Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Menolak UNDIP dan UNNES Menjadi Kampus Terbaik di Semarang karena Status Itu Milik UIN Walisongo

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
6 Maret 2024
A A
UNDIP dan UNNES Bukan Kampus Terbaik di Semarang, tapi UIN Walisongo (Unsplash)

UNDIP dan UNNES Bukan Kampus Terbaik di Semarang, tapi UIN Walisongo (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Keunggulan kesehatan

Bukan, saya bukan mau memuji kliniknya. Malah klinik di UIN Walisongo saya bilang paling tidak recommended. Bahkan mendingan ke puskesmas di mana saja di Semarang, deh. Selain galak, para petugas kliniknya kadang ngasih obat sembarangan.

Keunggulan kesehatan yang saya maksud di sini adalah budaya jalan kakinya. UNDIP dan UNNES (kayaknya) juga punya budaya jalan kaki, tapi di UIN Walisongo jadi spesial dan menyehatkan.

Dengan kontur wilayah kampus yang nanjak, jalan kaki dari gerbang kampus 3 menuju kelas yang berada di gedung paling barat akan jadi aktivitas sangat menyehatkan.

Kamu akan menyusuri jalan aspal berkerikil yang curam, sambil mata tetap waspada dengan lalu-lalangnya mobil proyek. 

Atau berjalan dari kampus 1 menuju kampus 2, dengan terik matahari menemani. Saya jadi sering membayangkan bagaimana betis ukhti-ukhti yang berjalan dari mahad (pondok pesantren) yang berada di luar kampus. Pasti kekar dan kokoh.

#3 Keunggulan sistem pembelajaran

UIN Walisongo adalah kampus yang menjunjung tinggi demokrasi dan menolak otoritarianisme. Ini bisa dilihat dari pembelajaran di kelas yang demokratis. 

Para dosen tidak segan-segan membuka partisipasi mahasiswanya di kelas. Misalnya, dalam menentukan tanggal Ujian Akhir Semester. Biasanya dosen akan menawarkan, mau ujian tanggal berapa. Bahkan tidak jarang mahasiswanya yang menentukan tanggal UAS. Partisipasi perkuliahan yang paling kental, mahasiswa bisa memilih untuk ujian take home aja.

Selain itu UIN Walisongo juga menawarkan jadwal perkuliahan yang fleksibel. Misal pada saat mendekati Lebaran, para dosen akan menyesuaikan sebisa mungkin agar kontrak perkuliahan bisa selesai sebelumnya. 

Baca Juga:

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang

4 Tips Menikmati Lumpia Semarang Tanpa Terganggu Bau Pesing dari Rebungnya

Ini bertujuan agar mahasiswa-mahasiswanya bisa Lebaran lebih lama di kampung halaman. So sweet banget. Meskipun alasan mendasar lainnya adalah karena dosennya juga ingin libur lebih lama. Tentunya hal ini sangat berbeda dengan UNDIP atau UNNES yang (mungkin) ujiannya saklek karena terjadwal dan serentak seperti di sekolah.

#4 Keunggulan nilai

Apabila di kampus lain IPK 3,0 adalah prestasi, bagi anak UIN Walisongo, nilai tersebut adalah aib. Bagi mahasiswa UIN, IPK ideal itu ya 3,5. Saya sering tuh menemukan teman-teman mahasiswa yang sampai melobi dosen karena nilainya di bawah 3.0. 

Nggak heran, standar nilai di UIN Walisongo jadi sangat tinggi. Sampai-sampai saat wisuda tidak ada selempang cum laude lagi karena semuanya cum laude. UNDIP dan UNNES bisa gitu, nggak?

#5 UIN Walisongo unggul pemerataan ketimbang UNNES dan UNDIP

Kalau kalian ingin melihat gaya hidup yang antarorang ketimpangannya tidak terlampau jauh, di UIN Walisongo tempatnya. Di UIN, semua mahasiswa mayoritas terlihat sama gaya hidupnya. 

Tidak ada yang terlihat terlampau kaya atau terlalu kere. Gaya sarungan, celana jeans sobek, dan kemeja flanel yang dikombinasikan dengan kaos oblong adalah yang paling sering terlihat melekat pada tubuh mahasiswa UIN.

Ya, bagaimanapun tetap ada yang bergaya sosialita, tapi jumlahnya sangat sedikit. Malahan yang bergaya sok kaya di UIN Walisongo akan dijuluki BPJS, singkatan “budget pas-pasan, jiwa sosialita”. Teman saya yang punya mobil sampai tidak mau membawa mobil karena dianggap simbol kesombongan dan terancam jadi bahan cibiran.

Selain keunggulan-keunggulan yang saya sudah sebutkan, masih banyak keunggulan UIN Walisongo dibanding UNDIP dan UNNES. Yang jelas, keunggulan tersebut merupakan keunggulan berdasarkan perspektif saya. 

Ya setiap orang kan berhak punya definisi sendiri apa itu unggul, yang mana definisi itu bakal subjektif banget. Apalagi saya sendiri mahasiswa UIN Walisongo, masak saya mau ngunggul-ngunggulin UNDIP dan UNNES.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Saya Bersyukur Pernah Menolak UNDIP Semarang dan Lebih Memilih Kuliah di Universitas Swasta Dekat Rumah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2024 oleh

Tags: jawa tengahkampus di semarangkampus terbaik di semarangkuliah di semarangSemaranguin walisongoundipuniversitas diponegorouniversitas negeri semarangUNNES
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Rekomendasi 4 Warung Makan Akhir Bulan buat Mahasiswa Undip Terminal Mojok perantau

Undip, Kampus yang Ramah untuk Perantau Newbie

31 Juli 2022
5 Hal Unik terkait Pasar Papringan Temanggung Terminal Mojok

5 Hal Unik Terkait Pasar Papringan Temanggung

31 Agustus 2022
3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Ambarawa terminal mojok

3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Ambarawa

28 November 2021
Rekomendasi 3 Sate Kambing Muda di Tegal yang Paling Lezat Terminal Mojok

Rekomendasi 3 Sate Kambing Muda di Tegal yang Paling Lezat

31 Juli 2022
Blora Nggak Melulu Soal Cepu, Ada Kecamatan Jepon yang Tak Kalah Lengkap dan Modern

Blora Nggak Melulu Soal Cepu, Ada Kecamatan Jepon yang Tak Kalah Lengkap dan Modern

30 Desember 2023
Tragedi Tumbal dan Bus Kesasar di Sungai Pemali Brebes

Tragedi Tumbal dan Bus Kesasar di Sungai Pemali Brebes

29 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita! wonosobo

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

13 Maret 2026
Embek-Embek Makanan Khas Tegal Paling Mencurigakan, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba Mojok.co

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

12 Maret 2026
Perang Iran vs Amerika Buat Kelas Menengah Indonesia Makin Tertekan

Perang Iran vs Amerika Buat Kelas Menengah Indonesia Makin Tertekan

8 Maret 2026
Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik

Salatiga Tidak Punya Stasiun, Cukup Merepotkan bagi Orang yang Terbiasa Bepergian dengan Kereta Api

10 Maret 2026
Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah Mojok.co

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

11 Maret 2026
Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

12 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto
  • Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah
  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Pengalaman Brengsek Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Dapat Sopir Amatiran Membahayakan Nyawa dan Semburan Muntahan Penumpang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.