Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

UMK Kebumen 2026 Naik, Semoga Pengusaha di Kebumen Juga Beneran Naikin Gaji

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq oleh Akhmad Alhamdika Nafisarozaq
1 Januari 2026
A A
UMK Kebumen 2026 Naik, Semoga Pengusaha di Kebumen Juga Beneran Naikin Gaji

UMK Kebumen 2026 Naik, Semoga Pengusaha di Kebumen Juga Beneran Naikin Gaji

Share on FacebookShare on Twitter

UMK Kebumen yang baru akhirnya resmi ditetapkan. Angkanya Rp2.400.000. Bukan lagi rumor, bukan tebak-tebakan grup WhatsApp, bukan bocoran dari “katanya temannya temannya Disnaker”. Ini putusan resmi. Hitam di atas putih. Masalahnya sih tinggal satu: dijalankan atau tidak.

Sebab jujur saja, UMK itu tidak ada artinya kalau cuma berhenti di surat keputusan. Tidak punya makna kalau hanya jadi angka yang diumumkan di berita online, lalu menguap sebelum sampai ke dompet pekerja. UMK baru terasa fungsinya kalau benar-benar masuk ke amplop gaji, bukan sekadar jadi wacana tahunan.

Sebagai warga lokal, saya cukup sering mendengar respons khas setiap kali ada info UMK akan naik. Ada yang senang, ada yang sinis, ada juga yang sudah pasrah sejak awal. Karena pengalaman bertahun-tahun mengajarkan satu hal, UMK naik belum tentu gaji ikut naik. Di atas kertas bisa Rp2,4 juta, tapi di dunia nyata tetap saja “ya segini dulu”.

Padahal, kalau mau jujur, UMK itu bukan hadiah tahun baru. Bukan bonus kebaikan hati pengusaha. Dan jelas bukan angka opsional yang bisa dinegosiasikan sesuka hati.

UMK itu bukan opsi, tapi kewajiban

Izin saya sedikit nyeletuk sebagai warga Kebumen biasa. Bukan pejabat, bukan akademisi, apalagi aktivis ketenagakerjaan. Hanya orang lokal yang melihat langsung realitas di sekitar. Untuk para bos, juragan, pemilik usaha, atau apa pun sebutannya yang mempekerjakan karyawan di Kebumen, UMK itu mohon diperhatikan nggih. Betul-betul diperhatikan, bukan cuma dibaca sekilas lalu dilupakan.

Dalih-dalih seperti “usaha masih kecil”, “belum mampu”, “nanti menyusul”, atau “kondisi belum stabil” sejujurnya sudah terlalu sering terdengar. Sampai-sampai kalimat itu terdengar seperti template tahunan. Padahal, secara aturan, membayar di bawah UMK tetaplah pelanggaran, apa pun bungkus alasannya.

Yang perlu diketahui, UMK bukan saran. Bukan target jangka panjang. Bukan pula angka ideal yang bisa dicapai kalau usaha sedang ramai. UMK adalah batas minimum. Kalau sebuah usaha benar-benar tidak mampu membayar upah minimum, mungkin masalahnya bukan di angka UMK-nya. Bisa jadi persoalannya ada di model bisnis, skema keuntungan, atau cara memandang tenaga kerja itu sendiri.

Sebab yang dipertaruhkan di sini bukan cuma neraca keuangan usaha, tapi juga perut, kontrakan, dapur, dan kehidupan orang lain.

Baca Juga:

Dulu Malu Bilang Orang Kebumen, Sekarang Malah Bangga: Transformasi Kota yang Bikin Kaget

8 Alasan Kebumen Pantas Jadi Kiblat Slow Living di Jawa Tengah

UMK naik di atas kertas, tapi segini di kehidupan

Mari kita jujur sebentar. Rp2,4 juta itu bukan angka yang bikin hidup mewah. Bahkan jauh dari kata “mapan”. Tapi di Kebumen hari ini, angka segitu setidaknya memberi nafas sedikit lebih panjang. Masalahnya, kenaikan UMK sering tidak datang sendirian.

Harga kebutuhan sudah lebih dulu naik. Kontrakan pelan-pelan naik. Gas elpiji makin sering langka. Ongkos transportasi ikut menyesuaikan. Rokok yang suka tidak suka masih jadi bagian hidup banyak pekerja, juga naik pelan tapi pasti. Akhirnya, UMK naik terasa seperti lari di treadmill. Capek, keringat keluar, tapi posisi tetap di tempat. Tahun baru datang dengan angka baru, tapi rasa hidupnya masih sama.

Itu sebabnya, UMK tidak boleh diperlakukan sekadar formalitas. Sebab bagi pekerja, angka itu bukan statistik. Itu soal bisa bayar kontrakan tepat waktu atau tidak. Bisa beli lauk agak layak atau kembali ke mi instan. Bisa menabung sedikit atau selalu habis di tengah bulan.

Antara realitas usaha dan tanggung jawab sosial

Tentu saja, tidak semua pengusaha itu jahat. Banyak usaha kecil di Kebumen yang benar-benar berjuang bertahan. Ini juga fakta. Tapi di situlah pentingnya kejujuran bersama. Kalau memang usaha belum mampu membayar sesuai UMK Kebumen, jangan dipoles seolah itu hal wajar. Jangan dinormalisasi. Jangan juga dibebankan sepenuhnya ke pekerja dengan dalih “yang penting kerja dulu”.

