Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

UNESA Bisa Dibilang Kampus Terbaik di Surabaya, tapi Setelah UNAIR. Lihat Saja Perbedaannya, Bumi Langit, Bos!

Dito Yudhistira Iksandy oleh Dito Yudhistira Iksandy
22 Oktober 2023
A A
UNESA Bisa Dibilang Kampus Terbaik di Surabaya, tapi Setelah UNAIR. Lihat Saja Perbedaannya, Bumi Langit, Bos!

UNESA Bisa Dibilang Kampus Terbaik di Surabaya, tapi Setelah UNAIR. Lihat Saja Perbedaannya, Bumi Langit, Bos! (Instragram official UNAIR)

Share on FacebookShare on Twitter

UNESA adalah kampus terbaik di Surabaya, tapi setelah UNAIR dan ITS.

Saya harus akui kalau beberapa hal memang terasa tidak menyenangkan di UNESA, mulai dari banyaknya fasilitas yang belum memadai, jadwal kelas yang nggak tentu, sampai dosen yang kebingungan bagaimana mengajar mahasiswa baru yang jumlahnya 10 kali lipat dari biasanya. Makanya, menjadi mahasiswa UNESA itu selain dapat ilmu yang bermanfaat, mereka juga dapat pengalaman hidup yang berharga.

Akan tetapi pengalaman berbeda dirasakan oleh teman saya yang berkuliah di UNAIR. Meskipun almamater kami warnanya sama-sama biru, tapi nasib kami sangat berbanding terbalik. Bahkan bisa saya katakan kalau menjadi mahasiswa UNAIR adalah sebenar-benarnya kenikmatan. Selain karena lebih mentereng, mereka juga nggak harus merasakan masalah-masalah yang dialami mahasiswa UNESA.

Mahasiswa UNAIR nggak pernah dicap akan jadi guru setelah lulus

Stigma yang sering dialami mahasiswa UNESA adalah apa pun jurusannya, pasti tetap dikira akan jadi guru setelah lulus. Awalnya saya nggak percaya sampai tiba masanya saya mengalami sendiri kejadian ini.

Saat itu, saya dengan seorang teman yang kebetulan mahasiswa UNAIR sedang menghadiri suatu kegiatan. Saat itu, ada seorang bapak-bapak di kursi sebelah yang mencoba ngobrol basa-basi dengan kami. Singkat cerita, setelah mengetahui bahwa saya berkuliah di UNESA bapak itu langsung berkata, “Oh, lulus jadi guru berarti ya, Mas?”

Iya, saya paham kalau banyak alumni UNESA yang menjadi guru. Tapi, nggak semua mahasiswa harus dikira jadi guru juga, dong. Selain itu, memangnya kalau mahasiswa UNAIR nggak boleh jadi guru? Kok kesannya hanya mahasiswa UNESA saja yang sudah pasti jadi guru, sedangkan mahasiswa UNAIR bisa berkarier di mana saja. Menyebalkan.

UNAIR UKT elit, fasilitas nggak sulit, nggak kayak UNESA

Mendengar teman saya bercerita tentang fasilitas yang ada di UNAIR membuat saya semakin iri dengan privilese yang mereka punya. Saking kerennya, setelah mendengar cerita tersebut saya jadi sadar kalau fasilitas di UNESA nggak ada yang bisa dipamerkan sama sekali.

Misalnya saja di UNAIR kampus A, B, dan C yang memiliki mobil golf mengitari wilayah kampus. Mobil ini bertujuan untuk memudahkan mobilitas seluruh warga kampus agar menghemat waktu dan tenaga untuk berpindah gedung. Hebatnya lagi, mobil ini sudah menggunakan tenaga listrik yang ramah lingkungan, serta dapat dinikmati secara gratis.

