Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Turunan Panjang Exit Tol Bawen, Tempat Paling Berbahaya bagi Kendaraan yang Remnya Bermasalah

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
6 Maret 2026
A A
Turunan Panjang Exit Tol Bawen, Tempat Paling Berbahaya bagi Kendaraan yang Remnya Bermasalah

Turunan Panjang Exit Tol Bawen, Tempat Paling Berbahaya bagi Kendaraan yang Remnya Bermasalah

Share on FacebookShare on Twitter

Kolega saya di Semarang membuat story WhatsApp mengenai insiden lalu lintas yang kembali terjadi di Exit Tol Bawen, jalur tengkorak yang sudah sejak lama dikenal berbahaya bagi pengendara yang melintas di sana. Exit tol itu memiliki jalur turunan yang panjangnya sampai 2 Km. Jika kendaraan pribadi mungkin akan aman saja melewati jalur ini, tapi bagi kendaraan besar seperti truk logistik, lain ceritanya.

Sebenarnya, turunan tersebut tidak berbahaya andai didukung dengan desain yang proper. Masalahnya, Exit Tol Bawen ini tidak didesain dengan pas. Setelah turunan panjang, pengemudi akan menemui persimpangan di ujung turunan. Lagi-lagi, tidak bermasalah untuk kendaraan pribadi. Tapi jika kendaraan logistik besar dipaksa mengerem terus-terusan, jika blong, akan menghantam kendaraan lain yang ada di persimpangan.

Sudah begitu, masalah desain Exit Tol ini menurut saya agak bermasalah. Misalnya perkara jalur penyelamat. Jalur ini dibuat sebagai antisipasi kalau ada yang rem blong, masalahnya, jalur tersebut juga susah diakses. Jalur penyelamat hanya ada di sisi kiri, jadi jika ada kendaraan yang rem blong di sisi kanan, hampir tak mungkin beralih jalur ke kiri dengan mudah.

Selain perkara turunan yang tak ramah pada rem truk, ada hal lain yang bikin Exit Tol Bawen berbahaya.

BACA JUGA: Tol Jogja-Bawen Punya 3 Terowongan yang Menembus Perut Bukit, Ini Lokasinya

Topografi Exit Tol Bawen yang memang sudah “berbahaya”

Exit Tol Bawen ini di daerah pegunungan, itu saja sudah menunjukkan kalau daerah ini memang tidak seramah jalan-jalan lain. Masalahnya adalah, sudahlah dia di pegunungan, tapi tak jauh dari situ, dari Exit Tol sampai Bergas hingga Ungaran, isinya adalah kawasan industri. Yang otomatis, jalur tersebut dilewati banyak truk bertonasi besar.

Seperti yang saya bilang tadi, kalau kendaraan pribadi, tak ada masalah berarti melewati Exit Tol Bawen. Tapi truk monster, beda cerita. Yang mereka bawa itu beban yang amat besar, turunan 2 KM jelas bukan perkara sepele bagi mereka. Otomatis, rem blong jadi hal paling common di sini.

Hal ini juga diperparah satu hal, yaitu kendaraan yang membawa beban di luar batas. Ini penyakit dari dulu sih. Truk ODOL ini memang jadi masalah yang sulit diselesaikan. Sudahlah jalurnya berbahaya, muatan yang dibawa jauh melewati batas. Ya ini sih resep bencana paling manjur.

Baca Juga:

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

Memindahkan Ibu Kota dari Semarang ke Bawen Itu Cuma Nambah “Pekerjaan Rumah”

Solusi mengurai masalah

Sebenarnya ada banyak solusi. Di pikiran saya, bisa bikin flyover untuk memisahkan kendaraan yang menuju dan dari Exit Tol. Ya memang harus keluar duit banyak, tapi bisa jadi pertimbangan.

Tapi yang paling penting sih, saya kira adalah melihat dan memaksa para pengendara dan penyedia logistik patuh pada aturan. Misalnya, tidak boleh membawa beban berlebih. Lalu, armada yang dipakai harus dalam keadaan prima. Maksudnya tuh, percuma pake banget kalau nambah rambu, bikin speed trap, atau bikin flyover sekalipun kalau armada yang dipake emang penuh masalah.

Ya kita tahu sama tahu lah, nggak sedikit yang maksa pake kendaraan tak layak pakai untuk dijadikan kendaraan operasional.

Exit Tol Bawen memang jalur tengkorak, tapi ingat, kehati-hatian tetaplah jadi kunci utama. Pokoknya tingkat kewaspadaan kalian di sini. Sebab, kecelakaan itu terkadang bukan karena kita yang keliru, tapi karena orang lain.

Penulis: Ferika Sandra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tips Melewati Jalan Tol yang Tidak Diajarkan Petugas Jalan Tol

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Maret 2026 oleh

Tags: Bawenexit tol bawentol semarangtruk odol
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

Jalanan di Kecamatan Jenangan Ponorogo Rusak Karena Truk ODOL, Membahayakan tapi (Seakan) Diabaikan

Jalanan di Kecamatan Jenangan Ponorogo Rusak Karena Truk ODOL, Membahayakan tapi (Seakan) Diabaikan

11 Juni 2025
Semarang Langganan Banjir, Sudah Saatnya Ibu Kota Provinsi Pindah ke Bawen biar Warga Nggak Senewen

Semarang Langganan Banjir, Sudah Saatnya Ibu Kota Provinsi Pindah ke Bawen biar Warga Nggak Senewen

15 Oktober 2025
Percuma Jalur Gumitir Diperbaiki Jika Masalah Utamanya Diabaikan

Percuma Jalur Gumitir Diperbaiki Jika Masalah Utamanya Diabaikan

5 September 2025
Truk Kelebihan Muatan Memang Menyebalkan, dan Sayangnya Kita Dipaksa Memakluminya truk odol

Benang Kusut Truk ODOL: Kebiasaan Buruk yang Dinormalisasi Bertahun-tahun, Akhirnya Jadi Bumerang, dan Semua Jadi Korban

22 Juni 2025
Memindahkan Ibu Kota dari Semarang ke Bawen Itu Cuma Nambah “Pekerjaan Rumah” Mojok.co

Memindahkan Ibu Kota dari Semarang ke Bawen Itu Cuma Nambah “Pekerjaan Rumah”

23 Oktober 2025
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
Stop Geber-Geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

Stop Geber-geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

18 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.