Yang harus diketahui, UMK lahir bukan untuk menyulitkan pengusaha, tapi untuk melindungi pekerja dari upah yang terlalu murah untuk hidup layak. Itu prinsip dasarnya. Kita sering lupa bahwa pekerja bukan sekadar tenaga. Mereka manusia yang pulang ke rumah, punya keluarga, punya kebutuhan, dan punya masa depan. Dan UMK adalah salah satu pagar paling dasar agar hidup mereka tidak jatuh terlalu dalam.

Tahun baru, angka baru, harapan lama

UMK Kebumen sudah ditetapkan. Tinggal dijalankan. Sesederhana itu sebenarnya. Tidak perlu perayaan. Cukup komitmen. Sebagai warga lokal, saya tidak sedang sok bijak atau merasa paling benar. Ini cuma celoteh warlok yang ingin melihat tahun baru datang dengan sedikit rasa adil. Bukan hanya adil di berita, tapi juga adil di slip gaji.

Sebab, UMK yang hanya hidup di atas kertas, sejatinya bukan UMK. Itu cuma angka. Dan angka, tanpa kebenarannya, tidak pernah benar-benar berarti apa-apa. Semoga tahun ini, UMK Kebumen bukan sekadar naik. Tapi juga benar-benar sampai.

Penulis: Akhmad Alhamdika Nafisarozaq
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Saran Pikir Dua Kali Sebelum ke Kebumen Itu Benar tapi Itu Dulu karena Sekarang Nggak Lagi Mengenaskan, Sejajar sama Jogja dan Purwokerto

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Januari 2026 oleh

Tags: biaya hidup di kebumengaji di kebumenKebumenUMK Kebumen
Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Mahasiswa kabupaten yang sering pulang untuk mengamati rumah sendiri yang perlahan berubah. Menulis bareng AI, sambil terus berjuang membaca keadaan.

ArtikelTerkait

Gombong, Jalur Penghubung Banjarnegara-Kebumen yang Berbahaya

Gombong, Jalur Penghubung Banjarnegara-Kebumen yang Berbahaya

30 September 2023
8 Alasan Kebumen Pantas Jadi Kiblat Slow Living di Jawa Tengah (Unsplash)

8 Alasan Kebumen Pantas Jadi Kiblat Slow Living di Jawa Tengah

3 Desember 2025
Pantai Gajah Kebumen, Tempat Wisata Kebupaten yang Bikin Orang Kota Terheran-heran Mojok.co

Pantai Gajah Kebumen, Tempat Wisata Kebupaten yang Bikin Orang Kota Terheran-heran

19 Mei 2025
Tomira, Minimarket Milik Rakyat di Kulon Progo, Culture Shock di Tengah Perjalanan Kebumen-Jogja

Tomira, Minimarket Milik Rakyat di Kulon Progo, Culture Shock di Tengah Perjalanan Kebumen-Jogja

22 November 2024
Waduk Wadaslintang, Waduk dengan Segudang Potensi tapi Diabaikan Wonosobo, Sampai-sampai Diklaim Kebumen!

Waduk Wadaslintang, Waduk dengan Segudang Potensi tapi Diabaikan Wonosobo, Sampai-sampai Diklaim Kebumen!

21 Juli 2024
Sego Penggel, Onigirinya Orang Kebumen yang Seharusnya Bisa Lebih Dikenal

Sego Penggel, Onigirinya Orang Kebumen yang Seharusnya Bisa Lebih Dikenal

24 September 2025
Muat Lebih Banyak
Tinggalkan Komentar

Terpopuler Sepekan

Ibu Rumah Tangga dan Ojol juga Berhak untuk Kuliah, Universitas Terbuka Menerima Tanpa Batasan Apa pun! Mojok.co

Ibu Rumah Tangga dan Ojol juga Berhak untuk Kuliah, Universitas Terbuka Menerima Tanpa Batasan Apa pun!

29 Desember 2025
Jepara Adalah Kota Ukir, Kota yang Ahli Memahat Indah kecuali Masa Depan Warganya

Jepara Adalah Kota Ukir, Kota yang Ahli Memahat Indah kecuali Masa Depan Warganya

26 Desember 2025
Apakah Menjadi Atlet Adalah Investasi Terburuk yang Pernah Ada? (Unsplash)

Apakah Menjadi Atlet Adalah Investasi Terburuk dalam Hidup Saya?

27 Desember 2025
5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

28 Desember 2025
Dapur Istri Lebih Jago Melayani ketimbang Karyawan Resto (Unsplash)

Setahun Jadi Pelayan Restoran Bintang Tiga, Saya Malah Kalah Jago Melayani Dibanding Dapur Keluarga Istri

1 Januari 2026
Alasan Posong Temanggung Cocok Dikunjungi Orang-orang yang Lelah Liburan ke Jogja

Alasan Posong Temanggung Cocok Dikunjungi Orang-orang yang Lelah Liburan ke Jogja

27 Desember 2025

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=SiVxBil0vOI

Liputan dan Esai

  • Kejutan di Awal Tahun 2026 untuk 5 Wisatawan Pertama Taman Wisata Candi
  • Kuliah Teknik Pertambangan UNHAS hingga Dapat Beasiswa LPDP ke Tiongkok, Ubah Nasib Driver Ojol Jadi Supervisor
  • 5 Video Mojok Terpopuler 2025: Manuskrip Jawa hingga yang Membuat Tawa 
  • 2 Sisi Koin Wisata Jogja: Ekonomi Berputar, Tapi Ada Risiko Ketimpangan Sosial bagi Warga Lokal dan Masalah yang Terus Berulang
  • 5 Liputan Terpopuler Mojok Sepanjang 2025: Saat Realita Dunia Kerja Menampar Para Sarjana dan Lulusan S2
  • 5 Esai Terpopuler Mojok 2025: Sebuah Rekaman Zaman dan Keresahan Lintas Generasi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.