Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Usaha Toko Sembako di Desa Bikin Boncos. Jam Buka Menyesuaikan Teriakan Tetangga, Saldo ATM Nggak Bertambah pula

Elif Hudayana oleh Elif Hudayana
11 Juni 2025
A A
Usaha Toko Sembako di Desa Bikin Boncos. Jam Buka Menyesuaikan Teriakan Tetangga, Saldo ATM Nggak Bertambah pula

Usaha Toko Sembako di Desa Bikin Boncos. Jam Buka Menyesuaikan Teriakan Tetangga, Saldo ATM Nggak Bertambah pula (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kamu kira jualan sembako adalah bisnis yang gampang, maka kamu belum merasakan buka usaha toko sembako di kampung sendiri alias desa. Apalagi kalau nggak ada persiapan mental, siap-siap sering ngelus dada ketimbang ngitung laba.

Saya bukan juragan sembako, tapi saya tumbuh di sebelah toko sembako. Setiap hari, saya menyaksikan yang dialami Mbak Nyala, kakak saya sendiri yang katanya jualan tapi malah sering jadi tombak sekaligus tombok.

Ini bukan kisah sukses ala Bob Sadino, Chairul Tanjung, atau pengusaha lainnya. Ini realita absurd berjualan sembako di tengah permukiman padat penduduk, yang ternyata lebih surreal dari cita-cita Airlangga Hartarto menjadikan Kabupaten Batang sebagai Shenzhen-nya Indonesia. Yang satu mimpi industrialisasi global, satunya masih ngitung utang beras dan ciki. Jangan ngeyel dulu. Biar saya cerita.

Jam buka dan tutup toko sembako di desa menyesuaikan teriakan tetangga

Awalnya, toko sembako Mbak Nyala punya jam operasional dari jam 6 pagi sampai 11 malam saja. Tapi hukum rimba desa nggak bisa dilawan, seng. Jam operasional tersebut memutuskan pamit undur diri, tidak ditentukan oleh pemiliknya sendiri melainkan oleh teriakan tetangga dan ketukan rolling door yang sah-sah saja, bahkan ba’da subuh sekalipun.

Ada yang nyari Bodrex, ada yang minta garam daun. Bahkan, pernah suatu petang ada ibu-ibu ngetuk sambil bilang, “Mbak, punya sagu mutiara nggak? Si Adek mau prakarya.”

Kalau kamu pikir bisa cuek, kamu belum paham makna sebenarnya “tetangga adalah rezeki”. Iyaaa, nggak cuma tamu. Karena kalau toko sembako milikmu tutup, bisa jadi kamu dipelototin atau dicuekin sepanjang minggu. Kalau kamu buka, yaaa bisa jadi jam istirahat berkurang, kamu capek physically, apalagi mentally.

Toko sembako di desa adalah ATM bersama

Kalau dianalogikan, toko sembako di desa itu ibarat ATM bersama. Bebas tarik tunai, saldo nggak pernah nambah dan nggak bisa protes kalau ada yang narik. Jadi mikir kan, ini jualan atau pengabdian?

Bukan hal yang baru lagi kalau tetangga ngambil beras, minyak goreng, gula, kemudian bilang, “Bayar besok ya, Mbak”. Atau, “Mbak Nyala, ini bayar yang kemarin, hari ini dicatet dulu, ya”. Lama-lama buku catatannya lebih tebal dari skripsi sarjana. Untungnya nggak harus diuji dosen. Tapi tetep kena revisi sih, karena pelunasan dan tambahan utang.

Baca Juga:

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

6 Usaha yang Semakin Redup karena Perkembangan Zaman

Dari luar, usaha toko sembako tampak ramai dan menguntungkan. Mungkin ini yang bikin orang melihatnya cukup menggiurkan dan tertarik. Tapi kenyataannya, keuntungan satu renceng ciki cuma satu pieces tok. Itu pun belum dipotong jajan anak sendiri yang doyan ngambil dagangan kayak pasar gratis. Sat set bat bet nggak mikirin itu laba minggu lalu.

Masa mau disuruh beli di warung tetangga? Wong ibunya aja ngambil beras tiap pagi buat masak dari stok toko sendiri.

