Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

Riko Prihandoyo oleh Riko Prihandoyo
6 Mei 2026
A A
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Kebumen mulai berbenah, Magelang mulai megah, masak ya Purworejo diam-diam saja?

Saya pernah menuliskan di Mojok kalau Purworejo perlu belajar dari Kebumen. Waktu itu konteksnya soal wisata, dan rasanya masih relevan sampai sekarang. Kebumen pelan-pelan bisa mengolah apa yang dimiliki, membuat orang datang, dan setidaknya ada usaha supaya daerahnya terasa bergerak.

ADVERTISEMENT

Saya kira, itu sudah cukup sebagai catatan. Tapi makin ke sini, rasanya persoalannya tidak berhenti di situ. Karena pada akhirnya, orang tidak cuma butuh tempat untuk dikunjungi, tapi juga tempat untuk bekerja dan bertahan.

Di titik ini, arah belajarnya jadi berbeda. Bukan lagi soal bagaimana menarik orang datang, tapi bagaimana membuat orang tidak perlu pergi. Dan kalau bicara soal itu, mau tidak mau, kita jadi sering nengok ke Magelang.

Saya bilang menengok ke Magelang bukan karena tiba-tiba jadi kota besar, tapi karena di sana terasa ada sesuatu yang berjalan. Pelan-pelan, aktivitas industri mulai kelihatan dan memberi kesan bahwa ada ruang yang sedang dibuka. Skalanya memang belum besar, tapi geliatnya sudah terlihat.

BACA JUGA: Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal

Industri di Magelang

Di kawasan seperti Secang, bekas Patal mulai disiapkan untuk pembangunan pabrik milik Mayora Group yang memproduksi Le Minerale dan Teh Pucuk Harum. Di sisi lain, ada juga pabrik PT VKTR Sakti Industries yang mulai beroperasi dan merakit kendaraan listrik dalam skala yang tidak kecil. Hal-hal seperti ini mungkin terlihat biasa kalau hanya dibaca sebagai berita, tapi kalau dilihat dari dekat, itu memberi satu sinyal: ada arah jelas yang dituju oleh Magelang.

Sementara di Purworejo, ceritanya masih terasa berbeda. Banyak yang pergi karena kepastian ekonomi yang lebih baik hampir-hampir tidak ada. Merantau tak lagi opsi, tapi sebuah hal yang pasti.

Baca Juga:

Jatinom, sebuah tempat rahasia yang akan membuatmu jatuh cinta berkali-kali sama Klaten

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

Dan saya akhirnya merevisi apa yang saya katakan dulu: Purworejo bisa meniru Kebumen dan Magelang. Wisata meniru Kebumen, ekonomi meniru Magelang.

Kalau melihat ke Magelang, mungkin yang bisa ditiru bukan sekadar hasilnya, tapi caranya. Bagaimana daerah itu membuka ruang, memberi sinyal bahwa ada peluang, dan pelan-pelan membuat orang yakin untuk datang dan bertahan. Purworejo harus segera bergerak, tidak menunggu momentum, atau apa-apa yang belum pasti.

Purworejo mau tidak?

Sebenarnya, kalau mau, Purworejo itu tidak kehabisan inspirasi. Seperti yang saya bilang sebelumnya, wisata, bisa ke Kebumen. Ekonomi, Magelang. Atau kemajuan infrastruktur, misal, Purwokerto. Yang dekat-dekat saja, bisa memberi banyak. Nggak perlu melihat kelewat jauh.

Tapi, apakah semua itu benar-benar mau ditiru, atau hanya akan terus dilihat dari jauh. Karena kalau hanya dilihat,ya percuma. Itu concern yang sebenarnya.

Setiap kota, kabupaten, apalah itu, di Indonesia, selalu punya potensi. Belajarnya pun tak perlu jauh-jauh. Tapi dari dulu, entah kenapa, potensi tersebut selalu tak tergali. Dibiarkan dalam dormant state, atau bahkan tak dilirik.

Purworejo, saya rasa, tak boleh lagi seperti itu. Warganya jangan dibiarkan pergi karena mereka tak punya opsi. Meninggalkan tanah kelahiran demi kepastian itu benar-benar menyedihkan. Kebumen mulai berbenah, Magelang mulai megah, masak ya Purworejo diam-diam saja?

Penulis: Riko Prihandoyo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Purworejo, Tempat Ideal bagi para Introvert yang Mendambakan Ketenangan Hidup

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Mei 2026 oleh

Tags: KebumenmagelangPurworejo
Riko Prihandoyo

Riko Prihandoyo

Bekerja membantu usaha orang lain sambil menempuh pendidikan di Universitas Terbuka. Menulis ketika suasana hati memberi ruang, sembari terus belajar menyemangati diri sendiri.

ArtikelTerkait

Dialek Magelang yang Sulit Dipahami Orang dari Luar Magelang

Dialek Magelang yang Sulit Dipahami Orang dari Luar Magelang

21 Februari 2024
6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

7 Juni 2026
Kebumen di Tahun 2025: Menuju Kabupaten Kaya Raya Atau Ilusi Belaka?

Transformasi Kebumen, dari Kabupaten Termiskin, kini Diakui Dunia lewat UNESCO Global Geopark

4 Mei 2025
Magelang Nggak Punya Stasiun dan Bandara, Untung Ada Damri yang Jadi Solusi

Magelang Nggak Punya Stasiun dan Bandara, Untung Ada Damri yang Jadi Solusi

26 November 2023
Panduan Menjelajahi Gunung Tidar Magelang untuk Jajaran Menteri Prabowo agar Nggak Diganggu Monyet dan Naik Ratusan Tangga dengan Selamat

Panduan Menjelajahi Gunung Tidar Magelang untuk Jajaran Menteri Prabowo agar Nggak Diganggu Monyet dan Naik Ratusan Tangga dengan Selamat

23 Oktober 2024
Rindam Diponegoro, Tempat Wisata Kuliner Terbaik di Magelang (Unsplash)

Rindam Diponegoro adalah Tempat Wisata Kuliner Terbaik di Magelang. Semua Serba Murah dengan Suasananya yang Bikin Betah

22 September 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Jalan Merdeka Bandung, jalan yang "menjajah" karena bikin warganya tersiksa

Jalan Merdeka Bandung, jalan yang “menjajah” karena bikin warganya tersiksa

13 Agustus 2026
Kisah bapak saya cari kerja bikin iri karena loker banyak dan nggak ribet, tidak seperti zaman sekarang Mojok.co

Kisah cari kerja di generasi bapak saya bikin iri karena loker banyak dan nggak ribet, tidak seperti zaman sekarang

13 Agustus 2026
Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya Mojok.co

Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya

19 Agustus 2026
Tinggal di desa itu sulit, salah pakai baju langsung dicap nakal (Unsplash)

Tinggal di desa itu sulit, salah pakai baju sedikit saja langsung dicap nakal

15 Agustus 2026
Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

16 Agustus 2026
Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.