Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Unggah Foto di Medsos, Wajah Nggak Usah Ditutupi Pakai Stiker, dong!

Muhammad Arsyad oleh Muhammad Arsyad
10 Juni 2020
A A
Unggah Foto di Medsos, Wajah Nggak Usah Ditutupi Pakai Stiker, dong!
Share on FacebookShare on Twitter

Di era sekarang, tak ada satu pun hal yang bisa ditutupi secara rapat-rapat. Semua rahasia sekecil apa pun bakal terbongkar. Bahkan, orang lebih suka blak-blakan di era serba canggih dan serba sharing ini. Kini, orang sudah tak canggung lagi menunjukkan dirinya ke khalayak ramai.

Kita sudah nggak membutuhkan papan reklame supaya foto kita dilihat oleh seluruh warga kota. Atau kita nggak perlu susah payah mengunjungi kantor televisi dan rumah produksi untuk sekadar melamar menjadi pembawa acara dan bintang film agar kita dikenal luas masyarakat seantero nusantara.

Kita tinggal menyentuh gawai, memilih media sosial (medsos) favorit, kemudian mengunggah foto di sana. Mau yang menyenangkan, menyebalkan, atau bahkan memalukan, bukanlah soal, yang paling penting eksis dulu. Sihir medsos memang luar biasa.

Saya sendiri baru mulai mengenal Facebook sebagai satu-satunya medsos yang saya gunakan. Itu pun hanya karena iming-iming kawan saya, kalau Facebook itu banyak gimnya. Akhirnya, karena saya gamers yang ndakik-ndakik, ya terhasut begitu saja.

Mulanya cuma buat mainan Ninja Saga, tapi lama-kelamaan, saya pergunakan Facebook sebagaimana kawan-kawan lain menggunakannya. Bikin status, komentar status orang, inbox-an sama cewek (tentunya ini teman saya sendiri loh ya), sampai posting foto segala.

Setelah Facebook, saya mengenal Instagram. Giliran Instagram yang jadi tempat orang-orang itu menampakkan foto diri mereka. Baik Facebook maupun Instagram, bahkan selepas saya mengenal Twitter, medsos memang sedari dulu kayaknya cuma jadi tempat titip foto orang-orang.

Tapi, tak apalah. Barangkali narsis semacam itu adalah cara untuk mereguk sedikit demi sedikit eksistensi. Sayangnya, mengunggah foto di medsos ini, lambat laun, kok malah variasinya makin sukar dinalar. Saking terlampau macam-macamnya varian orang mempublikasikan foto di medsos. Ada satu yang membuat saya mengernyitkan dahi dan memunculkan hormon Pantura (baca: misuh-misuh) saya, adalah orang mengunggah foto dengan wajah yang tertutup.

Tidak… tidak… bukan tertutup niqob, cadar, atau sebangsanya. Tetapi sebenarnya pas diunggah, bagian wajahnya ditempeli stiker. Kan jadinya si wajahnya ini nggak kelihatan, dong.

Baca Juga:

Konten Review Tanaman Bupati Lamongan Adalah Konten Pejabat Paling Membingungkan yang Pernah Saya Tonton, Nggak Paham Prioritas!

Dear, Pemilik Bengkel, Jangan Sembarangan Menempel Stiker di Kendaraan Kami. Nyebelin!

Kalau misalnya, fotonya nggak mau dilihat orang banyak, ya nggak usah diunggah di medsos. Ketika fotonya lewat di linimasa atau timeline, kan kita-kita nih jadi menerka-nereka, siapa sih di balik foto itu? Saya sendiri agak kesal melihat foto yang sejenis itu, serius, bahkan lebih baik nonton video Kekeyi deh, daripada lihat foto tapi ditempeli stiker.

Jika pengin eksis, ya eksis saja sekalian. Mau pamer wajah aja kok tanggung. Ini nggak cuma berlaku buat perempuan loh ya, tetapi lelaki juga. Sebab, laki-laki juga tak sedikit yang seperti itu.

Mengunggah foto dengan menutupi bagian wajah dengan stiker ini ternyata nggak cuma di medsos yang bersifat publik, loh. Di WhatsApp yang cenderung lebih privat juga menjamur. Malahan di sana intensitasnya semakin banyak.

Saya pun harus sedikit bekerja keras buat menebak siapa foto yang di-posting teman saya via Story WhatsApp. Loh, tinggal nggak usah pedulikan tuh snap, kan beres? Bagi saya nggak begitu. Apa saja yang diunggah via Story WhatsApp akan saya anggap penting—ya meski ada juga yang nggak.

Cuma, apa salahnya kita peduli dengan teman, walau hanya nontonin Story WhatsApp? Saya pikir itu adalah hal yang kurang penting dan remeh-temeh.

Namun, WhatsApp itu kan sudah memfasilitasi penggunanya buat menampilkan apa saja di Story atau Snap. Nah, orang yang memanfaatkan fasilitas itu, tentu tahu betul apa keuntungannya, dan—meski saya nggak bisa memastikan—dia bakal menginginkan ada yang lihat.

