruk bukan salah VAR, tapi wasitnya.

Jadi, ya, VAR bisa jadi nggak berguna di Liga Inggris. Tapi, bukan salah VAR, wasit Liga Inggris memang ampas!

Penulis: Rahmatullah Syabir
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pusing sama Cara Wasit Liga Inggris Memanfaatkan VAR

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 September 2022 oleh

Tags: anthony taylorliga inggrispremier leaguevarwasit
Rahmatullah Syabir

Rahmatullah Syabir

Belum pernah naik pesawat.

ArtikelTerkait

frank lampard chelsea liga inggris MOJOK.CO

Frank Lampard, Datang di Saat yang Kurang Tepat

21 Juli 2019
arsene wenger arsenal MOJOK

Kangen Arsene Wenger Sebagai “Sosok Manusia”, Bukan Pelatih di Atas Lapangan

4 Juli 2020

Kinerja Wasit Liga 1: Kalau Pengadil Tak Berlaku Adil, kepada Siapa Kita Harus Percaya?

4 Februari 2022
Kedewasaan Arsenal Mengalahkan Tingkah Kampungan Klub Bernama Tott (Unsplash)

Kedewasaan Arsenal Mengalahkan Tim Kampungan Bernama Tott

16 Januari 2023
newcastle united liga inggris dibeli pangeran muhammad bin salman arab saudi mojok

Memimpikan Kejayaan Newcastle United Jika Jadi Dibeli Pangeran Muhammad bin Salman

26 April 2020
Marcus Rashford Pemain Malas yang Tidak Cocok untuk Arsenal (Pexels)

Marcus Rashford Pemain Malas yang Tidak Cocok untuk Arsenal

11 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.