Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
9 Mei 2026
A A
UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi Mojok

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi (Dok: UT)

Share on FacebookShare on Twitter

Namanya, Universitas Terbuka. Orang-orang biasa menyingkatnya dengan UT saja. Sebagai salah satu universitas negeri di Indonesia, nama UT mungkin tidak begitu menggema seperti kampus negeri lainnya. Tidak pula hadir dalam percakapan penuh kebanggaan yang lantang.

Akan tetapi, tidakkah kalian ingat? Yang membuat sebongkah batu akhirnya berlubang itu bukanlah pantulan gema. Melainkan, tetes air yang jatuh terus-menerus. Persis seperti UT yang memilih hadir sebagai teman seperjalanan bagi mereka yang diam-diam berjuang.

Tak peduli betapa sunyi jalannya, UT tidak pergi. UT memilih untuk menemani jiwa-jiwa yang percaya bahwa selalu ada jalan bagi setiap mimpi. Dan, itulah yang selama ini kita butuhkan. Kawan seperjalanan yang bisa mengerti tanpa menghakimi.

Setiap orang pasti punya mimpi

Ingatkah ketika kita masih kecil, kita bebas memimpikan apa saja? Mimpi jadi presiden, hingga mimpi menjadi superhero. Kala itu, semua terasa sah-sah saja. Tak ada rasa malu, tak ada rasa takut. Dan, mata ini selalu berbinar tiap kali membayangkan saat di mana mimpi tersebut akan terwujud. Iya, masa depan kala itu memang masih jauh. Tapi, entah kenapa terasa dekat karena kita belum mengerti arti kecewa.

Lalu, seiring berjalannya waktu, hidup mengajarkan kita tentang batas-batas. Tentang realita kehidupan nyata yang membuat mimpi kita semakin mengecil. Bukan karena tak lagi penting ya, tapi kita telah belajar untuk menyesuaikan diri.

Saat itulah, mimpi tak lagi tentang bisa terbang seperti burung atau tinggal di kastil seperti putri. Tapi, kita mulai bermimpi untuk merasakan wisuda, ingin hidup sedikit lebih layak, ingin naik pangkat, ingin membuat orang tua bangga, dan masih banyak lagi. Dan, UT dengan segala fleksibilitasnya mampu menjadi jembatan untuk meraih semua impian tersebut.

UT adalah teman seperjalanan

Apa yang paling terasa soal UT adalah batasan usia. Apakah kalian tahu? Punya suatu keinginan dan semangat untuk mewujudkan, tapi terbentur usia adalah hal yang membuat patah hati. Seolah, semua terasa tidak mungkin ketika usia kalian sudah banyak. Tapi, UT membuat segalanya jadi mungkin. Usia berapapun, bisa kuliah di UT.

UT juga menggandeng mereka yang hampir menyerah karena biaya kuliah. Mereka yang awalnya tak percaya bisa mengenyam pendidikan tinggi hanya bermodal gaji UMR, jadi sumringah. Ternyata, bersama UT, asa itu bisa tetap terjaga.

Baca Juga:

Kampus di Bangkalan Madura Bakal Jadi “Pabrik” Pengangguran kalau Tidak Serius Berbenah

Mahasiswa Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang

Termasuk, mereka yang memiliki keterbatasan waktu. Bagi UT, tak masalah jika pagi hingga malammu harus dihabiskan untuk bergelut dengan pekerjaan. UT memilih untuk memberikan kemewahan kepada mahasiswanya dengan cara membebaskan mereka untuk mengatur waktunya sendiri.

Mahasiswanya pejuang dalam diam

Mahasiswa UT memang jarang terlihat sibuk kuliah dalam pengertian umum. Mereka justru terlihat sibuk hidup: pagi hingga malam bekerja, dan di sela-selanya baru membuka modul. Semua perjuangan tersebut mereka lakukan dengan diam. Bukan karena tak bangga, tapi karena sejatinya mereka belajar bukan karena ingin terlihat hebat, tapi karena ingin memperbaiki hidup. Toh, tidak semua perjuangan itu harus digembor-gemborkan, bukan?

Cukuplah superhero dalam film saja yang berisik. UT dan mahasiswanya biarlah tetap berjalan dalam sunyi, namun saling memahami sebagai kawan seperjalanan.

Lagi pula, bukankah rasanya menyenangkan ketika kita memiliki teman seperjalanan dengan mimpi yang sama? Yang tidak banyak mengekang dengan jadwal yang kaku, yang tidak memburu-buru, dan tidak menghakimi dengan pertanyaan, “Kok baru kuliah?”

Penulis: Dyan Arfyana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Saya Sempat Meremehkan Universitas Terbuka, Sampai Akhirnya Saya Menjalaninya Sendiri sambil Kerja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2026 oleh

Tags: Perguruan Tinggiperguruan tinggi negeriptnuniversitasuniversitas terbukaut
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

gaji dosen mahasiswa semester tua asisten dosen

Siapa Bilang Gaji Dosen Itu Tinggi?

11 Desember 2021
3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok Kuliah di UIN Palembang uin jogja, uin malang

3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok Kuliah di UIN Palembang

14 Mei 2024
Keresahan Saya terhadap Pegawai Kampus yang Memperlakukan Mahasiswa seperti Sampah

Keresahan Saya terhadap Pegawai Kampus yang Memperlakukan Mahasiswa seperti Sampah

3 Januari 2024
Mahasiswa Semarang KKL ke Jogja Buat Apa? Banyak Tempat yang Lebih Baik dari Jogja

Mahasiswa Semarang KKL ke Jogja Buat Apa? Banyak Tempat yang Lebih Baik dari Jogja

15 Februari 2024
SpeakPal dan Fondi, Aplikasi Brilian untuk Belajar Speaking Bahasa Inggris

Nggak Cuma Krisis Baca Tulis di Jenjang Menengah, Indonesia Juga Krisis Bahasa Inggris di Jenjang Perguruan Tinggi

31 Agustus 2024
uin walisongo kampus terbaik di semarang mojok.co

Bukan Undip atau Unnes, Kampus Paling Unggul di Semarang Adalah UIN Walisongo

4 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang Mojok.co

Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang

7 Mei 2026
Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026
Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan Mojok.co

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan

4 Mei 2026
Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak Mojok.co

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

7 Mei 2026
Trans Jatim Koridor 7, Seburuk-buruknya Transportasi Publik. Masih Perlu Banyak Belajar dan Berbenah

Ternyata Bus Trans Jatim Nggak Ada Bedanya dengan Angkot, Ngebut dan Ugal-ugalan!

4 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan
  • JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk
  • Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi
  • Pertemanan Memuakkan: Tak Beri Utang Teman Dijauhi dan Dicap Jahat, Berteman Cuma Diperalat Jadi Dana Darurat
  • Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin
  • Menikah dengan Pasangan yang Keluarganya Terlilit Utang Bikin Serba Salah: Terlalu Cinta untuk Ditinggal, tapi Bikin Menderita Kalau Bertahan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.