Niatnya mau peduli, tapi fotonya ditutupi stiker, jadi nggak peduli deh. Oke… oke… nggak ada yang peduli, nggak apa-apa, gitu? Yakin begitu? Baiklah kalau begitu. Namun begini, kamu-kamu yang pasang foto di medsos dengan ditempeli stiker di wajahnya, pernah sesekali mikir nggak, kalau semisal nanti justru ada yang salah sangka?

Misalnya, kamu lagi foto sama kakakmu nih, terus wajah sang kakak ditutupi stiker, terus dikasih kepsyen “sayangku” plus emot love. Kebetulan pacar kamu nontonin foto itu, dia belum pernah kenal dan bertemu dengan kakakmu, tahu wajahnya saja tidak. Hayo loh… boleh jadi, pacarmu itu akan menduga kamu selingkuh. Wah, bisa gagal yang-yangan, kan?

Saya punya pengalaman demikian. Ceritanya, cewek yang saya suka itu foto sama seorang cowok. Terus wajah foto keduanya ditutupi pakai stiker. Meski ditutupi begitu, saya masih bisa mengenalinya. Saya nggak marah dong, lha wong dia bukan pacar saya kok. Cuma, saya akhirnya sudah terlanjur menduga-duga yang nggak jelas, dan memilih menyerah mengejarnya.

Menganggap cewek yang saya suka itu sudah punya pasangan. Apalagi dalam unggahan foto yang ditempeli stiker itu, terdapat kapsyen yang saya pahami kapyen-kapsyen khas orang-orang dimabuk asmara. Belakangan kemudian, saya baru mengetahui bahwa yang ada di foto bersama cewek yang saya suka itu bukan pacarnya. Melainkan kakaknya kalau nggak salah, saya lupa. Bedebah.

Orang-orang mah sukanya aneh-aneh, mengunggah foto tapi wajahnya ditutupi, sungguh nggak jelas banget. Coba deh, kamu melamar pekerjaan, terus CV kamu fotonya ditempeli stiker bunga atau apalah. Selanjutnya ajukan ke HRD, lihatlah ekspresi HRD itu. Dari situ kamu bisa menyaksikan gambaran bagaimana saat orang lain melihat fotomu yang wajahnya ditutupi stiker itu.

BACA JUGA Percuma Instagram Berinovasi, Nggak Ngaruh Tuh Sama Kecemasan Saya dan tulisan Muhammad Arsyad lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2021 oleh

Tags: fotoinstagramkontenstiker
Muhammad Arsyad

Muhammad Arsyad

Warga pesisir Kota Pekalongan, penggemar Manchester United meski jarang menonton pertandingan. Gemar membaca buku, dan bisa disapa di Instagram @moeharsyadd.

ArtikelTerkait

Hal yang Menguntungkan Ketika Menggunakan Fitur Instagram Private terminal mojok.co

Hal yang Menguntungkan Ketika Menggunakan Fitur Instagram Private

15 Desember 2020
#instagramdarkmode

Emang Ada Apa Sih dengan #InstagramDarkMode?

14 Oktober 2019
Kasta Media Sosial Itu Semu, Berhenti Berdebat Soal Siapa yang Paling Asyik terminal mojok.co TikTok alay Twitter darkjokes

Facebook dan 3 Stigma yang Dilekatkan kepada Anak Muda yang Masih Menggunakannya

30 Juni 2020
Dear, Pemilik Bengkel, Jangan Sembarangan Menempel Stiker di Kendaraan Kami. Nyebelin!

Dear, Pemilik Bengkel, Jangan Sembarangan Menempel Stiker di Kendaraan Kami. Nyebelin!

20 Oktober 2025
instagram

Percuma Instagram Berinovasi, Nggak Ngaruh Tuh Sama Kecemasan Saya

11 Oktober 2019
penangguhan penahanan gugatan hukum RCTI mojok.co

Di Balik Tirai Penolakan Pengabulan Penangguhan Penahanan JRX

11 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

9 Maret 2026
Apa itu Selat Hormuz dan Kenapa Posisinya Strategis?

Apa itu Selat Hormuz dan Kenapa Posisinya Strategis?

9 Maret 2026
4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut Terminal

4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut

10 Maret 2026
Kulon Progo Punya Pantai, tapi Tetap Kalah Jauh Dibanding Gunungkidul, Pantai di Sini Bikin Bingung Saking Biasanya!

Kulon Progo Punya Pantai, tapi Tetap Kalah Jauh Dibanding Gunungkidul, Pantai di Sini Bikin Bingung Saking Biasanya!

9 Maret 2026
Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja Mojok.co

Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja

7 Maret 2026
Sebenarnya Siapa sih yang Memulai Tradisi Uang Baru Saat Hari Raya? Bikin Repot doang!

Sebenarnya Siapa sih yang Memulai Tradisi Uang Baru Saat Hari Raya? Bikin Repot doang!

8 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif
  • Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas
  • Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan
  • Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik
  • Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri
  • Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.