Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Usaha Bubur Bayi Sering Disepelekan padahal Keuntungannya Cukup Menjanjikan

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
7 Juni 2024
A A
Usaha Bubur Bayi Sering Disepelekan padahal Keuntungannya Cukup Menjanjikan

Usaha Bubur Bayi Sering Disepelekan padahal Keuntungannya Cukup Menjanjikan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Berawal karena pandemi Covid-19, kakak saya yang tadinya bekerja di hotel akhirnya terkena PHK massal. Setelah memutar otak agar istri dan anaknya bisa makan, kakak saya memanfaatkan uang pesangonnya untuk membuka usaha bubur bayi. Jujur saja tak sedikit orang yang menyepelekan atau merendahkan usaha kakak saya tersebut.

Entah apa maksud dari tetangga dan orang sekitar. Ada yang bilang buat apa capek-capek jualan bubur bayi, ada juga yang malah menyarankan kenapa kakak saya nggak buka coffee shop yang sedang tren di kalangan anak muda saja. Bahkan ada yang tak segan mengatakan bahwa penghasilan dari usaha bubur bayi tak seberapa lantaran jam jualannya terbatas pada pagi hari, itu pun hanya beberapa jam.

Padahal kenyataannya, menjadi tukang bubur bayi merupakan pekerjaan yang cukup menjanjikan jika dilakukan dengan penuh kesabaran. Berdasarkan pengalaman kakak saya sendiri, dia bercerita begini keuntungan usaha ini yang tentu saja tak bisa disepelekan.

Usaha bubur bayi belum banyak saingan

Di beberapa daerah, menjadi tukang bubur bayi ini belum banyak saingannya. Kalau tukang bubur biasa seperti tukang bubur ayam atau bubur kacang hijau misalnya, sudah banyak ditemukan di pinggir jalan. Sementara bubur yang disajikan khusus untuk bayi yang sedang dalam masa MPASI masih jarang ditemui di pinggir jalan.

Kenapa beda? Ya tentu saja banyak hal yang membedakan bubur ayam biasa dengan bubur bayi. Contoh kecilnya, bubur bayi nggak dimasak dengan MSG yang mana selalu disajikan pada bubur ayam supaya lebih gurih. Bubur bayi ini disajikan dengan memperhatikan kandungan gizi yang tepat dan baik bagi bayi. Jadi sudah jelas beda, ya.

Selama ada bayi, pelanggan setia pasti akan selalu ada

Berbeda dengan usaha lain seperti warung kopi yang terkadang bisa sepi karena pelanggannya tak menentu, usaha bubur bayi selalu punya pelanggan setia. Kok bisa? Ya karena bayi akan selalu ada. Bayi yang satu membesar, bakal ada bayi lainnya. Ibaratnya hilang satu tumbuh seribu.

Hanya saja memang harus diakui butuh kesabaran di awal usaha untuk menarik pelanggan dan menumbuhkan kepercayaan serta kepuasan para ibu terhadap bubur bayi yang dijual di pinggir jalan. Jika kepercayaan dan kepuasan pelanggan sudah terbentuk, dijamin usaha ini bakal selalu ramai karena dipromosikan dari mulut ke mulut.

Bisa sampai menghasilkan beberapa cabang

Kesuksesan untuk mengembangkan usaha bubur bayi ini akan tampak setelah dijalankan dengan penuh kesabaran. Jika banyak pelanggan yang puas, kemungkinan untuk menambah cabang tak terelakkan. Begitu pula yang dialami kakak saya sehingga saat ini memiliki tiga cabang usaha yang berada di tiga titik di Bandung.

Baca Juga:

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

4 Ciri Bubur Ayam yang Pasti Enak, Cocok Jadi Penyelamat Perut di Pagi Hari

Berawal dari tidak punya pekerjaan, dengan memulai bisnis ini dia malah bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Yah, walaupun saat ini baru tiga cabang yang dibuka, tidak menutup kemungkinan untuk menambah cabang lagi karena peluang usahanya yang begitu menjanjikan.

Usaha bubur bayi banyak uang, banyak waktu luang

Sebetulnya ini yang mengesankan. Banyak yang menyepelekan usaha bubur bayi karena waktu berjualannya hanya sebentar, yaitu mulai dari jam 6 pagi dan selesai kurang lebih pada jam 9 pagi. Hanya membutuhkan waktu tiga jam saja untuk berjualan bubur, mungkin ditambah waktu malam hari yang digunakan untuk menyiapkan bubur dan segala persiapan untuk berjualan besoknya. Sehingga tak heran banyak orang yang menganggap penghasilannya pasti rendah.

Padahal penghasilan usaha ini kurang lebih bisa menyentuh UMR Kota Bandung, bahkan bisa lebih jika sedang ramai. Ditambah ada tiga cabang yang dibuka oleh kakak saya. Belum lagi waktu luangnya yang begitu banyak. Bukannya itu yang kebanyakan pekerja harapkan? Selain punya banyak uang, tapi juga punya banyak waktu luang?

Semoga setelah membaca artikel ini, tidak ada lagi pemikiran untuk menyepelekan usaha bubur bayi. Tidak ada salahnya membuka usaha satu ini. Prospeknya menjanjikan, berpeluang membuka banyak cabang, dan bagi saya, usaha ini merupakan usaha yang tidak akan mudah gulung tikar. Sebab selama manusia masih memproduksi bayi, usaha ini tidak akan pernah mati.

Penulis: Handri Setiadi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Dosa Tukang Bubur Ayam Pinggir Jalan yang Bikin Pembeli Trauma Berkepanjangan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Juni 2024 oleh

Tags: Buburbubur bayiide usahausaha bubur bayi
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

4 Ide Usaha yang Patut Dicoba Orang dengan UMR Jogja. Modal Suprit, Hasilnya Legit Mojok.co

4 Ide Usaha yang Patut Dicoba Orang dengan UMR Jogja. Modal Suprit, Hasilnya Legit

24 Juli 2024
Bisnis Toilet Umum Adalah Ide Usaha Terbaik untuk Rumah Dekat Tempat Wisata. Meski Kerap Dipandang Sebelah Mata, Cuannya Lumayan

Bisnis Toilet Umum Adalah Ide Usaha Terbaik untuk Rumah Dekat Tempat Wisata. Meski Kerap Dipandang Sebelah Mata, Cuannya Lumayan

12 Agustus 2024
10 Ide Usaha Menjanjikan di Tengah Era Digital, Nggak Ribet Cuan Lumayan Mojok.co

10 Ide Usaha Menjanjikan di Tengah Era Digital, Nggak Ribet Cuan Lumayan

6 Oktober 2024
Bassang, Menu Sarapan Khas Makassar yang Tak Kalah Nikmat dari Sereal

Bassang, Menu Sarapan Khas Makassar yang Tak Kalah Nikmat dari Sereal

17 Juni 2023
3 Ide Usaha yang Cocok Dijalankan di Bekasi, Berpotensi Meraih Cuan

3 Ide Usaha yang Cocok Dijalankan di Bekasi, Berpotensi Meraih Cuan

29 November 2024
5 Cara Jitu Menghasilkan Cuan yang Saya Lakukan Saat Jadi Mahasiswa, Bisa Bayar Kuliah dan Tabungan Menikah

5 Cara Jitu Menghasilkan Cuan yang Saya Lakukan Saat Jadi Mahasiswa, Bisa Bayar Kuliah dan Tabungan Menikah

23 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Kecewa dan Nggak Nafsu Makan

11 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.