Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Udah Bener James Rodriguez Pindah ke Everton, daripada Nganggur di Real Madrid

Riza Afthoni oleh Riza Afthoni
9 September 2020
A A
james rodriguez everton real madrid mojok

james rodriguez everton real madrid mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Drama James Rodriguez dengan Real Madrid akhirnya berakhir. Ya bisa dibilang anti klimaks, sih. Bagaimana tidak, sempat diincar PSG, Atletico Madrid maupun klub besar lainnya. Sang pemain malah pindah ke Everton, rivalnya Liverpool dalam di Premier League.

Yang diuntungkan pastinya Everton, dong. Cukup dengan 20 juta euro, mereka sudah bisa membawa gelandang yang sempat meledak pamornya di Piala Dunia 2014 lalu. Selain itu, Real Madrid juga lumayan merugi. Lumayan kalau dilihat dari nilai beli awal. Mereka membelinya dari AS Monaco seharga 60 juta euro.

Padahal kalau dilihat permainannya, gelandang berusia 29 tahun bisa dibilang nggak jelek-jelek amat. Bayangin aja, James Rodriguez udah nyumbang dua gelar Liga Champions dan dua gelar La Liga. Itu masih ditambah Piala Super Spanyol dan gelar juara Bundesliga buat Bayern Munich, kurang apa coba?

Kalau kita lihat sejenak, yang merekrut James Rodriguez itu bukan Everton, tapi sang juru taktik, Carlo Ancelotti. Mereka berdua memiliki kisah manis sendiri sebagai juru taktik dan pemain.

Di Real Madrid, James Rodriguez kerap menunjukkan tajinya sebagai gelandang yang diperhitungkan. Olah bola dan kemampuan tendangan bebas menjadi senjata utama James Rodriguez. Saat melatih El Real, Ancelotti kerap memainkannya. Namun sayang seribu sayang, ketika perannya diganti oleh Zinedine Zidane, seolah mantan pemain Porto dan AS Monaco hilang ditelan bumi.

Mau tidak mau, akhirnya sang pemain dipinjamkan ke Bayern Munchen, dan kembali bermain dengan Carlo Ancelotti di sana. Total 43 pertandingan dengan torehan 14 gol, tak bisa dimungkiri perannya bersama Bavarian sangat vital, namun sang pemain akhirnya tidak dipermanenkan oleh Bayern Munchen.

Selain harganya masih mahal, Bayern Munchen juga enggan mengeluarkan untuk sang pemain yang sinarnya bisa dibilang otewe meredup. Mau tidak mau James Rodriguez balik kandang ke sang pemilik sah.

Bisa dibilang sang pemain tak punya gambaran masa depan di Real Madrid. Hidup segan mati tak mau, kira-kira begitu gambarannya. Masuk line up aja udah Alhamdulillah apalagi main full. Namun tampaknya, Zinedine Zidane lebih memilih Isco. Isco, di mata Zidane lebih cocok dengan skema yang ia punya.

Baca Juga:

Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

Apa pun Bencana yang Menimpa Barcelona, Real Madrid lah (yang Dituduh Jadi) Penyebabnya

Tak ayal, kejelasan statusnya di klub menjadi tanda tanya besar. Di satu sisi sang pemain ingin hengkang, tetapi pihak klub menahan menunggu tawaran yang tepat. Hingga akhirnya Everton datang menawarkan transfer dan voila, terjadilah perekrutan.

Salah nggak, sih, masuk Everton? Selain musim lalu peringkat 12, klub berjuluk Merseyside Biru ini kerap kali gonta ganti pelatih, hingga akhirnya Ancelotti memperbaiki semuanya. Walau sebenarnya, belum banyak yang bisa dilihat dari Everton di tangan Don Carlo.

Datangnya James menjadi angin buat para penggemar. Selain menaikkan pamor, juga menaikkan kinerja klub itu sendiri. Walau kita tahu, sebuah tim yang baik adalah tim yang terorganisir, dan tak lupa menambah gelandang kreatif yang di klub berjuluk The Toffeess. Seperti Tom Davies, Andre Gomes, dan Gylfi Sigurdsson.

Saya yakin, kedatangan pemain bintang akan menaikkan kembali pamor dan sinar sang pemain satu ini. Gimana nggak yakin, James sepertinya ditakdirkan untuk bersama Ancelotti, nggak beda jauh lah sama Ibrahimovic dengan Maxwell.

Nggak ada yang salahnya dari pindahnya James ke Everton. Memangnya dia mau nggak dimainin terus sampe habis kontrak? Ini berisiko lho, nggak semua pemain bisa langsung dapet klub yang diinginkan pula. Pemain, agen, dan klub juga merupakan elemen penting ketika transfer perpindahan pemain itu terjadi.

Jadi buat Kang James Rodriguez, awakmu ki bejo, entuk nggon seng gelem nampani, dan awakmu yo Alhamdulillah nerimo wae. Mungkin menjajaki karir di Premier League juga nggak ada salahnya toh. Banyak kok pemain yang bagus di Liga sebelah malah cocok di Premier League, siapa tau James juga.

Rejeki nggak ada yang tahu, apalagi karir pesepakbola, kalau nggak naik yo turun. Nah kalo nggak naik-naik, yo berarti nyungsep. Ingat ya, nggak ada salahnya main di Everton. Para netizen juga yakin, jam terbangmu disana akan berpotensi besar dibandingkan di El Real. Apalagi Zidane manggil Odegaard pulang. Isco aja nggak bisa digeser, malah pesaingnya ditambah Odegaard.

Ingat ya, Kang James, fokus aja ama karir yang sekarang, jenengan yo masih apik kok. Cuma yo iku, neng Madrid kakean gelandang nom-noman dan gelandang kreatif. Mundur alon-alon plus mawas diri yo. Tapi nggak boleh sombong kalau udah sukses di Everton ya. Yang penting main terus di Everton daripada nganggur di Real Madrid.

Sumber gambar: Akun Twitter @jamesdrodriguez

BACA JUGA Pengangguran Terjadi Bukan karena Keadaan, tapi Faktor Gengsi dan artikel Terminal Mojok lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 September 2020 oleh

Tags: evertonjames rodriguezpremier leaguereal madrid
Riza Afthoni

Riza Afthoni

Penyuka hardcore yang mencintai Spongebob Squarepants. Kalau bisa sih mencintai Mojok juga.

ArtikelTerkait

giant killing Real Madrid vs chelsea taktik sepak bola Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Real Madrid vs Liverpool: Kesalahan Line Up Klopp dan Kejelian Toni Kroos

7 April 2021
manchester city mojok

Meski Gagal, Bukan Berarti Manchester City Akan Tamat

12 Juli 2020
Hey, Jude Bellingham, Bienvenido!

Hey, Jude!

8 Juni 2023
squawka optajoe data statistik sepak bola mojok

Squawka dan OptaJoe, Mana yang Paling Lengkap Menyajikan Statistik Sepak Bola?

22 Januari 2021
zinedine zidane hengkang real madrid mojok

Suka Tidak Suka, Zinedine Zidane Memang Pelatih yang Miskin Taktik

19 Oktober 2020
nacho fernandez real madrid mojok

Merelakan Sergio Ramos, Mencintai Nacho Fernandez

10 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.