“Yang penting kan uang hasil dagangan aman.” Eits, kata siapa? Demi berputarnya roda ATM, pembagiannya pun perlu hati-hati dan jeli. Uang jatah sales bisa rebutan dengan uang bensin dan saku anak. Kalau nggak cukup, penghasilan sumber lain yang jadi sasaran.

Kuncinya adalah sabar dan keteguhan hati

Pernah suatu malam, saya iseng bertanya ke Mbak Nyala, “Mbak, pernah nggak ngitung untung dari toko sembako?”. Katanya, “Pernah, hasilnya pusing kepala”. Mau pakai ilmu ekonomi tingkat penjual yang simple sekalipun, semuanya justru bikin pening.

Sejak itu dia pasrah. Nggak lagi ngoyo mikirin selisih stok barang, uang, apalagi laba. Ada uang, nambah stok. Kalau kurang, cukup beli yang paling banyak dicari. Sederhana saja: nggak terlalu banyak ngutang sales atau ngutangin pembeli. Katanya, yang penting warung jalan, dapur ngebul, anak bisa jajan dan bayar sekolah. Udah.

Soal tetangga yang suka bikin catatan, Mbak Nyala anggap itu sebagai bentuk kontribusi sosial selagi masih bisa dikata cukup. Biar tetap bisa ngebul dapurnya. Soal rezeki, mengutip kata ustaz, semuanya sudah ditakar jadi nggak akan tertukar. Karena kalau bukan warung kecilnya yang bantu, siapa lagi? MBG kan buat yang sekolah aja. Eh.

Nggak perlu berharap kaya raya, cukup jangan gila aja

Saya nggak yakin usaha toko sembako ini bakal bikin Mbak Nyala tajir melintir atau kaya minimal seperti Bob Sadino. Tapi satu hal yang saya tahu, Mbak Nyala lebih sering ngelus dada dibanding ngelus uang. Anehnya, di tengah keruwetan itu tokonya tetap buka, tetap ramai, dan jadi ATM bersama yang tabah. Entah setabah hujan bulan Juni atau tidak, saya nggak terlalu kenal Eyang Sapardi.

Jadi gimana? Kalau setelah baca artikel ini kamu masih mikir usaha toko sembako di desa adalah bisnis mudah, cobalah ke kampung. Buka toko, hadapi tetangga dengan segala bentuknya. Kelak kamu ngerti, ini tidak cuma masalah untung rugi, tapi juga perihal ikhlas dan mental yang selevel superhero. Menyala Mbakkuuu!

Penulis: Elif Hudayana
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kecurangan Warung Sembako yang Bikin Pembeli Rugi tapi Nggak Mereka Sadari.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Juni 2025 oleh

Tags: toko sembakousahawarung sembako
Elif Hudayana

Elif Hudayana

Seorang content writer. Tertarik dengan isu kesehatan mental dan parenting.

ArtikelTerkait

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Paula Gianita Membagikan Rahasia agar UMKM di Indonesia Mampu Bertahan Lama

Paula Gianita Membagikan Rahasia agar UMKM di Indonesia Mampu Bertahan Lama

20 April 2023
Rekomendasi 8 Ide Usaha di Kampung. Dijamin Laris Manis dan Cepat Balik Modal

Rekomendasi 8 Ide Usaha di Kampung. Dijamin Laris Manis dan Cepat Balik Modal

14 Agustus 2023
Pesan untuk Warga Madura yang Latah Buka Warung Madura 24 Jam: Pikir Baik-baik daripada Merugi QRIS

Pesan untuk Warga Madura yang Latah Buka Warung Madura 24 Jam: Pikir Baik-baik daripada Merugi

30 Agustus 2024
3 Risiko yang Akan Ditanggung Pedagang Judes

3 Risiko yang Akan Ditanggung Pedagang Judes

15 Januari 2024
10 Ide Usaha Menjanjikan di Tengah Era Digital, Nggak Ribet Cuan Lumayan Mojok.co

10 Ide Usaha Menjanjikan di Tengah Era Digital, Nggak Ribet Cuan Lumayan

6 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

24 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Orang Indonesia Suka Banget Rapat, tapi Nggak Suka Ambil Keputusan, Akhirnya ya, Rapat Lagi!

22 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.