Baca Juga:

Memutuskan Merantau ke Jogja Adalah Langkah “Bunuh Diri Upah”: Terpaksa karena Keadaan dan Berakhir Menderita karena Kesepian

Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

Pengalaman berbeda dialami mahasiswa UNESA karena masih harus jalan kaki atau menggunakan motor untuk mobilitas. Meskipun di UNESA Lidah Wetan sudah disediakan sepeda yang bisa digunakan secara gratis, tapi sampai sekarang saya nggak ngerti gimana cara menggunakannya. Di Instagram UNESA pun cuma dipromosikan kalau ada fasilitas sepeda gratis, sedangkan tata cara menggunakannya nggak diberi tahu. Sama aja bohong, Pak.

Meskipun beberapa hal tersebut membuat saya iri hati pada mahasiswa UNAIR, tapi saya juga nggak menyesal menjadi mahasiswa UNESA. Toh, saya yakin seiring berjalannya waktu UNESA pasti berbenah menjadi lebih baik. Siapa tahu, kelak bisa beneran jadi kampus terbaik di Surabaya. Amiinn.

Sumber gambar: Akun Instagram Universitas Airlangga

Penulis: Dito Yudhistira Iksandy
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA UNESA Belum Pantas Jadi Kampus Ramah Disabilitas kalau Ruang Kelas dan Toilet Mahasiswa Masih di Lantai Dua, Nggak Pakai Lift pula

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Oktober 2023 oleh

Tags: fasilitasSurabayaUNAIRunesa
Dito Yudhistira Iksandy

Dito Yudhistira Iksandy

Alumnus Sosiologi Universitas Negeri Surabaya. Bekerja sebagai crew event organizer. Suka menonton anime dan drama korea.

ArtikelTerkait

Terminal Purabaya Sidoarjo (Unsplash)

Persoalan Terminal Purabaya Sidoarjo di Tengah Kemegahannya

28 Mei 2023
Tidak Perlu Malu Mengakui Tinggal di Sidoarjo yang Sering Disebut Pinggiran Kota Surabaya

Tidak Perlu Malu Mengakui Tinggal di Sidoarjo yang Sering Disebut Pinggiran Kota Surabaya

25 November 2019
4 Rekomendasi Kuliner Jogja untuk Wisatawan Surabaya yang Lidahnya Rewel Mojok.co

4 Rekomendasi Tempat Kuliner Jogja untuk Wisatawan Surabaya yang Lidahnya Rewel

15 September 2025
Lapangan Kodam V Brawijaya, Lapangan Militer yang Disulap Jadi Pasar Malam di Surabaya

Lapangan Kodam V Brawijaya, Lapangan Militer yang Disulap Jadi Pasar Malam di Surabaya

5 Februari 2024
semarang terminal bis jorok kumuh terminal terboyo mojok

Katanya Semarang Kota Besar, tapi kok Terminal Busnya kayak Gitu?

6 Oktober 2020
Kota Malang Hari Ini: Problem Kemacetan dan Tamu-tamu Peradaban angkot surabaya

Artikel Balasan: Ibu Kota Jawa Timur Pindah ke Malang? Enak Aja!

8 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Muak 30 Tahun Menyandang Nama Acep Saepulloh dan Diejek “Abdi Kasep Sumpah Demi Allah” Mojok.co

Muak 30 Tahun Menyandang Nama Acep Saepulloh karena Sering Diejek “Abdi Kasep Sumpah Demi Allah”

6 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026
Ambarawa Ekspres: Kereta Api Pantura yang Krisis Identitas, Bikin Sesat Calon Penumpang

Ambarawa Ekspres: Kereta Api Pantura yang Krisis Identitas, Bikin Sesat Calon Penumpang

5 Januari 2026
Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang Mojok.co

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang

7 Januari 2026
5 Hal yang Bikin Orang Kebumen Terlihat Santai, padahal Sebenarnya Sedang Bertahan Hidup

5 Hal yang Bikin Orang Kebumen Terlihat Santai, padahal Sebenarnya Sedang Bertahan Hidup

9 Januari 2026
3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah Mojok.co

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah

9 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.